Happy Independence Day My Lovely Indonesia

Indonesiaku, selamat ulang tahun yang ke-70. Aku selalu mencintaimu. Tidak peduli kata orang yang suka menjelek-jelekkanmu, masa bodoh kata orang yang suka menghinamu. Namun, kau, Indonesiaku, tetap menjadi pujaanku.

Banyak negara sudah pernah aku singgahi. Banyak macam budaya dari berbagai bangsa sudah pernah aku lihat. Banyak ragam makanan dari berbagai negara sudah pernah aku rasakan. Namun kau, Indonesiaku, tetap ada di hatiku.

Aku akan memberikan segalanya demi kamu. Aku akan berkorban semuanya untuk kamu. Aku akan berjuang dan berusaha untuk kamu. Mengharumkan namamu adalah tugasku. Iya, semuanya untuk kamu, untuk kejayaan dan kemajuan Indonesiaku.

Happy Independence Day My Lovely Indonesia

Arkana – Gebyar-Gebyar (Official Video)

Posted in Cerita-Cerita | Tagged , , , | Leave a comment

Berkunjung ke Pune, India…

India, salah satu negara dengan jumlah populasi penduduknya kurang lebih 1, 2 milyar menempatkan diri sebagai negara nomor 2 dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia, tentu saja setelah Cina. Bisa dibayangkan betapa luasnya negara India. Dari sisi budaya, India merupakan salah satu negara dengan budaya yang sudah mapan sejak ribuan tahun yang lalu, seperti halnya Mesir dan Cina. Budaya India hampir menyebar memberikan pengaruh kepada budaya-budaya di negara lain, tak terkecuali budaya Indonesia. Lihat saja contohnya, candi-candi yang ada di beberapa kota di Indonesia, semua berasal atau terpengaruh oleh budaya India. Belum lagi nama, bahasa, istilah dan lain sebagainya yang dipakai dalam banyak hal di kehidupan sehari-hari banyak terpengaruh oleh budaya India. Contoh budaya India terkini yang banyak memberi pengaruh kepada budaya negara lain adalah musik, film dan makanan.

Saya tidak akan membahas secara detail mengenai hal di atas dalam postingan saya kali ini. Namun saya akan mencoba sedikit membahas dan melihat India dari kacamata lain. Mungkin yang akan saya tulis disini tidak bisa dipakai untuk mewakili atau menggambarkan tentang India secara utuh dan menyeluruh. Karena memang India itu sangat luas dan terdiri dari banyak suku, bahasa dan bangsa seperti halnya Indonesia. Mungkin India lebih besar dari itu. Di Pune sendiri bahasa lokal mereka adalah Marati. Sedangkan bahasa nasional resmi yang digunakan di India adalah Hindi dan Inggris. Namun setiap negara bagian (state) di India mempunyai bahasa ibu dan cara penulisan huruf yang berbeda dari satu negara bagian dengan negara bagian lainnya. Dan huruf-huruf tersebut masih dipakai sampai sekarang untuk urusan resmi pemerintahan dan kehidupan sehari-hari. Cobalah buka google.co.id (Google India), maka akan diberikan beberapa pilihan mau dibuka dalam bahasa dan menggunakan huruf apa:

goglein Bandingkan dengan di Indonesia, beberapa suku mempunyai huruf seperti huruf Jawa, huruf Batak, dll namun huruf-huruf tersebut boleh dibilang tidak pernah lagi digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Walaupun hanya secuil tulisan mengenai salah satu kota di India, harapan saya semoga tulisan ini bisa sedikit banyak memberikan gambaran atau informasi mengenai India seperti apa, terutama bagi yang ingin mengunjungi India pada umumnya dan khususnya kota Pune dalam waktu dekat nanti.

Karena terkait dengan pekerjaan kantor, saya harus terbang dan berada di India kurang lebih selama 3 minggu. Kebetulan salah satu Technology Center dimana saya bekerja kantornya berada di India, tepatnya di Pune. Namun begitu based saya bukan di Pune, India, melainkan di Doha, Qatar.

mapbig

Seperti terlihat di dalam peta di atas, Pune terletak berdekatan dengan Mumbai dimana pusat industri film Bollywood berada. India secara administratif pemerintahan dibagi menjadi beberapa state (negara bagian). Sedangkan state dibagi lagi menjadi beberapa distrik. Pune adalah salah satu distrik di state Maharastra. Mumbai adalah ibu kota state Maharastra. Menurut staff hotel dimana saya menginap, Pune merupakan salah satu kota budaya dan pendidikan di India. Banyak universitas-universitas ternama di India yang berada di Pune. Dan juga banyak peninggalan-peninggalan bersejarah seperti benteng, istana raja dan lainnya yang bisa ditemukan di Pune. Mungkin mirip-mirip dengan Jogja jika ingin dibandingkan dengan Indonesia. Di Pune juga banyak terdapat kantor perusahaan-perusahaan ternama di India seperti TATA, Bajaj dan beberapa perusahaan dunia seperti  VolksWagen juga mempunyai kantor perwakilan di Pune. Selain itu Pune menjadi based beberapa angkatan bersenjata India, seperti angkatan darat dan angkatan udara.

Dari sisi iklimnya Pune berhawa relatif sejuk sepanjang tahun dibandingkan dengan wilayah atau kota India lainnya, mungkin hampir-hampir menyerupai Bandung, karena letak posisi Pune berada 560 meter di atas muka laut. Perbandingan letak terhadap muka laut (mean sea level): Bandung terletak kira-kira 768 meter di atas muka laut. Bogor terletak  290 meter di atas muka laut.

Sebelum membahas panjang lebar mengenai situasi di Pune, saya akan sedikit menceritakan perjalanan saya ke India. Kebetulan saya berangkat ke India dari Jakarta menggunakan low cost carrier yaitu Jet Airways. Rute-nya dari Jakarta-Singapore-Delhi-Pune. Berangkat dari Jakarta jam 14.35 WIB dan mendarat di Pune jam 5.00 pagi waktu setempat, dengan terlebih dahulu transit di dua bandara besar yaitu Changi dan Indira Gandhi International Airport, Delhi. Indira Gandhi airport bandaranya besar, bagus, tidak kalah dengan Changi, Singapore.

Biaya hidup sehari-hari di Pune terbilang murah. Selama di Pune saya tinggal di servis apartemen, namanya Oakwood Premier Pune. Rate per malam terbilang murah, kurang lebih INR 6500 (sudah termasuk pajak, INR 1 = Rp 211), dengan melihat fasilitas yang kita dapatkan. Dengan rate sejumlah itu saya sudah bisa mendapatkan kelas studio lengkap dengan living room yang besar, dapur yang lengkap (lemari es, kompor listrik, oven, microware, peralatan dapur, mesin cuci), 1 tempat tidur yang nyaman, dan kamar mandi yang besar dan bersih. Peralatan kamar mandi diganti setiap hari. Ada setrika, timbangan, lemari pakaian dsb. Lingkungan sekitar di lengkapi dengan kolam renang, gym dan fitness center dan dua restoran yaitu restoran India dan Itali yang masakannya sangat lezat.

oakwoodSuasana di Oakwood Premier Pune

Jika ada di antara anda yang kebetulan sedang mempunyai urusan pribadi maupun bisnis di Pune, saya sangat merekomendasikan untuk menginap di Oakwood Premier ini.

Jarak kantor dengan tempat saya menginap tidak begitu jauh, kurang lebih 15-20 menit perjalanan tergantung macet atau tidaknya di jalan. Sebenarnya jalanan yang saya lalui dari hotel menuju kantor atau sebaliknya tidak lah begitu rame atau macet. Mungkin tidak semua ruas jalan di Pune seperti yang saya lalui. Mungkin ada juga yang rame dan macet.

jalanSalah satu ruas jalan di Pune

Yang menarik dan yang berhasil saya amati adalah perilaku pengguna jalan di Pune ini boleh dibilang tidak lebih baik dari pada perilaku pengendara kendaraan di Jakarta, bahkan menurut saya sedikit lebih buruk hehe. Kata temen saya, Pune adalah kota dengan pengendara sepeda motor terbanyak di India (atau di Asia ya, lupa saya hehe). Memang benar adanya, karena banyaknya pengendara sepeda motor di jalanan, dan yang paling mengejutkan adalah mereka banyak yang tidak memakai helm. Sepertinya sudah lazim begitu, bahkan melintas di depan polisi atau di jalanan di depan kantor polisi sekalipun mereka tidak memakai helm.

Di Pune, beberapa pertigaan dan perempatan tidak dilengkapi dengan lampu lalu lintas. Akibatnya perilaku saling serobot tidak bisa dihindarkan. Bahkan pertigaan, perempatan atau persimpangan jalan yang ada lampu lalu lintasnya sekalipun, menerobos lampu merah, perilaku saling serobot, tidak sabaran dan tidak saling menghargai satu sama lain dalam berkendara sangat umum terjadi.

mtrPerilaku berkendara di Pune

Jenis moda transportasi yang melintas di jalanan di Pune beragam. Ada mobil, sepeda motor, bus, truk, sepeda angin, angkot dan jangan kaget ada juga bajaj. Khusus moda transportasi terakhir, bajaj yang kita lihat di Jakarta memang asalnya dari India. Bajaj sendiri sebenarnya adalah merk sepeda motor yang cukup terkenal di India. Bedanya bajaj yang ada di India menggunakan argo hehe. Hal lain yang baru pertama kali saya lihat secara langsung dengan mata kepala sendiri adalah adanya gerombolan sapi yang jalan-jalan di jalan raya atau duduk di tengah-tengah persimpangan jalan tanpa ada orang yang berani menganggu. Hal ini sangat umum terjadi dan dibiarkan. Dalam arti tidak ada yang berani mengusir sapi-sapi yang berkeliaran di jalan raya tersebut. Tentu saja para pengendara ketika berpapasan dengan kawanan sapi ini akan memperlambat laju kendaraannya. Ini bisa dimengerti karena mayoritas penduduk India adalah beragama Hindu dan tentu saja sapi adalah salah satu hewan suci yang dikeramatkan oleh mereka sesuai dengan ajaran agama yang mereka anut.

spSebenarnya saya ingin memotret momen ini, ketika ada sapi duduk persis di tengah-tengah persimpangan jalan raya. Namun saya harus menjaga perasaan sopir saya yang asli orang India. Takut salah paham atau menyinggung perasaan dia.

modaModa transportasi yang melintasi jalanan di Pune

Tipikel orang India adalah pekerja keras, tekun dan giat. Beberapa bidang dikuasai oleh orang-orang India antara lain di bidang IT, otomotif, perbankan, persenjataan (India adalah salah satu negara dari sedikit negara di dunia yang mempunyai rudal berhulu nuklir) dan lain sebagainya. Kantor saya yang berada di Pune ini kebetulan terletak di kawasan perkantoran Commerzone namanya. Sebagian besar pegawainya orang India, tentu saja wajar, karena memang kantornya berada di India. Ada beberapa expat namun jumlahnya tidak begitu banyak dibandingkan dengan pegawai lokal. Suasana kantor dibikin senyaman mungkin untuk para pegawai supaya nyaman dan akhirnya produktif. Kantor berada di lantai 7, dilengkapi dengan cafetaria. Setiap harinya disediakan sarapan pagi dan makan siang gratis untuk semua pegawai. Cafetaria terletak di top roof gedung dan open space sehingga ketika sarapan, makan siang atau rehat di sore hari sambil menikmati snack bisa sembari melihat suasana dan view sekitar kantor yang asri nan hijau.

viewSuasana sekitar komplek perkantoran

20150813105958Bersama teman kantor di divisi Pune (saya yang paling kiri, ya iya lah ga usah dikasih tahu juga sudah kelihatan banget gitu dari mukanya hehe)

Kemarin hari Kamis, 30 Juli 2015 kebetulan bertepatan dengan pemakaman salah satu tokoh India yang sangat dihormati oleh mereka. Ketika acara pemakaman berlangsung, ada pengumuman melalui pengeras suara di kantor dan diumumkan kepada semua pegawai untuk mengheningkan cipta selama 2 menit. Semua pegawai lokal berdiri mengheningkan cipta, saya pun ikut berdiri dan ikut dalam posisi senyap (walaupun tidak mengheningkan cipta), untuk menghargai dan menghormati sikap dari teman-teman saya pegawai lokal India. Saya kira ini adalah hal yang menarik, mereka sangat menghormati para tokoh-tokohnya tak terkecuali ketika para tokoh tersebut meninggal, mereka menyempatkan untuk mengheningkan cipta sejenak dan berdoa untuk mereka, termasuk ketika di kantor sekalipun. Bagaimana dengan di Indonesia? saya belum pernah mempunyai pengalaman mengheningkan cipta di kantor atau mendengar informasi ada kegiatan serupa di kantor ketika ada salah satu tokoh bangsa yang meninggal dunia.

80% dari jumlah total penduduk India beragama Hindu, 13% muslim dan sisanya adalah penganut agama kristen, singh, dan lainnya. Walaupun mayoritas penduduknya beragama Hindu, namun sekilas saya rasakan toleransi antar umat beragama terjalin dengan baik. Setidaknya hal itu yang bisa saya lihat dan rasakan di Pune, tidak tahu persis situasi di kota lain selain Pune. Pada hari Jumat, 31 Juli 2015 kemaren, saya Alhamdulillah bisa melaksanakan sholat Jumat di salah satu masjid yang kebetulan letaknya dekat dengan kantor. Catatan: ketika waktu sholat tiba, adzan pun dikumandangkan melalui pengeras suara.

20150807_132018Salah satu masjid di Pune

Hanya berjalan kaki kurang lebih 15 menit dari kantor. Masjidnya cukup besar, saya rasa bisa menampung 100 an jamaah. Kalau saya perhatikan jamaah yang datang sebagian besar adalah orang India juga, mungkin beberapa sebagian kecil jamaah orang asing seperti saya. Masjid terletak di tengah-tengah perkampungan. Seperti halnya masjid-masjid di tengah perkampungan yang ada di sekitar Karet Kuningan atau sekitar/di belakang Mall Ambasador, Jakarta. Saya yakin penduduk kampung di sekitar masjid tempat saya sholat Jumat kemaren terdiri dari beberapa orang dengan latar belakang dan agama yang berbeda-beda. Hal itu sangat terlihat jelas bahkan di depan masjid terdapat bangunan sekolah atau pemerintahan yang di bagian dinding depannya ada lukisan seorang dewi atau dewa yang dipuja di dalam agama Hindu.

Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, bahwa masakan atau menu India adalah salah satu budaya India yang sudah merambah dan mempengaruhi budaya bangsa dan negara lain di dunia, seperti halnya masakan Cina. Dengan mudah kita bisa menemukan restoran atau masakan India di negara lain di luar India, bahkan di Indonesia sendiri kita bisa dengan mudah menemukan restoran India yang tentunya menyajikan menu-menu India. Hari ini saya memuaskan diri dengan mencoba beberapa menu atau masakan India. Kata teman saya yang asli orang India (dan rumahnya di India hehe), secara garis besar masakan India dibagi menjadi dua, mereka menyebutnya northern Indian dan southern Indian food, atau masakan India Utara dan India Selatan. Bedanya dari cara penyajian dan pembuatannya. Mungkin kalau di Indonesia perbandingan antara masakan Manado, Jawa dan Padang berbeda cara pembuatan, penyajian dan rasanya.

menuindiaBeberapa contoh menu masakan India

Nah pagi dan siang hari ini saya khusus memanjakan diri saya dengan mencoba beberapa menu masakan India, walaupun ada menu atau masakan non India yang disediakan. Photo atas sebelah kiri adalah menu sarapan saya tadi pagi. Saya mencoba pongal (di dalam mangkok kecil). Pongal terbuat dari nasi, mirip dengan bubur kalau di Indonesia yang dimasak sedemikian rupa dengan campuran bumbu-bumbu sehingga warnanya berubah menjadi kekuningan dan rasanya gurih. Mungkin kalau di Jakarta seperti bubur ayam yang sudah diberi bumbu kuah yang dituangkan dari botol oleh si tukang bubur sehingga warnanya juga menjadi kekuningan. Sedangkan kue pipih namanya bathore dan yang bulet namanya bonde. Rasa keduanya gurih dan renyah.

Photo atas sebelah kanan, adalah menu makan saya siang ini. saya ambil beberapa menu antara lain dhaniya murgh (ayam kari), paneer butter masala (kotak-kota berwarna agak orange: sepertinya tahu), lasooni palak (bayam yang dihaluskan diberi bumbu-bumbu, warna hijau), dal tadka (di dalam mangkok kecil), jeera pulao (nasi diberi rempah-rempah) dan garlic naan (yang ada di dalam keranjang kecil, roti India diberi bumbu-bumbu dibakar di dalam tungku). Dan malam tadi saya mencoba masakan India yang sudah sangat terkenal, tentu saja apalagi kalau bukan chicken briyani. Ayam yang sudah dimasak dengan diberi bumbu atau rempah dan dimasukkan ke dalam nasi. Jadi ketika kita menyendok nasi otomatis akan mengenai daging ayam yang memang cara penyajiannya daging ayam ini dibenamkan ke dalam nasi. Sayangnya saya lupa mengambil photonya hehe. Kalau saya rasakan semua masakan India ini masih cocok dengan lidah orang Indonesia. Menu-menu yang saya sebutkan di atas terutama yang kari rasanya sangat mirip dengan kari-kari di restoran Padang. Beberapa kari India rasanya pedas. Dan saya rasa untuk orang Indonesia masih bisa menerima masakan pedas India.

Weekend pertama di Pune, saya habiskan dengan jalan-jalan dan nonton film di bioskop di salah satu mall yang letaknya tidak terlalu jauh dengan hotel, kurang lebih 10 menit jalan kaki. Seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya di atas, kalau udara di Pune ini relatif sejuk dengan kelembaban udara yang relatif rendah. Dengan demikian walaupun saya jalan kaki ke mal pada tengah hari sekitar jam 12.00-13.00 an, badan tidak berasa gerah dan tidak banyak keringat yang keluar. Kemudian saya bisa jalan kaki dengan nyaman di sepanjang trotoar yang cukup lebar seperti tampak dalam gambar di bawah. Tidak terlihat adanya pedagang-pedagang kaki lima yang memenuhi atau menggunakan trotoar untuk mendirikan atau membuka lapak dagangannya. Jadi langkah kaki saya ketika berjalan ke mall pun bertambah nyaman dan lancar. Belakangan baru saya tahu, ternyata tidak semua kondisi trotoar rapi seperti yang terlihat di dalam photo di bawah, ada juga trotoar-trotoar yang banyak dipenuhi pedagang-pedagang kaki lima persis seperti halnya beberapa lokasi di Jakarta.

Teman saya ada yang nanya, apakah aman jalan kaki di India. Terus terang saya juga tidak tahu jawabannya, karena saya jalan kaki di siang hari, tidak tahu suasana dan keamanan kalau jalan di malam hari. Namun siang hari itu saya diikuti pengemis anak-anak mungkin berusia 13-14 tahun dengan adik kecilnya yang minta diajak ke mall dan dibeliin makanan di mall. Heran juga ngakunya pengemis dan tidak bersekolah namun bahasa Inggrisnya asli lancar. Saya kasih uang 100 rupees (1 INR kurang lebih Rp 211,-) eh dia nawar minta 500 rupees hehe. Akhirnya saya tinggal dan saya langsung masuk menuju mall.

jlnSuasana trotoar di Pune yang ramah untuk pejalan kaki

Sejak pertama kali kaki saya menjejakkan tanah India, hal pertama kali yang saya temukan dan rasakan adalah security check yang sangat ketat ada di mana-mana. Entah itu di bandara, hotel, mall bahkan ketika mau masuk bioskop sekalipun. Mungkin hal ini disebabkan karena pengalaman-pengalaman yang dihadapi India sebelumnya terhadap situasi keamanan di dalam negeri sehingga membuat India menerapkan langkah-langkah preventif seperti ini. Apalagi pengalaman dalam berhubungan dengan tetangga sebelah Pakistan yang kadang memanas. Beberapa tahun lalu sebuah Hotel bintang lima di Mumbai diserang teroris yang memakan banyak korban jiwa. Beberapa pelaku yang berhasil ditembak mati dan ditangkap pihak otoritas keamanan India menunjukkan mereka berasal dari Pakistan. Belum lagi masalah konflik perbatasan dengan Pakistan yang mengharuskan India selalu berada pada situasi di level tertinggi dalam masalah peringatan keamanan.

Kembali ke bahasan semula tentang jalan-jalan di mall hehe. Mall yang lokasinya dekat dengan hotel tempat saya menginap namanya Nitesh Mall. Ada juga yang menyebut namanya sebagai Koregaon Plaza. Pun begitu ketika saya masuk ke mall ini, saya harus melewati security check terlebih dahulu, metal detektor. Sebenarnya hampir-hampir mirip dengan di Indonesia. Ketika kita masuk juga harus ada security check. Bedanya Kalau di India, begitu kita masuk metal detektor, security masih akan mengecek satu per satu pengunjung, mirip seperti hal-nya kalau kita akan masuk ruang tunggu di bandara. Kemudian khusus untuk pengunjung wanita, setelah melewati metal detektor, mereka harus masuk ruangan tertutup dan dilakukan pengecekan ulang lagi oleh security wanita juga. Jadi double check security-nya benar-benar ketat.

malNitesh Mall Pune

Mall yang saya kunjungi ini terbilang mall kecil, masih terlihat beberapa konter yang sedang dalam persiapan untuk dibuka atau direnovasi. Sepertinya mall ini belum 100% beroperasi. Dan sepertinya juga bukan mall terbesar di Pune. Ketika saya datang jam 13.00 an bayangan saya pengunjung sudah banyak. Ternyata dugaaan saya salah. Jam segitu pengunjung mall masih sedikit dan suasana mall masih lengang dan sepi. Belakangan saya baru tahu, pengunjung mall mulai ramai dan berdatangan sekitar jam 16.00 sore ke atas.

Tujuan pertama saya datang ke mall ini adalah ingin nonton film di bioskop. Jangan dibayangkan saya mau nonton film India tau Bollywood ya. Sudah enek dari sananya sama film India hehe. Ketika saya datang dan mengecek konter tiket untuk mengetahui kira-kira ada film apa yang tayang hari Minggu kemaren, ternyata disana terpampang jadwal pemutaran film Ant-Man (3D). Nahh kebetulan sekali. Kemudian saya membeli satu tiket untuk melihat film Ant-Man. Kok cuman beli satu tiket, memangnya nonton sendirian? Ya iya lah, saya nonton sendirian hehe.

bioskopBioskop di Nitesh Mall Pune

Kalau di Indonesia salah satu distributor film-film di bioskop dikuasai jaringan Cinema 21, pun begitu di India distribusi film bioskop dilakukan oleh jaringan PVR namanya. Kembali lagi saya harus melewati security check dan metal detector ketika mau masuk ke bioskop. Security juga sekalian memerika tiket saya. Ujung bawah tiket saya dirobek, sebagai tanda kalau tiket sudah di-check. Belakangan baru tahu kalau pengecekan tiket hanya dilakukan sekali oleh security di depan, sedangkan ketika kita memasuki Cinema atau Studio, tidak ada lagi penjaga yang memeriksa tiket seperti halnya kalau kita ingin nonton bioskop di Indonesia yaitu tiket masih harus kita tunjukkan kepada penjaga yang menunggu penonton di depan pintu masuk studio, kemudian penjaga akan merobek satu bagian tiket sedangkan bagian tiket yang lain diserahkan kepada kita.

Studio (disini menyebutkan Cinema) sudah dibuka 15 menit sebelum jam tayang film Ant-Man (13.50) dimulai. Saya mengikuti pengunjung-pengunjung lainnya yang juga sudah memasuki cinema. Kalau saya lihat mayoritas penontonnya juga anak-anak muda. Jangan dibayangkan kita akan melihat anak-anak muda di India memakai pakain sari, pakaian nasional India, ketika mereka jalan-jalan di mal. Yang terlihat masih mau menggunakan sari ketika jalan di mall hanyalah orang-orang tua. Seperti anak-anak muda di Jakarta, mereka memakai pakaian casual seperti biasa.

Seperti biasa di menit-menit awal nonton film di bioskop akan diputarkan beberapa klip film yang akan tayang di bioskop tersebut. Juga diputarkan beberapa iklan komersial. Kemudian saya juga melihat diputarkan sebuah iklan layanan masyarakat dari Polisi Pune tentang bagaimana masyarakat harus waspada dengan ancaman bom. Sama persis dengan suasana ketika kita nonton bioskop di Indonesia, tidak ada perbedaan. Nahh saya baru terkejut dan terkesima ketika di layar terpampang tulisan semua harus berdiri untuk pemutaran lagu kebangsaan India. Semua penonton yang saat itu cukup penuh, berdiri dengan sikap sempurna. Saya pun ikut berdiri. Sesaat kemudian lagu kebangsaan India diputar. Suasana sudut-sudut ruangan menjadi sepi sunyi namun hikmat. Semua orang diam termasuk anak-anak kecil yang biasanya tidak mau diam. Semua dengan hikmat mendengarkan lagu kebangsaan India. Terus terang saya juga ikut terhanyut dengan kehikmatan sikap mereka dalam mendengarkan lagu kebangsaan mereka Jana Gana Mana. Ketika lagu kebangsaan India selesai diputar, penonton pun duduk kembali. Saya sekilas melihat penonton yang duduk di sebelah saya menoleh ke arah saya. Mungkin dia heran, muka non India nonton bioskop di India dan harus berdiri mendengarkan lagu kebangsaan India diputar di bioskop hahaha. Mungkin saya satu-satunya orang asing yang ada di cinema tersebut siang itu.

Sebenarnya ini pengalaman kedua kali saya mendengarkan lagu kebangsaan diputar di bioskop. Pengalaman pertama yaitu ketika saya berada di Bangkok dan kebetulan saat itu saya nonton bioskop dengan teman baik saya. Kalau di Bangkok selain mendengarkan lagu kebangsaan Thailand, juga diputarkan film dokumenter tentang raja mereka. Semua penonton pun harus berdiri sebagai penghormatan terhadap raja mereka. Nah ada kejadian sedikit lucu, mungkin karena waktu itu pengalaman pertama saya dan teman saya menghadapai situasi seperti ini, teman saya sempat tidak bisa menahan ketawa, untungnya saya berhasil menahan supaya tawa dia tidak keceplosan. Kalau sampai tertawa kelepasan dan terbahak-bahak kan bisa gawat, nanti dianggap menghina raja mereka hehe.

Kembali ke cerita semula tentang suasana nonton di dalam bioskop di Pune. Setelah lagu kebangsaan selesai diputar, film utama pun juga diputar. Sebenarnya cerita film-nya sama seperti cerita-cerita film Marvel lainnya, bertema tentang orang biasa yang kemudian menjadi superhero. Detik demi detik, menit demi menit berlalu. Saya pun juga bisa menikmati alur cerita yang ditampilkan. Namun ketika cerita film sedang seru-serunya, tiba-tiba layar mati. Wahh kejutan apa lagi ini, begitu dalam hati saya berkata. Tengok sana, tengok sini saya ingin mencari tahu. Namun anehnya penonton lain biasa-biasa saja, kecuali saya yang sangat curious pengen tahu ada kejadian apa. Kemudian di layar ada tulisan intermission bla bla…Wah hahaha ternyata ada pause, commercial break atau iklan di tengah-tengah pemutaran film. Waduhh kayak nonton film atau sinetron di TV saja nih. Selama intermission atau commercial brake berlangsung, penonton pada keluar, ada yang ke toilet, ada yang membeli cemilan lagi seperti popcorn dan sejenisnya. Saya lihat ada petugas di depan membawa keranjang sampah untuk mengumpulkan sampah-sampah sisa popcorn dan makanan yang dibawa penonton sesaat film akan diputar tadi. Intermission dan commercial break berlangsung kurang lebih 15 menit. Film pun diputar kembali mulai dari bagian atau alur cerita yang terpotong tadi. Hehehe seru juga nih pengalaman nonton bioskop di India. Ada-ada saja, nonton film bioskop diselingi iklan..huhh untungnya commercial break atau iklannya cuman sekali hehe.

Pagi harinya ketika saya di kantor, saya menanyakan hal ini kepada teman saya orang asli India. Teman saya bilang bahwa kebiasaan ini dulunya disebabkan oleh karena panjangnya durasi film Bollywood yang diputar di bioskop. Satu film Bollywood paling tidak berdurasi 3-4 jam. Nah untuk menghilangkan kejenuhan, diselingilah dengan intermission ini. Seiring berjalannya waktu orang-orang India sudah semakin terbiasa dengan intermission di tengah-tengah pemutaran film, entah itu film Bollywood ataupun non Bollywood, sampai sekarang ini.

Wiken terakhir  saya menyempatkan diri keliling kota Pune untuk sekedar menikmati city tour. Dari beberapa informasi yang saya dapatkan, beberapa teman merekomendasikan untuk mengunjungi Agakhan Palace (atau museum Mahatma Gandhi), Shaniwar Wada fort dan jalan-jalan belanja di MG road (semacam Malioboro-nya Pune). Sebenarnya ada beberapa lokasi wisata lagi diluar atau di pinggiran kota Pune. Namun waktu yang terbatas sudah tidak memungkinkan lagi untuk menuju kesana.

Dengan menyewa mobil dari hotel selama 4 jam sebesar INR 2000, tujuan lokasi wisata pertama yang saya kunjungi adalah Agakhan Palace. Dari hotel berangkat jam 12.00 dengan suasana langit Pune yang sedikit mendung. Suasana jalanan seperti biasa padat dan cenderung ruwet. Jangan dibandingkan keruwetan lalu lintas Pune dengan keruwetan lalu lintas di Hong Kong. Di Hong Kong jalanan kelihatan ruwet karena banyaknya taksi dan bus dengan lebar jalan yang sempit-sempit. Namun disana semua pengendara teratur mentaati peraturan lalu lintas. Di Pune seperti yang sudah saya sebutkan di atas, kesadaran berkendara dan mematuhi aturan lalu lintas masih rendah.

apAgakhan Palace

Dengan membayar tiket masuk sebesar INR 100 (kurang lebih Rp 25rb) saya bisa memasuki komplek istana. Agakhan Palace pada dasarnya museum tempat menyimpan segala macam peninggalan Mahatma Gandhi dan sahabat-sahabatnya selama mereka berjuang dalam masa pendudukan tentara Inggris di India. Rumah ini dulunya digunakan untuk tempat tahanan rumah Mahatma Gandhi sampai dia meninggal dunia. Di area yang luas, rindang dan sejuk ini juga ada tempat yang digunakan oleh Mahatma Gandhi untuk bersemedi. Disini juga lokasi dimana abu Mahatma Gandhi dikubur.

mgTempat semedi dan Abu Mahatma Gandhi disemayamkan

Setelah puas berkeliling dan melihat beberapa peninggalan dan kisah hidup Mahatma Gandhi selama di penjara di Agakhan Palace, langkah saya berikutnya adalah menuju sebuah beteng kuno, Shaniwar Wada Fort, yang terletak di tengah-tengah kota Pune, peninggalan abad ke-18, tepatnya dibangun pada tahun 1746 pada masa pemerintahan Peshwa di kerajaan Maratha. Beteng ini mengalami kebakaran hebat pada tahun 1828 dan sisa-sisa bangunan yang masih ada sekarang dijadikan tempat tujuan atau obyek wisata.

btgGerbang utama dan suasana di dalam Shaniwar Wada Fort

Harga masuk tiket wisata untuk orang asing sepertinya seragam sebesar INR 100 (100 rupees). Sama seperti di Agakhan Palace, tiket masuk di Shaniwar Wada Fort pun sebesar INR 100. Sayang sekali ketika saya tiba di Shaniwar Wada Fort, kondisi HP saya lowbat sehingga hanya berhasil mengabadikan dua photo di atas hehe. Beteng ini dikelilingi tembok yang tinggi dan tebal, kalau saya perhatikan terbuat dari batu bata merah. Di tengah-tengah tembok yang mengelilinginya terdapat taman yang luas dan ada bekas air mancurnya. Sekilas beberapa bagian masih belum benar-benar direnovasi.

Pemberhentian terakhir saya harusnya di MG road, cuman karena hujan, saya hanya melihat sekilas dari atas mobil. Sama seperti di Malioboro, MG road adalah satu jalan lurus yang terdapat deretan toko-toko tempat menjual souvenir. Sayang saya tidak bisa mengeksplore terlalu detail suasana MG road sehingga tidak bisa bercerita banyak.

Demikian kisah saya selama 3 minggu di Pune, India…semoga memberikan informasi yang semoga berguna bagi anda semuanya.

Posted in Cerita-Cerita | Tagged , , | Leave a comment

Ber-internet-an Ria Sepanjang Perjalanan di Dalam Pesawat Emirates Tujuan Jakarta-Dubai dan Dubai-Jakarta

Beberapa waktu yang lalu saya pernah mem-posting-kan tulisan saya mengenai Internetan di atas pesawat Qatar Airways, sekarang dalam kesempatan ini saya akan menuliskan bagaimana kita bisa ber-internet-an dengan tersambung ke WiFi di atas pesawat Emirates. Kebetulan pada saat saya mencoba koneksi WiFi ini saya sedang di atas pesawat Emirates tujuan Dubai-Jakarta maupun Jakarta-Dubai. Layanan WiFi onboard yang disediakan Emirates mereka namakan OnAir. Perlu diketahui layanan OnAir ini terdapat dan bisa diakses baik di kelas ekonomi maupun kelas bisnis.

Sebagai informasi belum semua jenis pesawat Emirates ada fasilitas sambungan WiFi-nya. Jenis pesawat Emirates yang sudah ada fasilitas OnAir antara lain adalah tipe Airbus A380 dan Boeing 777-300. Jadi seandainya dalam perjalanan anda menggunakan Emirates dan kebetulan armadanya yang digunakan pada saat itu bukan dari salah satu kedua tipe pesawat di atas, maka ada kemungkinan anda tidak akan bisa menikmati layanan WiFi onboard.

Sebenarnya ada atau tidaknya layanan OnAir bisa diketahui dengan mendengarkan pengumuman dari Flight Attendance-nya. Sesaat sesudah take-off nanti akan diumumkan fasilitas apa saja yang bisa anda nikmati selama terbang dalam perjalanan. Ketika ada fasilitas OnAir, otomatis juga ada fasilitas mobile connection, artinya anda bisa juga menerima dan mengirimkan pesan/SMS maupun menerima dan melakukan panggilan tilp/HP dengan teman dan famili yang ada di darat. Roaming charge akan berlaku dan dikenakan sama seperti anda sedang melakukan panggilan dari luar negeri ke Indonesia. Perlu diingat, seandainya memang anda ingin melakukan panggilan tilpon hendaknya tetap menghomati privasi penumpang sebelah kiri, kanan, depan dan belakang anda. Jangan sampai gaduh, berisik dan mengganggu penumpang yang lain.

Saya pribadi lebih suka tersambung ke WiFi dan bisa mengirimkan kabar-kabar dengan orang-orang yang saya cintai melalui layanan messenger semacam WhatsApp, BBM dan sejenisnya, sehingga tidak mengganggu privasi penumpang lainnya. Siapa tahu ada di antara anda yang belum tahu, berikut di bawah ini adalah cara mengetahui adanya layanan OnAir atau tidak dan bagaimana cara anda bisa tersambung (baik kelas ekonomi maupun bisnis):

  • Aktifkan layanan WiFi di smartphone atau laptop anda. Seandainya ada layanan OnAir makan akan muncul disana seperti gambar di bawah ini:

gambar1

  • Kemudian untuk mengetahui apakah layanan OnAir sudah diaktifkan oleh Emirates atau belum bisa di-cek dengan cara sebagai berikut. Buka peramban (browser) di media anda kemudian ketikkan onair.onboard.aero. Seandainya belum aktif maka akan muncul pesan seperti gambar di bawah ini. Perlu diketahui anda juga akan mendapatkan pesan seperti di bawah ini, walaupun layanan OnAir sudah aktif, yaitu ketika pesawat melintasi atau di atas laut luas seperti samudra Hindia. Bagaimana anda tahu posisi pesawat anda sedang berada dimana? Caranya mudah, melalui layar monitor di depan anda gunakan layanan ICE dan pilih Information > Flight Info

gambar2

  • Ketika anda tersambung dengan layanan OnAir, maka informasi yang akan anda dapatkan seperti gambar di bawah ini

gambar3

 

  • Selanjutnya anda bisa mulai melakukan koneksi ke layanan OnAir ini. Ada dua opsi, yang pertama opsi gratisan kuota sebesar 10MB dan opsi yang tidak gratis sebesar 500MB. Jangan khawatir, biayanya sangat murah hanya 1 USD (kurang lebih Rp 13rb) dan anda sudah mendapatkan kuota 500MB yang sangat-sangat cukup anda gunakan sepanjang perjalanan sampai tujuan akhir. Saya lebih suka memilih opsi 500 MB ini daripada yang opsi gratisan 10MB.

gambar4

 

  • Setelah anda memutuskan mau memilih yang mana langkah selanjutnya adalah melakukan koneksi. Ketika anda memilih opsi kuota 500MB, langkah berikutnya anda harus melakukan pembayaran dengan meng-klik tombol “Buy now” dan anda akan mendapatkan gambar sebagai berikut:

gambar5

 

  • Anda harus mempunyai dan menggunakan salah satu kartu kredit seperti yang terlihat di dalam gambar berikut untuk bisa melakukan pembayaran. Isikan detail informasi kartu kredit anda seperti yang diminta termasuk jangan lupa menuliskan alamat email (wajib diisi) anda.

gambar6

  • Setelah selesai, maka proses selanjutnya adalah sistem akan melakukan validasi pembayaran anda seperti tampak dalam gambar berikut

gambar7

 

  • Setelah pembayaran anda tervalidasi maka anda akan mendapatkan konfirmasi seperti nampak dalam gambar berikut

gambar8

  • Anda pun akan menerima email konfirmasi ketika pembayaran layanan OnAir berhasil, seperti gambar berikut:

gambar10

 

  • Untuk mengetahui apakah anda benar-benar sudah tersambung ke layanan OnAir, buka browser anda dan ketikkan www.emirates.com/onair seperti gambar di bawah ini

gambar9

 

  • Atau bisa juga mengetikkan www.onboard.onair.aero seperti gambar berikut

gambar11

 

Dengan demikian anda sudah tersambung dan sudah bisa berselancar di internet sepanjang perjalanan anda bersama Emirates.

Demikian tulisan saya semoga bermanfaat…

Posted in Cerita-Cerita | Tagged , , | Leave a comment

Bagaimana Cara Membuat Rata Tengah (Center Alignment) pada Themes Twenty Fourteen di WordPress

Saya menggunakan WordPress versi 4.2.2 pada saat tulisan ini saya buat.

Seperti yang sudah diketahui, ketika kita memilih WordPress sebagai sarana untuk membuat blog maka blogger bisa memilih beberapa pilihan themes untuk menampilkan postingan-postingan atau tulisan-tulisannya. Themes ini ibaratnya seperti baju dan make up bagaimana seseorang bisa tampil dengan percaya diri dengan berbagai macam variasi baju dan make up. Begitu pula dengan sebuah blog, bagaimana blog bisa tampil menarik dan enak dilihat oleh pengunjung blog.

Salah satu themes yang ditawarkan pada WordPress versi 4.2.2 adalah Twenty Fourteen.  Beberapa themes lain yang ada antara lain Twenty Ten, Twenty Eleven, Twenty Thirteen, Twenty Fifteen. Saya tidak tahu sejarahnya kenapa WordPress banyak menamai themes-themes yang mereka gunakan dengan nama angka.

Ketika kita memilih Twenty Fourteen sebagai themes blog kita, maka pertama kali ketika kita aktifkan, kita akan mendapatkan blog kita by default rata kiri seperti nampak dalam gambar di bawah ini:

 ratakiri

Sehingga ketika blog tersebut ditampilkan di peramban (browser), akan terlihat hanya bagian kiri peramban yang akan terisi oleh halaman blog kita. Pengunjung atau pembaca blog akan merasa tidak nyaman ketika membaca tulisan-tulisan kita ketika posisi blog seperti itu, karena mata akan cenderung untuk melihat ke kiri terus-menerus yang akan menyebabkan mata cepat lelah.

Bagaimana caranya agar posisi blog kita ketika menggunakan themes Twenty Fourteen bisa berada di tengah atau rata tengah dengan peramban seperti di bawah ini?

ratatengah

Berikut di bawah ini langkah-langkah untuk bisa membuat posisi blog terhadap peramban berada di tengah atau rata tengah:

  • Install plugin baru yang namanya Custom CSS Manager. Caranya dari Dashboard > Plugin > Add New

instalplugin

 

  • Pada kolom search tuliskan nama plugin yang akan dipasang “Custom CSS Manager” tekan tombol Enter

addnewplug

  • Kita akan diarahkan pada halaman plugin seperti berikut

cssmngr2

 

  • Klik tombol Installed dan tunggu sampai proses instalasi selesai. Ketika sudah selesai, jalankan plugin tersebut dengan cara sebagai berikut Dashboard > Appearance > Custom CSS Manager

appearance

 

  • Halaman Custom CSS Manager akan terbuka seperti di bawah ini. Kemudian ketikan code seperti yang tertulis di bawah ini pada CSS Code di Custom CSS Manager kemudian klik Save Changes

 

cssmngr

  • Refresh browser dan blog kita sudah akan tampil dengan posisi rata tengah terhadap peramban/browser

Semoga tulisan di atas bermanfaat…silahkan mencoba.

Posted in Tips | Tagged , , | Leave a comment

Bonus 100 US Dollar dari Google Adsense

Hari ini iseng-iseng saya mengecek saldo dan mutasi rekening tabungan USD Bank Mandiri. Ola la…sebuah kejutan manis yang sudah saya tunggu-tunggu datang juga, ada transfer masuk dari Google sebesar USD 97,46 (sembilan puluh tujuh koma empat enam Dollar Amerika).

adnsense2

Memang transfer di atas bukan sesuatu yang tidak saya  ketahui sebelumnya. Pun bukan sesuatu yang tidak saya duga. Bukan pula transfer dari individu atau kelompok yang saya tidak tahu yang kemudian sekonyong-konyong berbaik hati mentransfer sejumlah 100 USD ke rekening Bank Mandiri saya. Dan bukan juga transfer dari dari aktivitas atau kegiatan pencucian uang, korupsi, dana teroris dan kegiatan kejahatan lainnya hehe.

Seperti yang tertera dalam keterangan transaksi di atas, uang tersebut ditransfer oleh Google Advertising Payment karena blog ini (www.tulisan-ringan.com) saya daftarkan ke Google Adsense, artinya ada beberapa iklan dari Google yang nampang dan mejeng di blog saya ini. Kalau anda perhatikan di sebelah kanan blog saya ini ada beberapa iklan yang muncul diiklankan oleh Google. Iklan-iklan yang muncul di blog saya ini  akan berganti secara otomatis dalam periode waktu tertentu yang semuanya diatur oleh Google. Bagaimana teknisnya, saya sendiri tidak tahu.

Nah setiap kali ada pengunjung atau pembaca  blog yang berbaik hati, ketika berkunjung dan membaca tulisan-tulisan saya kemudian meng-klik iklan-iklan tersebut, maka saya akan mendapatkan fee (upah) dari Google. Sedemikian seterusnya sehingga ketika minimum threshold value (nilai ambang batas) tercapai dimana uang yang terkumpul sudah bisa dibayarkan, maka Google akan membayarkan ke rekening kita, tergantung dari metode pembayaran yang kita pilih (selain transfer ke rekening bank, kita bisa juga memilih dengan Western Union). Minimum threshold Google Adsense adalah sebesar 100 USD. Artinya ketika uang jasa sudah mencapai 100 USD maka secara otomatis setiap tanggal 21 setiap bulannya, Google akan mentransfer ke rekening bank yang kita daftarkan. Begitu seterusnya. Semakin cepat minimum threshold tercapai, maka akan semakin sering pula kita bisa menerima uang saku dari Google. Seperti menjadi pasif income buat kita jadinya, enak bukan? Dalam kesempatan ini saya sekali lagi ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pengunjung dan pembaca blog saya yang sudah menyempatkan meng-klik iklan-iklan tersebut.

Besaran fee atau upah yang saya terima setiap kali satu iklan di-klik akan berbeda dari satu iklan dan iklan lainnya. Semua diatur oleh Google. Namun tentu saja saya bisa memantau performa Google Adsense yang saya miliki. Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, saya sudah mengetahui kalau bakal ada transfer masuk dari Google karena saya bisa memantaunya dari sini:

adsense1

Dari dashboard payment history di atas saya tahu bahwa pada tanggal 21 April 2015, Google membayarkan sejumlah 102,46 USD ke rekening Bank Mandiri saya. Dan pada tanggal 23 April 2015, uang tersebut sudah masuk di rekening Bank Mandiri saya. Tetapi kenapa yang saya terima hanya 97,46 USD? jawabannya adalah karena ada biaya transfer sejumlah 5 USD yang dikenakan oleh Bank Mandiri.

Apakah saya mengetahui Google Adsense secara tiba-tiba? jawabannya tentu saja tidak. Saya memulainya melalui sebuah proses dengan belajar dari nol. Saya mulai mencoba-coba mendaftarkan blog saya ini ke Google Adsense sejak 16 Desember 2011. Saya pun menuliskan beberapa kisahnya di blog ini juga seperti yang bisa dibaca di link di bawah ini:

Dengan terus belajar dan belajar akhirnya bisa juga saya mendapatkan uang jasa atau fee dari Google Adsense hehe..Alhamdulillah. Kalau saya bisa, tentu saja saya yakin anda pun juga bisa.

Menulis menuangkan hobi, berbagi pengalaman, ilmu, kisah dan cerita melalui sebuah tulisan sambil mendapatkan uang saku dari Google….hmmm siapa yang ga mau. Bagaiman dengan anda, mau juga bukan hehe? Kalau begitu ayoo buruan daftarkan blog anda ke Google Adsense…

Posted in Cerita-Cerita | Tagged , , | 2 Comments

Cara Pelaporan SPT Secara Online Bagi TKI yang Sudah Mempunyai NPWP Pribadi

Bulan Maret sudah tiba, dan biasanya bagi wajib pajak pribadi baik itu karyawan maupun non karyawan yang sudah mempunyai NPWP (nomor pokok wajib pajak), disibukkan dengan pelaporan SPT pribadi ke kantor pajak, tidak terkecuali diantaranya adalah orang Indonesia yang bekerja di luar negeri yang kebetulan juga sudah mempunyai NPWP. Biasanya formulir yang digunakan untuk melaporkan pajak penghasilan pribadi ini adalah formulir SPT1770S.

Terlepas dari perdebatan apakah setiap warga negara Indonesia baik yang ada di dalam maupun di luar negeri wajib memiliki NPWP  atau tidak dan perlu lapor SPT setiap tahun atau tidak, namun pada kenyataannya setiap orang yang sudah mempunyai NPWP, tak terkecuali yang kemudian bekerja di luar negeri, tetap harus melaporkan pajak penghasilan pribadinya tersebut ke kantor pajak. Misalnya anda, sebelum bekerja di luar negeri, anda pernah bekerja di sebuah perusahaan di dalam negeri dan ketika itu anda sudah mempunyai NPWP dan rutin melaporkan SPT tahunan ke kantor pajak. Setahun kemudian anda bekerja di luar negeri. Apakah kemudian anda terbebas dari kewajiban melaporkan SPT anda setelah anda berada di luar negeri? Jawabannya tidak, karena tetap saja kantor pajak akan mengirimkan surat pemberitahuan untuk melaporkan SPT pribadi anda tersebut, yang dikirimkan ke alamat terakhir anda seperti yang terdaftar di NPWP, meskipun anda sekarang bekerja di luar negeri.

Dalam Pasal 2 ayat 1 UU No 28 Tahun 2007 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan menyebutkan bahwa Setiap Wajib Pajak yang telah memenuhi persyaratan subjektif dan objektif sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan wajib mendaftarkan diri pada kantor Direktorat Jenderal Pajak yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal atau tempat kedudukan Wajib Pajak dan kepadanya diberikan Nomor Pokok Wajib Pajak. Selangkapnya bisa dibaca disini http://www.pajak.go.id/dmdocuments/UU-28-2007.pdf.

Akan tetapi Dirjen Perpajakan akhirnya mengeluarkan Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER – 2/PJ/2009 Tentang Perlakuan Pajak Penghasilan Bagi Pekerja Indonesia Di Luar Negeri yang menegaskan bahwa WNI yang bekerja di Luar Negeri lebih dari 183 hari diperlakukan Wajib Pajak Luar Negeri. Selengkapnya bisa dibaca disini http://www.pajak.go.id/dmdocuments/PER-02-2009.pdf

Pemahaman saya sebagai orang awam ketika membaca kedua aturan tersebut diatas adalah bagi setiap warga negara Indonesia yang bekerja di luar negeri lebih dari 183 hari tidak akan diperlakukan sebagai wajib pajak dalam negeri. Kalaupun tetap harus melaporkan SPT tahunan, nanti yang dilaporkan adalah Nihil. Jadi kesimpulannya adalah tidak ada salahnya anda mempunyai NPWP dan rutin melakukan pelaporan SPT tahunan, walaupun kemudian atau sekarang ini anda sedang bekerja di luar negeri. Apalagi ada sanksi-nya loh bagi wajib pajak yang alpa atau sengaja tidak melaporkan SPT tahunannya. Seperti saya kutip dari media online Kompas.com, sanksinya bervareasi dari denda Rp 100 rb sampai pidana 3 bulan kurungan. Selengkapnya bisa dibaca disini Sanksi jika Telat Lapor SPT Tahunan.

Ditambah lagi sekarang ini untuk segala macam transaksi keuangan di Indonesia contohnya seperti ketika anda ingin mengajukan segala macam kredit di bank, membeli rumah dengan cara KPR, membeli mobil dengan pembiayaan KPM dari bank, mendirikan badan usaha (PT, CV dan sebagainya) dan lain sebagainya salah satu syaratnya adalah diwajibkan mencantumkan NPWP anda. Yang perlu anda pertimbangkan adalah apakah ketika anda sudah berada di luar negeri kemudian memutuskan untuk sama sekali tidak akan melakukan segala macam kegiatan bisnis dan atau transaksi keuangan di dalam negeri? Apakah anda suatu ketika tidak ingin membeli rumah, mobil atau membuka usaha di dalam negeri? kalau masih tergantung dengan segala macam hal transaksi keuangan atau rencana bisnis di dalam negeri, memang sebaiknya, mau tidak mau anda harus mempunyai NPWP pribadi.

Dulu banyak orang berkeluh kesah ketika terlanjur sudah mempunyai NPWP, apalagi bagi orang yang kemudian bekerja di luar negeri, karena membayangkan betapa ribet dan repotnya harus melaporkan pajak penghasilan setiap tahunnya. Apalagi dulu ketika melapor SPT tahunan tersebut kita harus datang ke kantor pajak.

Tetapi segala macam keribetan itu hanya terjadi duluuuu…Sekarang Dirjen Pajak sudah membuat terobosan yang sangat memudahkan wajib pajak melaporkan SPT tahunan tanpa harus datang ke kantor pajak, yaitu dengan cara pelaporan SPT secara online yang sangat mudah, praktis dan interface aplikasinya yang sangat user friendly. Tetapi anda baru bisa melaporkan SPT secara online, hanya bila anda sudah mempunyai e-fin. Jadi untuk bisa melaporkan SPT secara online, yang perlu anda lakukan pertama kali adalah mempunyai e-fin. Saya pernah menuliskan di blog ini cara mendapatkan e-fin. Selengkapnya bisa dibaca disini cara mendapatkan e-filling.

Berikut langkah-langkah sederhana cara pelaporan SPT tahunan melalui aplikasi e-filling dari Dirjen Pajak khususnya bagi anda yang bekerja di luar negeri. Langkah-langkah yang akan saya tulis dan sebutkan berikut di bawah mungkin tidak cocok untuk pelaporan SPT tahunan bagi anda yang bekerja di dalam negeri, karena semua angka di dalam langkah ini dibuat nihil atau nol. Ingat seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya, Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER – 2/PJ/2009 Tentang Perlakuan Pajak Penghasilan Bagi Pekerja Indonesia Di Luar Negeri yang menegaskan bahwa WNI yang bekerja di Luar Negeri lebih dari 183 hari diperlakukan Wajib Pajak Luar Negeri, artinya tidak diperlakukan sama seperti wajib pajak dalam negeri.

Langkah-langkahnya pelaporan SPT online melalu e-filing adalah sebagai berikut:

  • Langkah pertama masuk ke website Dirjen Pajak yang beralamat di http://pajak.go.id.
  • Kemudian lihat di sebelah kanan atas ada beberapa link aplikasi salah satunya e-Filling

efiling0

 

 

 

  • Klik aplikasi e-Filling, akan mendapatkan halaman seperti di bawah ini. Isikan no NPWP dan kata sandi anda kemudian klik tombol login

efiling1

 

 

 

 

 

 

 

  • Ketika anda sudah login, maka akan mendapatkan halaman seperti di bawah ini, kemudian klik menu “Buat SPT”

efiling2

 

 

  • Setelah itu anda akan mendapatkan halaman seperti di bawah ini. Pilih menu Isi SPT

efiling3

 

  • Dari menu Isi SPT kemudian pilih menu “1770 S Formulir”, anda akan mendapatkan halaman seperti di bawah ini. Selanjutnya dari menu formulir ini nanti yang akan kita gunakan untuk pembahasan lebih lanjut.

isispt1770sformulir

 

  • Isikan informasi yang disebutkan pada menu no 1 “Identitas”. Setelah lengkap klik tombol “Lanjut”.
  • Isikan informasi yang disebutkan pada menu no 2 “Lampiran II”. Catatan: semua angka ditulis 0 (nol) seperti di bawah ini. Setelah lengkap dan semua informasi diisikan kemudian klik tombol “Lanjut”.

SPTLAMPIRAN2

 

  • Isikan informasi yang disebutkan pada menu no 3 “Lampiran I”. Catatan: semua angka ditulis 0 (nol) seperti di bawah ini. Setelah lengkap dan semua informasi diisikan kemudian klik tombol “Lanjut”.

SPTLAMPIRAN3

 

  • Isikan informasi yang disebutkan pada menu no 4 “Induk”. Catatan: semua angka ditulis 0 (nol) seperti di bawah ini. Setelah lengkap dan semua informasi diisikan kemudian klik tombol “Lanjut”.

SPTLAMPIRAN4

  • Setelah Menu 1 sampai dengan 4 diisi dengan lengkap, langkah terakhir adalah mengirimkan SPT tersebut. Sekali lagi pastikan semua informasi yang ditanyakan pada menu 1 sampai dengan 4 diisi dengan lengkap dan jangan ada yang terlewatkan. Karena kalau ada yang terlewatkan anda tidak akan bisa melanjutkan ke menu 5. Klik Tombol “Lanjut” maka anda akan berada di menu 5 “Kirim” seperti halaman di bawah ini:

SPTLAMPIRAN5

 

  • Sebelum anda bisa mengirimkan SPT secara online, anda perlu mengisikan kode verifikasi terlebih dahulu. Klik tombol “di sini” berwarna hijau pada menu nomor 5 di atas. Ketika anda meng-klik tombol “di sini” anda akan mendapatkan halaman seperti di bawah ini. Pilih apakah kode verifikasi akan dikirimkan lewat email atau nomor handphone, kemudian klik OK

kodeverifikasi

 

 

 

 

  • Seandainya kode verifikasi dikirimkan lewat email anda yang terdaftar ketika anda mendaftar e-filling, maka kode tersebut akan dikirimkan ke email anda seperti contoh di bawah ini

emailkode

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  • Masukkan kode verifikasi pada menu nomor 5 seperti gambar di bawah ini, kemudian klik tombol “Kirim SPT” warna hijau

inputkode

 

  • Setelah anda meng-klik tombol “Kirim SPT”, proses sudah selesai dan akan ada halaman atau windows pop up muncul seperti di bawah ini

buktikirim

 

 

 

 

 

 

 

  • Bukti pelaporan SPT akan dikirimkan melalui email seketika setelah anda meng-klik tombol “Tutup” dari halaman di atas seperti contoh di bawah ini

buktipenerimaanelec

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  • Proses pelaporan SPT secara online sudah selesai. Anda bisa memeriksa apa yang sudah anda laporkan melalui menu Dashboard seperti contoh di bawah ini

daftardokumenSPT

 

 

Demikian tulisan singkat saya, semoga ada manfaatnya dan bisa memberikan informasi bagaimana cara pelaporan SPT pribadi secara online terutama bagi anda yang bekerja di luar negeri. Sangat mudah, praktis, cepat dan menyingkat waktu bukan?

Catatan: saya bukan konsultan pajak, saya adalah wajib pajak biasa seperti anda yang kebetulan mempunyai NPWP pribadi dan sekarang sedang bekerja di luar negeri. Kalau sekiranya ada kekeliruan dengan apa  yang saya sebutkan di atas, dengan senang hati saya menerima koreksi.

Posted in Tips | Tagged , , , , | 10 Comments

Membandingkan Layanan Kelas Ekonomi Garuda Indonesia dan Batik Air Rute Jogja – Jakarta PP

Tentu saja apa yang akan saya tulis disini adalah pendapat saya pribadi, didasari oleh pengalaman saya pribadi dan tidak didasarkan kepada standar parameter-parameter perbandingan yang digunakan oleh pemeringkat layanan penerbangan atau asosiasi penerbangan sipil internasional semacam SkyTrax, IATA, ICAO, FAA dan sejenisnya. Bisa saja yang akan saya uraikan nanti bukan perbandingan apple to apple karena sebenarnya keduanya tidak benar-benar bisa dibandingkan. Garuda Indonesia sudah diakui oleh SkyTrax sebagai maskapai bintang 5, sering mendapatkan penghargaan dari SkyTrak 3 tahun belakangan ini, sedangkan Batik Air adalah maskapai yang relatif sangat baru. Namun saya akan melihat dari sisi lain, saya akan membandingkan keduanya dari sisi layanan dan pengalaman penumpang, khususnya saya, ketika terbang bersama mereka terutama pada rute Jogja – Jakarta pulang pergi.

Seperti diketahui Garuda Indonesia memang dari dulu segmennya bukan bergerak di segmen low cost carrier (penerbangan murah), sedangkan Batik Air sebagai anak usaha Lion Group yang mulai beroperasi atau mengudara bulan Mei 2013, juga diposisikan oleh Lion Group sebagai penerbangan non low cost carrier. Saya akan mencoba “membandingkan” mereka dari beberapa sisi antara lain: harga tiket, inflight entertainment, ketepatan waktu, ruang tunggu terminal dan layanan pramugari.

  • Harga tiket. Harga tiket keduanya boleh dibilang jauh berbeda. Pengalaman saya naik Garuda dan Batik Air, harganya bisa terpaut 100% bedanya. Harga satu tiket Garuda Indonesia sekali jalan Jogja – Jakarta kadang bisa dibelikan tiket Batik Air Jogja – Jakarta pulang pergi (return).
  • Armada pesawat. Batik Air dan Garuda sama-sama menggunakan armada yang relatif baru untuk melayani rute Jogja – Jakarta pulang pergi. Batik Air menggunakan armada Boeing 737-900 ER sedangkan Garuda menggunakan Boeing 747-800 NG. Tetapi lucunya di dalam kantong kursi Batik Air kenapa tidak disediakan air sick bag ya (kantong kertas yang disedikan kalau ada orang yang mabuk udara). Sekali waktu ketika saya naik Batik Air, terdengar pengumuman dari pramugari, yang mengumumkan kepada penumpang dilarang mengunyah permen karet dan dibuang sembarangan. Nahh..coba kalau ada air sick bag, kan si penumpang yang kebetulan pas mengunyah permet karet kan bisa membuang sisa permen karetnya kesitu hehe
  • Inflight entertainment. Di dalam pesawat Batik Air dan Garuda Indonesia sama-sama terpampang monitor TV di masing-masing kursi penumpang. Bedanya yang saya rasakan adalah sensitifitas layar sentuh monitor TV touchscreen di Garuda agak kurang sensitif, jadi ketika saya ingin memilih program atau memindahkan program, kadang-kadang saya harus menyetuh beberapa kali dan kadang menekan monitornya. Sedangkan di monitor TV yang ada di Batik Air, layar sentuhnya bagus, saya tidak perlu menekan-nekan atau menyentuh beberapa kali untuk memilih atau mengganti program. Kadang-kadang dalam rute Jogja-Jakarta Garuda menggunakan armada yang tidak ada monitor TV-nya di masing-masing kursi penumpang. Dan satu lagi, di monitor TV yang ada di Batik Air ada colokan USB-nya sehingga bisa untuk sekalian nge-charge gadget, sedangkan di Garuda tidak ada.
  • Inflight entertainment. Garuda membagikan koran gratis kepada setiap penumpangnya, dan itu pun dari beberapa media cetak nasional yang berbeda, sehingga penumpang mempunyai pilihan koran ketika akan membaca berita. Batik Air tidak menyediakan koran gratis sehingga kalau mau membaca koran ya harus bawa sendiri hehe. Pada saat akan terbang dan akan mendarat baik Garuda maupun Batik Air memutarkan lagu-lagu daerah yang sudah di-aransemen ulang yang enak didengar di telinga.
  • Inflight entertainment. Baik Garuda maupun Batik membagikan snack box kepada para penumpangnya, dan sama-sama di dalam 1 snack box tersebut tersedia 2 macam snack yang berbeda. Bedanya pada penerbangan Garuda, mereka lebih vareatif menawarkan beberapa pilihan minuman yang berbeda kepada penumpang seperti teh, kopi, air mineral dan aneka pilihan jus, sedangkan Batik Air hanya ada 1 macam minuman yaitu air mineral botol 250 mm saja yang disajikan bersama snack di dalam snack box. Satu lagi, sebelum terbang pramugari Garuda akan membagikan permen kepada para penumpang, sedangkan di dalam penerbangan Batik Air tidak ada.
  • Inflight entertainment. Kalau anda bepergian dengan anak-anak, maka Garuda akan memberikan anak-anak anda souvenir berupa mainan anak-anak, sedangkan di Batik Air tidak ada.
  • Layanan Pramugari. Baik pramugari Garuda maupun Batik Air memberikan layanan terbaik kepada para penumpangnya, ramah dan profesional. Namun menurut saya pramugari Garuda Indonesia terlihat lebih fresh dan enak dipandang mata, bukan hanya karena wajah para pramugarinya yang cantik, karena pramugari Garuda maupun Batik Air sama-sama cantik-cantik, cekatan dan energik. Keunggulan fresh look pramugari Garuda lebih karena seragamnya yang terlihat tampak lebih berwarna dan bervareasi. Di dalam satu pesawat biasanya seragam yang dikenakan para pramugari Garuda bervareasi yaitu kebaya warna hijau, biru, ungu dan orange. Sedangkan di Batik Air semua pramugarinya menggunakan dress code yang sama yaitu atasan kebaya warna putih dan bawahan kebaya, sehingga kelihatan monoton dipandang mata hehe. Tidak mengheran kiranya kalau Garuda Indonesia mendapatkan penghargaan dari SkyTrack, sebuah lembaga pemeringkat penerbangan yang berkedudukan di London, sebagai Best Cabin Crew 2014.
  • Ketepatan waktu (OTP: On Time Performance). Saya perhatikan ketepatan waktu terbang dan mendarat baik Garuda maupun Batik Air sama-sama bagus, boleh dibilang selalu on time. Kalaupun delay itu bukan karena mereka namun disebabkan oleh lalu lintas bandara yang sangat padat yang harus menunggu giliran untuk terbang dan mendarat. Walaupun Batik Air di bawah managemen Lion Group, namun sepertinya ketepatan waktu yang ditunjukkan mereka jauh lebih baik dari pada maskapai saudara kandungnya yaitu Lion Air yang bergerak di segmen low cost carrier, yang rekor delaynya menurut saya pantas masuk rekor MURI atau Guiness World Records sekalian kali ya hehehe.
  • Ruang tunggu keberangkatan di bandara Soekarno Hatta. Ruang tunggu Batik Air di bandara Soekarno Hatta kini dialihkan ke terminal 1 C sedangkan ruang tunggu keberangkatan Garuda Indonesia di bandara Soekarno Hatta masih di terminal 2 F. Saya merasakan ruang tunggu di terminal 1 C tidak kalah nyaman dengan di 2F. Batik Air sepertinya sudah mempercantik ruang tunggu di terminal 1 C. Setiap dindingnya dihiasi hiasan motif batik dari seluruh penjuru nusantara dan kita bisa mengetahui informasi ragam-ragam batik tersebut dengan membaca keterangan yang ditulis di bawahnya. Ruangannya sejuk, luas dan dilengkapi dengan beberapa monitor TV sehingga penumpang tidak akan jenuh menunggu waktu boarding tiba.  Untuk kelas bisnis Batik Air, mereka membuatkan ruang tunggu yang terpisah dari kelas ekonomi, walaupun masih sama-sama di dalam satu gate yang sama. Sedangkan ruang tunggu di 2 F, baik kelas ekonomi dan kelas bisnis dijadikan satu.

Demikian tulisan singkat dari saya. Semoga informasi di atas bermanfaat memberikan tambahan informasi pilihan maskapai penerbangan yang ingin anda gunakan, tentunya berdasarkan kriteria yang anda tentukan..

Posted in Cerita-Cerita | Tagged , , , , , | 5 Comments

WhatsApp-an Melalui WhatsApp Web

WhatsApp-ScanWAQRCodean atau lebih populer disebut dengan istilah WA-an adalah aktivitas untuk menyebut perbincangan atau chatting-an dengan kolega atau teman melalu aplikasi messenger WhatsApp. Kini kita bisa WA-an tidak hanya melalui perangkat smartphone, tetapi bisa juga melalui web dari PC atau desktop kita. Per 22 Januari 2015 kemaren, akhirnya WhatsApp merilis versi WhatsApp web, menyusul aplikasi messenger “Line” yang sudah mempunyai versi Web terlebih dahulu. Awal-awal WhatsApp web diluncurkan, hanya support browser Chrome. Namun kini WhatsApp web sudah support Mozila Firefox dan Opera. Dengan demikian artinya kita bisa WA-an tidak hanya melalui smartphone tetapi kini kita bisa juga WA-an melalui PC. Cara untuk login atau memulai percakapan melalui WhatsApp Web sangatlah mudah:

  • Langkah selanjutnya adalah login ke WhatsApp web dengan cara men-scan QR Code dari smartphone anda. Catatan: anda harus mempunyai WhatsApp versi terbaru terlebih dahulu yang ter-install di smartphone anda untuk bisa mempunyai fitur yang memungkinkan login ke WhatsApp web. Kemudian login ke WhatsApp web ini untuk sementara hanya bisa dilakukan melalui perangkat Android, Windows Phone, BlackBerry, BlackBerry 10 dan Nokia S60. Sayangnya saat ini login ke WhatsApp web belum bisa melalui iPhone.

scanfromphone

  • Klik WhatsApp Web menu, otomatis layar kamera untuk scan QR Code dari smartphone anda akan aktif. Sorotkan pada QR Code yang muncul di PC anda “Scan code with your phone to log in”. Ketika sudah ter-scan maka otomatis anda akan login ke WhatsApp web. Menu dan feature yang ditampilkan di WhatsApp web sama persis dengan menu dan feature yang ditampilkan di WhatsApp Mobile. Anda bisa mengatur profile, status, notifikasi melalui WhatsApp web dan lain sebagainya. Daftar teman anda yang akan muncul di WhatsApp web adalah teman-teman anda yang sudah aktif di menu windows chatting pada WhatsApp mobile. Anda tidak bisa memulai chatting dengan teman anda melalui WhatsApp web seandainya anda belum pernah chatting dengan teman anda tersebut melalui WhatsApp mobile.

menuWA

  • Ketika anda mengirimkan pesan anda juga akan menjumpai tanda centang biru dan abu-abu. Anda bisa mengirimkan image atau video melalui WhatsApp web juga. Apa yang anda lakukan di WhatsApp web otomatis akan ter-sinkron-kan di WhatsApp mobile anda. Ketika anda membuka WhatsApp web, bukan berarti WhatsApp mobile akan mati atau tidak aktif. Kedua-duanya akan aktif secara bersamaan. Ketika anda mengirimkan pesan dan dibaca oleh penerima pesan, maka anda akan menjumpai tanda centang dobel berwarna biru baik di WhatsApp web maupun WhatsApp mobile anda. Ketika anda sudah membaca pesan melalui WhatsAPP web maka di smartphone anda otomatis juga akan ditandai kalau pesan sudah dibaca, tidak akan ada lagi icon WhatsApp di pojok kiri atas yang menandakan ada pesan baru. Begitu juga sebaliknya. Intinya antara web dan mobile akan ter-sikron-kan secara otomatis. Bedanya di WhatsApp Web kita bisa melihat detail contact info dalam satu layar. Dengan demikian anda akan menjumpai tiga panel, sebelah kiri contact list yang kita ajak WA-an, sebelah tengah detail perbincangan kita, dan sebelah kanan adalah detail contact info. Panel sebelah kanan akan muncul ketika kita klik bagian atas pada windows panel detail berbincangan.

mainmenuWA

  • Satu lagi yang perlu diingat, ketika anda terhubung dengan WhatsApp web, smartphone anda juga harus selalu aktif dan terhubung dengan internet, karena kalau tidak, maka WhatsApp web akan terputus dari koneksi. Ini dikarenakan koneksi login WhatsApp web masih menggunakan atau melalui WhatsApp mobile. Seandainya koneksi WhatsApp mobile anda terputus, maka anda akan mendapati pesan error di WhatsApp web seperti di bawah ini “Phone Not Connected”. WhatsApp web saat ini belum benar-benar sebagai aplikasi independen terlepas dari WhatsApp mobile. Dengan demikian kalau anda tidak mempunyai WhatsApp di smartphone anda atau smartphone anda tidak terkoneksi dengan data internet yang menyebabkan WhatsApp mobile tidak jalan, maka anda pun tidak akan bisa menjalankan WhatsApp web. Jadi sebenarnya WhatsApp web ini seolah-olah hanya sekedar perpanjangan tangan dari WhatsApp mobile untuk memudahkan penggunanya dalam menulis dan menerima pesan.

phonenotconnected

Demikian tulisan singkat saya, semoga bermanfaat. Selamat menikmati layanan WhatsApp web melalui PC anda masing-masing. Paling tidak sekarang ada opsi lain ber-WA-an selain melalui smartphone. Dengan ber-WA-an melalui web atau PC memudahkan kita ketika ingin mengirimkan pesan dengan cepat dan banyak karena pesan bisa ditulis atau diketik dengan lebih mudah dengan menggunakan lebih dari satu jari karena keyboardnya lebih besar, tidak hanya dengan kedua ibu jari saja seperti halnya di smartphone, yang kadang membuat kita merasakan kedua ibu jari menjadi kebas karena saking seringnya dipakai untuk mengetik pesan WA melalui smartphone kita hehe.

Selain itu kini anda pun bisa menyimpan photo, file atau video yang dikirimkan teman anda melalui WhatsApp yang sekiranya anda anggap penting ke PC dan tidak khawatir lagi kekurangan kapasitas disk karena kapasitas disk di PC kini bisa sampai terrabyte tidak seperti smartphone yang baru bisa sampai puluhan gigabyte itupun seandanyai menggunakan external harddisk.

Posted in Tips | Tagged , , | 3 Comments

Membahas Beberapa Layanan Mobile Messenger

Sekitar 4-5 tahun yang lalu, di saat era aplikasi mobile messenger belum menjamur dan se-booming seperti sekarang ini, orang yang ingin melakukan percakapan secara instant dan cepat lebih banyak menggunakan layanan SMS. Namun begitu layanan SMS yang hanya bisa mengakomodasi percakapan secara individu ke individu dan tidak interaktif, kurang banyak diminati dan lambat laun mulai ditinggalkan. Hal ini dikarenakan munculnya aplikasi atau produk yang bisa mengakomodasi semakin tingginya trend minat orang yang ingin melakukan percakapan secara instant, interaktif dan bisa ngobrol dengan lebih dari satu orang atau di dalam sebuah group dibandingkan hanya individu ke individu saja.

 Teknologi informasi terus berkembang. Orang-orang yang berpikiran kreatif terus mengembangkan ide-ide dan ivonasi segarnya ketika melihat fenomena yang berkembang di masyarakat kebanyakan hingga akhirnya bisa mewujudkan ide-ide tersebut menjadi sebuah bentuk produk atau aplikasi. Ketika orang membutuhkan sebuah layanan messenger yang bisa memberikan sebuah pengalaman mengobrol dengan lebih dari satu orang layaknya di dunia nyata maka muncullah sebuah produk messenger seperti IRC, Yahoo Messenger dan sejenisnya. Layanan-layanan ini sempat merajai dunia per-chatting-an namun seiring dengan terus berkembangnya inovasi dan teknologi dunia informasi, layanan messenger di atas pun lambat laun meredup dan digantikan dengan beberapa layanan messenger yang baru yang lebih bisa memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi penggunanya.

Tulisan di bawah ini mencoba membahas beberapa layanan mobile messenger yang saat ini relatif banyak penggemarnya. Saya bukan ahli teknologi informasi. Apa yang akan dituliskan di bawah ini adalah pandangan dan pendapat subyektif  saya sendiri berdasarkan pengalaman yang saya dapatkan ketika saya menggunakan layanan-layanan messenger tersebut, tidak membahas sesuatu hal berdasarkan pengujian secara detail dengan melihat, membandingkan dan membedah jeroan teknologi ataupun fitur yang diusung masing-masing aplikasi ini.

bbmBlackBerry Messenger atau lebih sering disebut BBM adalah pelopor layanan mobile messenger. Pada era keemasannya dan belum ada saingan dari layanan sejenis, BBM adalah salah fitur unggulan RIM (Research In Motion, kini berubah namanya menjadi BlackBerry). Dan gara-gara fitur ini juga penjualan handset BlackBerry mampu terdongkrak. Orang dibela-belain membeli handset BlackBerry hanya untuk supaya bisa menikmati layanan BBM dan bisa melakukan interaktif chatting dengan teman atau group. Adanya fitur D dan R sebagai tanda pesan terkirim dan terbaca menjadi unggulan dan memberikan sesuatu yang unik dari BBM dibandingkan dengan layanan sejenis di jamannya, paling tidak sampai beberapa saat lamanya fitur ini mampu memberikan pembeda pada BBM.

Waktu demi waktu teknologi berubah, dan layanan sejenis mulai muncul dari vendor yang lainnya. Kompetitor BBM mengusung suatu pembeda yang pada waktu itu belum dilakukan oleh BBM, yaitu aplikasi yang bisa dijalankan di multi platform, di semua operating system. Ekslusivitas BBM yang hanya bisa dijalankan di perangkat BlackBerry tidak dipertahankan lama, karena mereka tidak ingin popularitas BBM semakin hari semakin merosot dan ditinggalkan penggemarnya. Akhirnya BBM pun membuka diri dan bisa dijalankan di operating system yang berbeda. Belakangan fitur BBM bertambah dengan adanya Voice dimana pengguna bisa melakukan panggilan kepada sesama pengguna BBM.

Selama ini saya sangat jarang menggunakan layanan BBM Voice karena sangat jarang berhasilnya saya bisa tersambung dan bisa melakukan panggilan melalui layanan ini. Ketika  melakukan panggilan dan ada tanda tersambung di layar monitor, tetapi sebenarnya lawan bicara saya belum bisa mendengarkan suara saya saat itu juga, seolah-olah ada delay beberapa detik sampai akhirnya saya bisa  mendengarkan suara lawan bicara. Yang paling sering terjadi adalah layanan Voice sudah terputus sebelum benar-benar bisa saling mendengarkan suara masing-masing. Hal yang belakangan ini sedikit mengganggu adalah adanya iklan dan kadang saya menerima undangan pertemanan dari iklan-iklan ini.

WASaya ingat sekitar 4 tahun yang lalu ketika ada seorang teman saya bertanya kenapa saya sangat BBM maniak. Saya ketika itu menjawab kepada teman alasannya karena dengan BBM saya bisa chatting kapan saja dengan siapa saja dan gratis. Kemudian teman saya bilang kenapa tidak menggunakan WhatsApp (WA) yang multi platform? ketika itu saya tidak terlalu menanggapi karena saya sudah puas dengan layanan BBM hehe. Sampai beberapa lama saya belum mencoba WA sampai pada akhirnya suatu hari saya memasang aplikasi ini di smartphone saya dan seketika itu saya langsung jatuh cinta. Ketika memasang  WA tidak diperlukan PIN atau harus membuat userid dulu. Ketika dipasang di smartphone seketika itu juga WA bisa digunakan. Karena sifatnya yang multi platform, saya bisa berinteraksi dan berbincang dengan teman-teman lain yang menggunakan brand smartphone yang berbeda-beda. Karena user-nya berkembang pesat dan makin hari makin bertambah, akhirnya Facebook menaruh ketertarikan pada WhatsApp sebagai salah satu anak usahanya. Facebook akhirnya membeli dan sepenuhnya memiliki WhatsApp.

Di WA tidak mengenal iklan. Jadi kita tidak akan diribetkan dan terganggu dengan wira-wiri iklan yang masuk di dalam WA. Namun begitu WA memungut biaya tahunan dengan memberikan layanan gratis di tahun pertama, setelah itu kita harus membayar biaya tahunan seandainya masih ingin menggunakan nomor HP yang sama. Biaya tahunannya sangat murah tidak sampai Rp 10rb dibandingkan dengan manfaat yang kita dapatkan dari  layanan WA tersebut. Group WA pun jumlah pesertanya bisa lebih banyak dari pada BBM group. Ini lah salah satu keunggulan WA dibandingkan BBM. Dan belakangan WA juga mengeluarkan fitur terbaru yaitu adanya penanda kapan pesan terkirim dan dibaca oleh penerima pesan. Cerita selengkapnya bisa dibaca disini arti tanda centang dobel di WA. Dan juga fitur yang termasuk baru yang ada di layanan WA adalah ketika kita mengirimkan photo, kita bisa memberikan komentar terlebih dahulu pada photo tersebut sebelum photo kita kirimkan ke seseorang atau ke WA group.

Namun begitu menurut saya ada yang masih kurang di dalam WA yaitu tidak adanya fitur Voice dan Videonya. Ketika menggunakan WA hanya bisa chatting tanpa bisa voice dan video call secara gratis. Sering kali ketika chatting kita ingin juga bisa bicara mendengarkan suara bahkan bisa tatap muka dengan lawan bicara kita. Nah ini yang tidak bisa ditemukan di fitur WA. Apakah WA pada nantinya akan mengeluarkan fitur voice dan video call? saya tidak tahu, namun yang pasti vendor mobile messenger yang lain sudah mempunya kedua fitur tersebut tentu saja sebagai tambahan dari fitur utama yaitu mobile messenger.

LineLine termasuk salah satu pendatang baru di dunia mobile messenger. Walaupun sebagai pendatang baru namun fitur-fitur yang dihadirkan terbilang lengkap. Selain messenger, para pengguna Line juga bisa melakukan voice maupun video call. Line menggabungkan dua cara pendaftaran user yaitu bisa dengan menggunakan no HP atau userid. Sama halnya seperti WA, ketika kita install Line dan menggunakan no HP sebagai penanda, maka ketika orang lain yang mempunyai Line terpasang di smartphone mereka dan no HP nya tersimpan di phone book kita, maka secara otomatis kita bisa melakukan kontak Line dengan mereka. Selain itu kita juga bisa membuat userid di Line. Dengan demikian seseorang bisa menambahkan kontak userid tanpa harus mengetahui atau menyimpan terlebih dahulu no HP kita di phone book mereka.

Sama halnya dengan BBM dan WA, Line juga menyediakan group chatting. Sebenarnya fitur yang ditampilkan hampir-hampir mirip. Di Line juga ada penanda kapan pesan yang kita kirimkan dibaca oleh teman kita, yaitu dengan tanda “Read” atau “Baca” tergantung dari setting bahasa yang kita gunakan. Hanya saja kelebihan Line adalah mempunyai fitur voice dan video call sekaligus. Dan satu lagi Line mempunyai versi desktop yang tidak dijumpai di BBM dan WA. Kita bisa install Line di dekstop atau PC dengan fitur yang sama persis dengan Line versi mobile. Line gratis tidak memungut biaya langganan seperti halnya WA. Namun di Line sama seperti di BBM menampilkan iklan baik melalui penjualan stiker ataupun penampilan Rekomendasi Akun Resmi yang kadang tidak hanya akun-akun milik para selebritis yang ditampilkan tetapi juga akun produk komersil.

Dari sisi stabilitas sambungan voice dan video call-nya Line, menurut saya masih kurang begitu mulus. Sering kali ketika saya melakukan sambungan dengan menggunakan voice call, tiba-tiba di tengah pembicaraan sambungan terputus dengan pesan “sambungan tidak stabil” walaupun koneksi internet di tempat saya dan lawan bicara sama-sama full. Atau ketika saya melakukan sambungan video call, kualitas video yang ditampilkan kurang begitu jernih, walaupun kamera depan di smartphone saya dan lawan bicara sudah megapixel bukan VGA. Dan koneksinya kadang-kadang terputus di tengah-tengah pembicaraan sama halnya seperti ketika melakukan voice call. Terlepas dari kekurangan-kekurangan yang ada sekarang ini, Line pantas diacungi jempol karena sudah mampu menghadirkan 3 layanan sekaligus yaitu messenger, voice dan video call dalam aplikasi mobile messenger mereka. Dan saya yakin mereka akan terus melakukan perbaikan-perbaikan kualitas fitur-fitur tersebut.

TelegramSaya kenal dengan Telegram baru beberapa bulan belakangan saja. Pernah suatu ketika salah satu teman saya tanya,”sudah coba Telegram?”. Dan lucunya saya jawab kenapa harus kembali ke masa lalu untuk mengirimkan pesan? bukannya telegram sudah kuno dan tidak pernah dipakai lagi sekarang. Saya ingat menerima telegram dari keluarga saya sekitar tahun 1998, atau 16 tahun yang lalu. Waktu itu saya sedang berada di Duri, Riau dan mendapat kabar melalui telegram kalau ayah saya sedang sakit di Jogja. Belakangan saya baru tahu yang dimaksud teman saya dengan Telegram adalah salah satu layanan mobile messenger. Wuihh banyak banget yah aplikasi mobile messenger sekarang hehe.

Karena penasaran dan ingin mencoba, saya pun memasang Telegram di smartphone saya. Sekilas fitur-fitur Telegram hampir mirip dengan WA, tidak perlu membuat userid, secara otomatis Telegram aktif hanya dengan menggunakan no HP dan secara otomatis pula teman yang no HP-nya tersimpan di phone book kita dan mereka memasang Telegram di HP mereka, otomatis akan menjadi kontak Telegram kita juga. Bahkan kalau saya perhatikan stiker atau emoticon yang ada di Telegram sama persis dengan yang ada di WA. Di Telegram kita juga bisa melakukan group chatting. Apakah orang di balik Telegram dulunya yang mendesain WA? saya kurang tahu, mungkin itu hanya perkiraan saya saja.

Yang membedakan dari WA dan layanan mobile messenger lainnya adalah Telegram gratis sama sekali dan tidak ada iklan, paling tidak sampai saat ini. Bagaiman strategi bisnis mereka ke depannya? bagaimana mereka mendapatkan revenue atau keuntungan? saya kurang tahu juga hehe. Telegram murni hanya mengusung fitur messenger, tidak ada voice dan video call. Di Telegram tidak ada tanda kapan pesan dibaca oleh teman. Tandanya masih seperti WA sebelumnya yaitu tanda centang satu dan tanda centang dobel. Namun begitu kalau saya bandingkan dengan layanan messenger yang lain, pesan yang saya kirimkan melalui Telegram sampainya lebih cepat ke teman dari pada ketika saya mengirimkan pesan ke teman saya ini melalui WA, BBM atau Line.

 SkypeSaya lebih sering menggunakan Skype untuk melakukan video call karena menawarkan kualitas video yang jernih dan suara yang jelas dengan sambungan atau koneksi yang lebih stabil dibandingkan dengan layanan sejenis. Sebelum dibeli oleh Microsoft pun Skype sudah merajai di dunia VOIP (voice over internet protocol). Walaupun Skype dilengkapi dengan fitur untuk mengirimkan pesan atau chatting namun sangat jarang sekali saya menggunakan fitur ini. Mungkin dikarenakan tidak seinteraktif dengan layanan sejenis seperti yang ditawarkan BBM, WA, Line atau Telegram. Untuk bisa menggunakan Skype, kita harus membuat userid.

Panggilan voice dan video melalui Skype gratis ketika kita melakukan panggilan ke sesama Skype user. Ketika kita ingin melakukan penggilan ke no tilpon, maka kita harus membeli kredit (atau pulsa) di Skype dan diberlakukan tarif per menit yang besarannya tergantung dari negara dimana no tilpon yang ingin kita hubungi tersebut terdaftar. Untuk mengetahui lebih detail tarif sambungan tilpon yang dikenakan oleh Skype bisa dilihat disini http://www.skype.com/en/rates/. Kita juga bisa mengirimkan SMS dari Skype ke no HP dengan ketentuan tarif seperti yang disebutkan di URL di atas.

Perbedaan panggilan voice Skype dan Line adalah sebagai berikut: kalau Line hanya bisa digunakan dengan sesama pengguna Line. Untuk saat ini Line voice call tidak bisa digunakan untuk menilpon no HP atau no landline. Sedangkan Skype voice bisa digunakan untuk menilpon ke sesama pengguna Skype dan juga bisa dipakai untuk menilpon no HP dan no landline. Keuntungannya sangat dirasakan ketika kita melakukan panggilan melalui Skype dari luar negeri untuk menghubungi keluarga atau orang-orang tercinta yang berada di tanah air, karena tarifnya akan jauh lebih murah dibandingkan ketika kita menghubungi mereka melalui sambungan tilpon biasa.

End of Story……

Di antara beberapa layanan yang dihadirkan oleh aplikasi-aplikasi yang sudah saya sebutkan di atas, aplikasi mana yang saya gunakan? terus terang saya menggunakan semuanya untuk keperluan menjalankan bisnis saya, karena saya ingin mengantisipasi dan mengakomodasi para pelanggan atau calon tamu yang bisa jadi menggunakan aplikasi mobile messenger yang berbeda-beda. Namun begitu untuk menghubungi orang yang saya cintai biasanya saya lebih sering menggunakan Skype untuk video call, Line untuk voice call dan WhatsApp untuk berkirim pesan. Ketika pesan yang saya kirimkan pending, saya menggunakan Telegram dan BBM untuk mengirimkan pesan berikutnya. Kalau jaringan sudah kembali normal, biasanya saya kembali menggunakn WhatsApp untuk berkirim pesan dengan dia.

Kalau anda, aplikasi mobile messenger mana yang sering anda gunakan?

Posted in Cerita-Cerita | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Arti Tanda Centang Dobel Warna Biru di WhatsApp

WhatsApp baru-baru ini menghadirkan fitur baru dalam layanan messenger mereka, yaitu adanya tanda centang dobel warna biru. Layanan ini hadir di semua platform, baik Android, iOS, Windows Phone, Nokia S40, Nokia S60, Blackberry 10. Layanan ini hanya akan terlihat apabila kita telah mengupdate dengan WhatsApp versi terbaru. Silahkan download melalui download center di perangkat anda masing-masing untuk mendapatkan update WhatsApp versi terbaru.

Apakah arti tanda centang dobel warna biru tersebut? pada versi sebelumnya ketika kita mengirimkan pesan melalui WhatsApp, kita hanya akan melihat dua tanda, centang satu warna abu-abu dan centang dobel warna abu-abu. Centang satu warna abu-abu artinya pesan telah terkirim, sedangkan centang dobel warna abu-abu artinya pesan telah sampai kepada teman chatting kita. Namun pada versi sebelumnya kita tidak tahu apakan teman chatting kita telah membaca pesan yang kita kirimkan tersebut atau belum. Tidak seperti halnya di BBM yang ada tanda D (Delivered: pesan telah sampai) dan R (Read: pesan sudah dibaca).

Nah pada WhatsApp versi terbaru mereka telah menghadirkan penanda ini, yaitu centang dobel warna biru yang artinya pesan telah dibaca oleh lawan chatting kita. Dengan demikian sekarang di WhatsApp ada 3 yang menyertai pesan yang kita kirimkan, centang satu warna abu-abu (artinya pesan terkirim), centang dobel warna abu-abu (artinya pesan telah sampai) dan centang dobel warna biru (artinya pesan telah dibaca). Contohnya seperti di bawah ini:

Screenshot_2014-11-10-03-06-04

Artinya pesan “Iya hati2 ya..” yang terkirim pada jam 2:14 sudah terkirim, diterima dan sudah dibaca oleh teman chatting saya di WhatsApp. Kemudian kalau seandainya kita ingin mengetahui lebih detail kapan pesan tersebut terkirim dan dibaca oleh teman kita, caranya sangat mudah yaitu sorot pesan yang akan kita lihat, kemudian tahan agak lama. Setelah itu akan muncul tanda atau icon i di bagian atas layanan WhatsApp. Klik icon tersebut, maka kita akan mendapatkan info lebih detail mengenai informasi yang kita kirimkan seperti contoh gambar di bawah ini:

Screenshot_2014-11-10-03-22-12

Nah dari layanan “Message Info” saya bisa tahu kalau pesan yang saya kirimkan sudah diterima oleh teman saya pada pukul 2:14 dan dibaca pada jam yang sama yaitu pukul 2:14.

Bagaimana halnya dengan WhatsApp group? di WhatsApp group agak berbeda. Ketika kita posting sebuah pesan di group, kita tidak akan mendapati atau melihat tanda centang dobel warna biru. Tanda yang kita dapatkan hanya centang satu warna abu-abu. Kemudian bagaimana caranya kita tahu kalau pesan yang kita kirimkan sudah diterima dan dibaca oleh siapa saja anggota di group? caranya sama seperti di atas, dengan meng-klik agak lama pesan yang kita kirimkan kemudian klik Message Info, seperti contoh gambar di bawah ini:

IMG-20141110-WA0000Dari Message Info saya menjadi tahu kalau pesan yang saya kirimkan di group WhatsApp sudah dibaca oleh 3 anggota WhatsApp dan sudah diterima oleh beberapa anggota yang lainnya.

Nahh sekarang tidak ada alasan teman anda untuk tidak membaca atau membalas kiriman pesan anda di WhatsApp dan demikian juga sebaliknya, karena sekarang kita bisa mengecek status pesan yang kita kirimkan. Namun tentu saja apakah akan membalas pesan tersebut atau tidak tentunya kembali kepada urgensi kita masing-masing terhadap pesan tersebut.

Semoga tulisan singkat di atas berguna…..

Posted in Tips | Tagged , | 1 Comment