Memanfaatkan Layanan “Flash Drive” Virtual dengan Microsoft SkyDrive

Sering kali kita harus mengirimkan sebuah laporan, proposal, dokumen, gambar, photo dan lain-lainnya kepada teman, kerabat, relasi business, bos atau siapapun. Seandainya kita sering bertemu setiap hari dan atau tidak ada kendala untuk bertemu dengan mereka secara langsung maka akan dengan sangat gampang kita bisa memberikan file-file di atas kepada yang bersangkutan. Atau misalnya ukuran file-file tadi memungkinkan untuk dikirimkan melalui email atau messenger, maka dengan sangat mudah kita tinggal memilih file yang mana yang akan kita kirimkan lewat email atau messenger kepada mereka.

Sekarang yang menjadi pertanyaan adalah, bagaimana kalau misalnya ukuran file yang akan kita kirimkan tadi besar sedemikian sehingga file tersebut tidak memungkinkan untuk dikirimkan lewat email atau messenger? Kemudian orang yang akan menerima atau meminta file tadi berada di kota atau negara yang berbeda dengan kita? Kapasitas penyimpanan email sekarang ini sudah sedemikian berkembangnya. Sekarang banyak email gratisan yang memberikan kapasitas Inbox lebih dari 5Gb kepada penggunanya. Namun tidak demikian dengan kapasitas atau kemampuan yang diberikan kepada pengguna untuk bisa mengirimkan file melalui email dalam satu kali pengiriman. Beberapa layanan email membatasi ukuran maksimal 5GB file yang bisa dikirimkan atau malah lebih kecil dari itu. File yang ukurannya di atas 5GB tidak bisa dikirimkan melalui email. Terus bagaimanakah solusinya?

Ada beberapa layanan drop file seperti RapidShare, MegaUpload, dan sejenisnya. Tetapi belakangan ini berkembang kasus yang lagi hangat-hangatnya, beberapa layanan drop file seperti di atas sedang disorot oleh pihak FBI, bahkan layanan MegaUpload ditutup dan pemiliknya diajukan ke pengadilan karena terkait dengan masalah pelanggaran Intellectual Property hak cipta orang lain. Semisal tidak ada isu diatas, untuk menggunakan layanan tersebut tidaklah gratis, kita harus membayar uang langganan.

Microsoft pada pertengahan atau akhir 2009 kemaren meluncurkan layanan yang mereka kenalkan dengan nama SkyDrive, yaitu layanan penyimpanan data online dengan kapasitas 25GB dan terlindung kata sandi bagi penggunanya. Layanan ini gratis dan tersedia dengan mudah di Windows Live. SkyDrive memberikan kemudahan pengaturan data dan informasi digital pada saat data tersebut akan dipindahkan, dibagi, atau dikirimkan kepada relasi, teman, keluarga atau siapapun, tanpa harus menyimpan file ke dalam physical flash disk, external hard disk, atau dikirimkan melalui email. Dengan SkyDrive, anda hanya butuh mengunggah file yang diinginkan ke folder pribadi anda – menghapus keharusan membawa pulang laptop anda atau resiko melebihi batas kapasitas inbox (kotak masuk) anda dan akhirnya tidak menerima attachment (lampiran).

Keamanan juga selalu menjadi perhatian utama menyangkut data yang kita simpan dengan menyediakan pilihan untuk mengamankan setiap folder didalamnya dengan masing-masing kata sandi. Kita juga dapat menciptakan folder yang bisa kita atur apakah folder ini dapat dilihat untuk umum maupun untuk dibagi dengan orang-orang tertentu atau hanya bisa diakses oleh kita sendiri.

Berikut cara mengakses SkyDrive:

  1. Masuk ke https://skydrive.live.com dengan akun dan kata sandi kita
  2. Akun SkyDrive terintegrasi dengan akun Windows Live lainnya. Kalau kita sudah mempunyai akun hotmail misalnya, maka kita bisa login ke SkyDrive dengan akun hotmail kita
  3. Kalau misalnya belum mempunyai akun Windows Live, kita bisa sign-up gratis
  4. Setelah anda login, akan ditampilkan windows seperti di bawah ini (klik image untuk memperbesar). Anda bisa mengatur-ngatur privasi folder, file, membuat folder baru, share file dan lain-lain dengan menu-menu yang ada disini

Sekarang bagaimana caranya agar kita bisa memanfaatkan file sharing yang ada di SkyDrive untuk memperlancar urusan, pekerjaan, atau bisnis kita? Menurut saya ada beberapa cara:

  1. Masing-masing anggota ( mungkin terdiri dari teman kantor, atau relasi bisnis atau anggota keluarga) membuat akun dan kata sandi sendiri-sendiri di SkyDrive. File-file hanya di-share dalam lingkup terbatas kepada mereka saja.
  2. Membuat satu akun dan kata sandi SkyDrive yang bisa diakses oleh beberapa orang. Dengan demikian andaikata ada file yang ukurannya besar, file ini bisa diunggah ke dalam SkyDrive, dan bisa diakses oleh orang lain yang mungkin berada di kota atau negara lain dengan menggunakan akun dan kata sandi yang sama.
  3. Cara mana yang anda pilih tergantung tingkat kepercayaan anda kepada orang yang akan anda ajak untuk berbagi file. Kalau dengan keluarga sendiri, mungkin tidak ada masalah dengan memilih opsi kedua 🙂

Selamat mencoba…

About WiD

Founder&Owner jogja geowisata (www.ygeotour.com) dan geodwipa teknika (www.geodwipa.com). Alumni Teknik Geologi UGM. Hobby: International Travel, Photography, Gourmet Cooking, Entrepreneurship, Blogging.
This entry was posted in Tips and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*