Sebelum saya mengulas judul tersebut di atas, Pertama-tama saya ingin mengemukakan pendapat saya pribadi bahwasannya hidup, mati dan termasuk kapan terjadinya kiamat adalah hal gaib yang hanya Tuhan Maha Penguasa yang tau pasti kapan saat itu akan datang.
Mungkin belakangan ini anda semua pernah membaca artikel, mendengar berita, membaca broadcast message dari sosial media yang mengabarkan adanya ramalan yang menyebutkan bahwa akan terjadi bencana besar yang membawa kehancuran alam semesta hingga pada akhirnya terjadi kiamat pada tanggal 21 Desember 2012 karena terjadinya fenomena kesegarisan sistem tata surya yang menyebabkan benda-benda langit menghantam bumi dan juga akan adanya badai matahari yang mematikan. Benarkah ramalan ini akan menjadi kenyataan? Kita sebagai umat manusia, dikarunia beberapa kelebihan oleh Yang Maha Kuasa untuk belajar memahami rahasia Tuhan baik yang tersirat maupun tersurat di alam semesta. Manusia dengan segala kelebihannya tersebut pada akhirnya bisa melogikakan dan menerjemahkan pemahaman dan pemikirannya akan alam semesta ke dalam bentuk ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan ilmu pengetahuan dan teknologi manusia bisa sedikit menterjemahkan rahasia Ilahi yang ada di alam semesta.
Kembali ke masalah ramalan akan terjadinya kiamat pada tanggal 21 Desember 2012. Bagaimana saya atau anda menyikapi ramalan ini? Kembali ke paragraf yang saya tuliskan sebelumnya. Manusia diberikan kelebihan untuk menciptakan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk membaca rahasia Tuhan. Saya pun akan menyikapi ramalan tersebut di atas dengan melihat fakta-fakta ilmu pengetahuan dan teknologi yang ada. Saya bukan ahli astronomi atau ahli apapun. Yang bisa saya lakukan hanyalah mencari informasi yang membahas tentang kebenaran ramalan tersebut di atas dari sumber terpercaya yang ditulis dan dibahas oleh orang-orang yang memang berkompeten dan ahli di bidangnya. Sumber informasi yang akan saya gunakan adalah dari NASA. Berikut ini terjemahan bebas yang saya cuplik dari ‘Frequently Ask Question’ dari official website NASA yang beralamat di http://www.nasa.gov/topics/earth/features/2012.html#end yang menjawab pertanyaan-pertanyaan yang menanyakan kebenaran dari ramalan kiamat 21 Desember 2012 ini:
Tanya (T): apakah benar ada bahaya yang mengancam bumi pada tahun 2012? Banyak situs di internet yang menyatakan kemungkinan terjadinya kiamat pada akhir tahun 2012 ini.
Jawab(J): Tidak akan terjadi kiamat pada tahun 2012. Sistem tata surya sudah ada dan baik-baik saja selama lebih dari 4 milyar tahun, dan semua ahli di seluruh dunia tahu pasti bahwa tidak ada ancaman apapun dengan bumi pada tahun 2012 ini
T: Dari manakah asal-usul ramalan akan terjadinya kiamat pada akhir 2012?
J: Awal cerita ramalan ini berawal ketika ada orang yang mengkaitkan ramalan bangsa Sumeria (tambahan penulis: Bangsa Sumeria hidup selama peradaban Mesopotamia di abad 4 SM) yang meramalkan planet Nibiru akan menabrak bumi pada bulan Mei 2003. Ketika pada saat itu tidak terjadi apa-apa, kemudian sebagian orang merubah ramalan menjadi Desember 2012 dan dikaitkan dengan berakhirnya salah satu siklus kalender bangsa Maya kuno pada tahun 2012, sehingga diramalkan kiamat akan terjadi pada tanggal 21 Desember 2012
T: Apakah siklus Kalender Maya kuno berakhir pada bulan Desember 2012?
J: Seperti siklus kalender pada umumnya yang tidak akan berhenti setelah tanggal 31 Desember, begitu pun juga, kalender bangsa Maya Kuno pun tidak akan berhenti pada tanggal 21 Desember 2012. Tanggal tersebut hanyalah akhir dari sebuah periode perhitungan panjang penanggalan Maya kuno, namun seperti sistem kalender yang ada sekarang ini yang berganti periode setiap tanggal 1 Januari, begitu pun juga halnya dengan sistem penanggalan Maya, akan dimulai lagi perhitungan tahun yang baru di periode berikutnya.
T: Apakah NASA meramalkan akan adanya gelap total (total blackout) yang menimpa bumi pada tanggal 23-25 Desember?
J: Tidak sama sekali. Baik NASA maupun organisasi keilmuwan lainnya tidak pernah mempridiksi akan terjadinya gelap total yang menimpa bumi. Laporan yang salah ini mengklaim bahwa gelap total disebabkan oleh kesegarisan sistem tata surya dimana semua planet berada dalam satu garis edar. Tidak ada proses kesegarisan garis edar seperti ini yang akan terjadi (lihat pertanyaan selanjutnya). Beberapa versi rumor yang berkembang mencuplik keterangan dari NASA Administrator Charles Bolden. Apa yang disampaikan beliau adalah himbauan umum yang mendorong masyarakat untuk selalu menyiapkan diri dalam kondisi darurat. Tidak ada sama sekali pernyataan tentang masalah gelap total
T: Apakah planet bisa dalam posisi segaris sedemikian hingga membahayakan bumi?
J: Tidak akan ada peristiwa kesegarisan planet yang akan terjadi sampai beberapa dekade ke depan dan kalaupun ada, efeknya terhadap bumi tidak akan terasa. Satu peristiwa kesegarisan planet yang besar terjadi pada tahun 1962, kemudian terjadi kembali pada tahun 1982 dan 2000. Setiap bulan Desember bumi dan matahari berada dalam posisi garis edar yang segaris dengan titik pusatnya kira-kira berada pada Galaksi Milky Way, namun hal ini adalah peristiwa alam tahunan biasa yang tidak membawa pengaruh apapun
T: Apakah benar ada planet coklat yang disebut Nibiru atau planet X atau Eris yang bergerak mendekat dan menabrak bumi?
J: Cerita tentang Nibiru dan planet yang membahayakan bumi adalah hoax. Tidak ada bukti ilmiah yang mendukung mengenai cerita tersebut. Apabila cerita tentang Nibiru atau planet X yang bergerak mengarah dan akan menabrak bumi adalah memang benar adanya, maka para ahli astronomi sudah bisa mendeteksinya jauh-jauh hari sebelumnya paling tidak satu dekade sebelumnya sudah bisa dideteksi, dan sekarang seharusnya planet tersebut sudah bisa dilihat dengan mata telanjang. Planet Eris benar memang ada, tetapi ukurannya sangat kecil mirip dengan Pluto dan akan tetap berada di luar sistem tata surya kita; dan jaraknya ke bumi kurang lebih 4 milyar miles.
T: Apakah yang dimaksud dengan teori pergeseran kutub? Apakah benar bahwa kerak bumi berotasi 180 derajat mengelilingi inti bumi dalam hitungan hari atau jam?
J: Bumi tidak mungkin berotasi dengan arah berlawanan. Ada pergerakan benua yang sangat lambat (misalnya Antartika sudah berada dekat dengan Ekuator sejak ratusan milyar tahun yang lalu), namun hal ini tidak relevan dengan klaim yang mengkaitkan dengan rotasi kutub yang arahnya berlawanan. Beberapa situs menjerumuskan pembacanya dengan mengklaim bahwa adanya hubungan antara rotasi magnet bumi yang berlawanan, yang berubah-ubah secara tidak teratur, dengan pembalikan magnetik yang rata-rata terjadi setiap 400 ribu tahun. Sepanjang yang kami pahami, peristiwa pembalikan magnetik tidak akan memberikan pengaruh yang membahayakan terhadap kehidupan di bumi. Para ilmuwan percaya bahwa peristiwa pembalikan magnetic akan sangat kecil kemungkinan terjadi dalam beberapa millennium ke depan.
T: Apakah di tahun 2012 ada ancaman meteor yang bakal menghantam bumi?
J: Bumi selalu menjadi subjek kemungkinan ditabrak komet atau asteroid, walaupun tabrakan besar sangat jarang terjadi. Tabrakan yang sangat besar menghantam bumi terakhir terjadi 65 juta tahun yang lalu yang menyebabkan punahnya dinosaurus. Saat ini para ahli astronomi NASA melakukan tugas pengamatan yang disebut “the Spaceguard Survey” yang tugasnya mendeteksi dan menemukan benda-benda langit yang mempunyai potensi untuk bertabrakan dengan bumi. Kami sudah mengamati bahwa tidak ada ancaman asteroid yang besarnya seperti asteroid yang menabrak bumi 65 juta tahun yang lalu yang menyebabkan punahnya dinosaurus. Semua hasil pengamatan yang kami lakukan, kami unggah dan perbarui setiap hari di http://neo.jpl.nasa.gov/ . Dan dari hasil pengamatan kami ini, anda akan tahu bahwa memang tidak ada benda-benda langit yang diprediksikan akan menabrak bumi pada tahun 2012 ini
T: Bagaimana tanggapan ilmuwan NASA dalam menyikapi klaim tentang prediksi dunia akan kiamat pada tahun 2012 ini?
J: Semua klaim yang menyatakan akan terjadi bencana besar di tahun 2012 tidak didasarkan pada bukti ilmiah dan bukti-bukti kuat.
T: Apakah ada ancaman badai matahari diprediksikan terjadi pada tahun 2012?
J: Matahari mempunyai siklus yang teratur dengan puncak siklus terjadi setiap 11 tahun sekali. Menjelang saat aktivitas puncak matahari ini terjadi, jilatan api matahari bisa menyebabkan gangguan pada satelit komunikasi, walaupun para insinyur sudah belajar banyak bagaimana caranya merekayasa produk elektronik yang tahan terhadap badai matahari. Tapi perlu ditekankan disini, tidak adanya gangguan spesifik yang berkaitan dengan badai matahari pada tahun 2012. Peristiwa badai matahari maksimal akan terjadi dalam periode waktu 2012-2014 dan diramalkan merupakan peristiwa siklus matahari biasa, tidak ada bedanya dengan siklus-siklus yang terjadi sebelumnya.
Kesimpulan dari informasi yang saya baca dari FAQ official website NASA diatas menyatakan bahwa tidak ada bukti-bukti ilmiah yang kuat yang mendukung ramalan akan terjadinya kiamat pada tanggal 21 Desember 2012. Dengan demikian berita ramalan itu bisa dipastikan hoax alias berita bohong yang tidak perlu dipercaya. Akan selalu lebih bijaksana apabila pada saat kita menerima sebuah informasi, kita juga mengecek kebenaran dan kevalidan informasi tersebut melalui sumber-sumber berita yang bisa dipercaya.