Bagaimana Cara Mengetahui Aktivitas Plagiarisme yang Menjiplak Tulisan di Blog Kita

Suatu ketika saya iseng-iseng googling dan secara tidak sengaja menemukan tulisan-tulisan saya yang pernah saya posting di blog saya ini dijiplak mentah-mentah tanpa ada perubahan sedikit pun, kata per kata, kalimat per kalimat sama persis. Ada juga sebuah blog atau web yang mencomot tulisan saya dari postingan satu dan yang lainnya kemudian dirangkai dan digabungkan menjadi satu postingan di blog tersebut. Sebenarnya saya tidak ada keberatan sama sekali ketika apa yang saya tulis tersebut di-copy, ditulis kembali dan disebarkan melalui media apa saja. Tetapi masalahnya dan saya tentu saja sangat dongkol, ketika orang tersebut tidak menyebutkan sumber asli dari tulisan yang dia jiplak tersebut.

Menyadur tanpa menyebutkan sumber aslinya adalah sebuah kegiatan plagiarisme. Kata plagiarisme diambil dari suku kata bahasa Inggris plagiarism. Menurut kamus Bahasa Inggris Oxford (http://www.oxforddictionaries.com) pengertian plagiarism adalah,”the practice of taking someone else’s work or ideas and passing them off as one’s own”, atau terjemahan bebasnya adalah menjiplak ide orang lain dan menuliskannya kembali seolah-olah tulisan tersebut adalah hasil ide dan pemikirannya. Sedangkan orang yang melakukan aktivitas plagiarisme disebut plagiarist atau plagiator atau penjiplak.

Menurut saya seorang plagiator atau penjiplak kelakuannya sama halnya seperti pencuri. Seorang disebut pencuri ketika orang tersebut mengambil harta benda orang lain tanpa seijin pemiliknya. Menjiplak tulisan tanpa menyebutkan sumber aslinya sama persis dengan kelakuan yang saya sebutkan di atas yaitu mengambil hasil karya atau ide orang lain tanpa seijin penulis aslinya. Ketika seseorang tertarik dengan sebuah barang yang dimiliki orang lain, dan orang tersebut ingin memilikinya tentu saja cara yang paling elegan dan sopan adalah menanyakan kepada pemilik aslinya apakan dia boleh memiliki barang tersebut. Ketika pemilik aslinya membolehkan, tentu saja dengan senang hati akan diberikan. Artinya tidak perlu mencuri untuk memiliki barang tersebut. Sama halnya ketika orang lain tertarik dengan sebuah tulisan dan yang bersangkutan ingin menuliskannya kembali ke blog-nya, tentu saja cara yang santun adalah menuliskan sumber asli dari mana tulisan tersebut dia sadur.

Ketika seseorang mengaku dirinya sebagai blogger, seharusnya sedari awal dia harus memahami etika menjadi seorang blogger. Etika sangat terkait erat dengan pemahaman seseorang tentang prinsip atau nilai-nilai moral ketika dia harus berhubungan dengan orang lain, apa yang pantas dan tidak pantas dilakukan. Blogger adalah seseorang yang mencatat atau menulis opininya baik yang berasal dari ide-ide asli yang datang dari dirinya sendiri maupun digabungkan dengan opini orang lain dan kemudian dituliskan di web atau blog pribadi. Menurut saya salah satu etika yang harus dipegang teguh ketika seorang mengaku sebagai seorang blogger adalah salah satunya menghindari kegiatan plagiarisme, menjiplak ide, opini atau tulisan orang lain tanpa seijin atau tanpa menulis sumber aslinya.

Bagaimana mencegah agar kegiatan plagiarisme ini tidak berkembang? jawabannya tentu saja susah. Analoginya adalah sama seperti ketika kita bertanya bagaimana cara mencegah agar tidak ada pencuri? Seperti yang saya sebutkan di atas, etika terkait dengan pemahaman seseorang tentang prinsip atau nilai moral. Ketika seseorang sudah sangat permisif dengan kegiatan mengambil ide orang lain tanpa menuliskan sumber aslinya, kegiatan plagiarisme akan masih terus ada.

Apakah kita bisa mendeteksi atau mengetahui kalau tulisan-tulisan kita dijiplak oleh seorang plagiator? jawabannya bisa. Sekarang ada banyak alat baik yang gratis maupun berbayar yang bisa membantu kita untuk mendeteksi apakah tulisan-tulisan kita dijiplak oleh orang lain. Ketika anda googling dan memasukkan kata kunci “how to detect plagiarism in blog” akan banyak muncul artikel-artikel yang membahas alat-alat tersebut dan bagaimana menyikapi ketika kita tahu ada blog atau web orang lain yang menjiplak tulisan-tulisan kita tanpa seijin kita sebagai pemilik ide asli dari tulisan yang mereka jiplak tersebut. Di sini saya tidak akan membahas satu per satu alat-alat tersebut. Silahkan anda mencoba sendiri kira-kira alat mana yang cocok anda pakai untuk mendeteksi kegiatan plagiarisme di blog anda masing-masing. Yang akan saya bahas di sini hanya salah satu alat yang tidak berbayar alias gratis yang bisa membantu kita untuk mengetahui apakah ada tulisan kita yang dijiplak orang lain.

Alat yang saya maksud adalah plagium (www.plagium.com). Plagium menawarkan secara gratis kepada blogger sebuah alat untuk mengecek apakah ada tulisan kita yang dijiplak orang lain. Berikut langkah-langkahnya:

  • Pergi ke tautan atau URL address plagium di http://www.plagium.com/. Kita akanplagium1 menemukan window seperti di atas. Di sana kita akan menemukan 3 cara mendeteksi plagiarisme yaitu dengan check Text, check URL dan check File. Silahkan anda mencoba-coba sendiri kira-kira cara mana yang akan paling cocok untuk anda terapkan.
  • Saya akan mencoba dengan cara Check Text. Saya meng-copy beberapa teks yang ada di paragraph salah satu postingan saya di http://tulisan-ringan.com/peluang-usaha/bagian-ketiga-memulai-minimarket-mandiri-menyiapkan-sarana-fisik/, saya ingin mengetahui apakah ada orang yang menjiplak ide-ide yang saya tuliskan di URL tersebut di atas. Saya akan meng-copy salah satu paragraf dan meng-paste kan di window pencarian plagium sebagai berikut,”Setelah anda memiliki bangunan atau ruko yang siap digunakan untuk memulai usaha minimarket anda, langkah berikutnya adalah mempersiapkan perkakas, Furniture, dan rak – rak yang nantinya akan ditempatkan barang – barang atau item yang akan dijual di minimarket anda, Ketika anda menyusun rak – rak ini maka lebih baik anda meminta tolong kepada yang ahlinya”
  • Woolaaaa…dan hasilnya sangat mengejutkan. Ada satu alamat blog yang menjiplak sama persis ide-ide saya tanpa seijin saya dan tanpa menyebutkan sumber asli yaitu blog saya

plagium3

 

  • Mari kita sama-sama analisa  tulisan saya yang dijiplak dengan mengunjungi alamat web tersebut. Menurut Plagium, http://bisnis.ruanghati.com/cara-sukses-mendirikan-minimarket/ menjiplak tulisan saya di salah satu URL yang saya sebutkan di atas. Ketika saya bandingkan memang sama plek, persis, kata per kata dan kalimat per kalimat penulis bisnis.ruanghati.com ini menjiplak ide saya. Setelah saya check lebih lanjut ternyata tulisan yang ada di http://bisnis.ruanghati.com/cara-sukses-mendirikan-minimarket/ di sini benar-benar menjiplak tulisan-tulisan saya di sini http://tulisan-ringan.com/peluang-usaha/tahapan-tahapan-mendirikan-bisnis-minimarket-bukan-waralaba-non-franchise-untuk-pemula/. Comot sana, comot sini dari beberapa tulisan saya kemudian digabungkan menjadi satu tulisan. Si penulis ini boleh saya katakan sebagai plagiator, pencuri ide-ide saya. Dia menuliskan kembali apa yang saya tuliskan tanpa sama sekali dia mencatumkan nama saya, alamat blog saya sebagai sumber asli dari tulisan yang dia pasang di http://bisnis.ruanghati.com/cara-sukses-mendirikan-minimarket/
  • Kemudian saya random check memilih beberapa postingan saya yang lain dan melakukan cara yang sama seperti langkah-langkah tersebut di atas, dan ternyata ada tulisan-tulisan saya yang lainnya pun juga dijiplak oleh blogger-blogger lainnya juga, salah satunya di sini http://www.umrohalhabsyi.com/transit-di-abu-dhabi-international-airport-saat-penerbangan-umroh/ dengan bangganya pemilik web memasang tiga buah photo yang diambil dari blog saya tanpa seijin saya. Dan parahnya photo tersebut diberi watermark alamat web yang bersangkutan seolah-olah photo tersebut milik dia. Coba bandingkan photo yang ada di URL link di atas dengan photo yang ada di postingan asli di tulisan saya disini http://tulisan-ringan.com/cerita-cerita/suasana-transit-di-abu-dhabi-international-airport/. Tulisan saya tersebut saya posting 29 Oktober 2012, sedangkan si pemilih web umroh di atas memposting tulisannya Februari 2014. Kelihatan jelas kan siapa yang plagiat? Dan parahnya lagi web tadi menjual jasa umroh dan haji, tetapi kenapa dia ambil hasil karya orang lain tanpa ijin? sangat ironi. Ini sih sudah benar-benar susah untuk dicegah. Saya sempat memberikan comment kepada penulis yang bersangkutan, bahwa tulisannya menjiplak tulisan saya. Tapi tentu saja saya tidak tahu apakah setelah saya memberi comment dia kemudian meralat dengan mencatumkan nama saya sebagai sumber aslinya, atau malahan justru comment saya sudah dihapus dari blog dia.

Kesimpulannya adalah memang sangat susah untuk mencegah tulisan dan ide kita dicuri dan dijiplak oleh orang lain. Pada akhirnya semua kembali kepada individu masing-masing dalam memahami etika menjadi seorang blogger, apakah dia mau mengakui langsung maupun tidak langsung dan terus-menerus bangga menjadi seorang plagiator atau tidak. Kalau dia bangga tentunya praktek mencuri dan menjiplak ide dan tulisan orang lain akan dia lakukan terus. Namun ketika seseorang sudah memegang teguh etika menjadi seorang blogger, maka dia tidak akan pernah sama sekali melakukan aktivitas plagiarisme.

Mari menjadi seorang blogger yang beretika…

About WiD

Founder&Owner jogja geowisata (www.ygeotour.com) dan geodwipa teknika (www.geodwipa.com). Alumni Teknik Geologi UGM. Hobby: International Travel, Photography, Gourmet Cooking, Entrepreneurship, Blogging.
This entry was posted in Tips and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Bagaimana Cara Mengetahui Aktivitas Plagiarisme yang Menjiplak Tulisan di Blog Kita

  1. Alfian says:

    mas mau nanya ni, kalau kita sertakan sumber tapi linknya tidak hidup itu boleh kagak ya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*