Saya beberapa kali sering menerima SMS yang mengaku-aku dari MKIOS yang bunyinya seperti ini di bawah ini, dan tentunya SMS-SMS lain yang bunyi dan isinya hampir-hampir mirip:
“M-KIOS Hasil pengundian berkat isiulang pulsa.Anda men-dpt HONDA JAZZ RS No.Pin SKL9F78TU U/info hub: 082324234445 Atau klik: www.infolayananpt-mkios.webs.com“
atau seperti gambar di bawah ini
Saya yakin tidak hanya saya yang pernah menerima SMS penipuan seperti ini. Mungkin hampir semua pelanggan pemegang kartu SIM salah satu operator di tanah air ini, pernah menerima SMS-SMS penipuan seperti ini. Dan ketika anda mencoba menghubungi nomor yang digunakan untuk mengirimkan SMS-SMS tersebut, sangat bisa dipastikan nomor tidak akan bisa dihubungi karena modus operandinya adalah pelaku menggunakan nomor prabayar yang berbeda-beda setiap kali mengirimkan SMS ke sekian banyak nomor secara acak kemudian nomor tersebut segera dibuang dan mereka akan menggunakan nomor yang berbeda untuk mengirimkan SMS yang sama begitu seterusnya sampai mereka mendapatkan mangsa. Saya tidak tahu seberapa jauh peran operator dalam hal ini untuk menanggulangi dan mencegah penipuan dengan memanfaatkan layanannya. Dan saya pun
tidak akan membahas disini.
Ketika saya googling pun ternyata banyak juga para blogger yang membahas aksi penipuan yang berkedok undian berhadiah dengan mengirimkan SMS ke nomor-nomor HP orang lain. Semakin banyak blogger menuliskan dan membahas kedok penipuan dengan modus seperti ini akan semakin baik karena dengan demikian akan semakin banyak informasi yang tersebar sehingga bisa membantu mencegah jatuhnya korban penipuan.
Sangat jelas isi SMS di atas adalah penipuan. Kenapa bisa begitu, berikut beberapa alasan yang sangat gamblang secara kasat mata pun saya bisa melihatnya:
- Program undian berhadiah akan selalu diinformasikan secara resmi di media cetak , online maupun elektronik oleh penyelenggara program undian berhadiah yang dilakukan oleh perusahaan besar. MKIOS adalah salah satu anak usaha Telkomsel. Sebagai perusahaan besar, sangat-sangat tidak mungkin Telkomsel membuat program undian berhadiah tanpa didahului adanya informasi atau iklan tentang program undian berhadiah tersebut di media cetak, online maupun elektronik. Selama ini saya belum pernah sama sekali mendengar, membaca atau melihat Telkomsel mengiklankan program undian berhadiah mobil dan lainnya dari MKIOS ini di media manapun. Kalau tiba-tiba dan sekonyong-konyong bak ada petir di musim kemarau saya menerima SMS berkali-kali bahwa saya pemenang undian berhadiah dari MKIOS jelas tentu saja SMS ini adalah SMS bohong alias penipuan. Dan lucunya SMS-SMS yang saya terima hadiahnya berbeda-beda dari hari ke hari. Misalnya hari ini terima SMS yang mengatakan nomer saya pemenang Honda Jazz, lain hari saya menerima SMS sebagai pemenang hadiah yang lain. Dan yang pasti mereka selalu menyebutkan “PIN” yang terkait dengan hadiah tertentu mungkin biar kelihatan mentereng dan gagah. Nah biasanya di akhir SMS mereka menyebutkan alamat website dan PIN tadi terkait dengan hadiah yang mana bisa dicek di website yang diberikan oleh si penipu ini. Jadi kesimpulannya jangan hiraukan SMS-SMS seperti ini dan langsung hapus dari handphone anda.
- Pemenang promo undian berhadiah dari sebuah perusahaan besar biasanya akan selalu diumumkan di media cetak berkaliber nasional seperti diterbitkan di Kompas dan tentu saja akan diumumkan juga di official website mereka. Tidak akan pernah sama sekali pemenang dihubungi dan diberitahu lewat SMS. Selalu cross check dengan sumber informasi yang jelas, misalnya dengan mengunjungi official website mereka dan bila perlu tilpon ke nomer tilpon customer service mereka.
- Official website Telkomsel beralamat di www.telkomsel.com dan official website layanan MKIOS beralamat di http://mkios.telkomsel.com. Alamat website selain kedua alamat tersebut adalah palsu, bukan alamat official website Telkomsel. Check alamat official website mereka melalui mesin pencari seperti Google dan lainnya. Kalau kita lihat isi dari SMS tersebut di atas mereka menyebutkan alamat website dengan menggunakan domain gratisan “webs.com“. Mana mungkin perusahaan besar menggunakan domain gratisan? Terus terang saya tidak meng-klik URL yang disebutkan di SMS tersebut karena sudah tahu sedari awal kalau website tadi palsu. Mungkin mereka menuliskan informasi macam-macam di website tersebut, mengklaim dan untuk meyakinkan calon korban seolah-olah informasi yang diberikan benar untuk mendukung isi dari SMS tadi. Contoh domain gratisan yang lainnya adalah “blogspot“, “wordpress“, “.tk” dan masih banyak lagi. Jadi seandainya anda menerima SMS bla bla yang mengatasnamakan suatu produk atau perusahaan dan menginformasikan anda mendapat hadiah dan disuruh melihat lebih detail ke alamat web dengan domain gratisan seperti contoh yang saya sebutkan di atas, apalagi web abal-abal tersebut memasang photo atau mencatut nama tokoh-tokoh terkenal seperti Gubernur DKI, Humas Polda Metro Jaya dan lain sebagainya maka jangan ragu-ragu segera hapus SMS tadi dan jangan hiraukan.
- Telkomsel pernah menghimbau kepada para pelanggannya untuk berhati-hati dengan modus penipuan melalui SMS. Himbauan Telkomsel tersebut salah satunya bisa dilihat disini: http://www.telkomsel.com/about/news/602-telkomsel-dan-polda-metro-jaya-bongkar-penipuan-undian-sms-berhadiah.html
- Berita di salah satu portal online tentang tertangkapnya jaringan penipu lewat SMS bisa dibaca disini: http://news.detik.com/berita/3063672/sekali-lagi-jangan-mudah-percaya-dengan-modus-sms-mama-minta-pulsa
- SMS dari MKIOS yang asli yang berasal dari Telkomsel bunyinya tidak akan jauh-jauh
seperti yang terlihat dalam gambar di samping. Isinya hanya berupa pemberitahuan bahwa nomor kita telah diisi dengan pulsa sesuai dengan nomor voucher pembelian. Kemudian pengirimnya yang tertera di layah HP kita akan tertulis “MKIOS” bukan berupa nomor HP. Seandainya anda menerima SMS yang dikirim dari nomor HP dan mengaku-aku dari MKIOS (biasanya mereka menulisnya dengan M-KIOS) kemudian isinya bukan seperti gambar di samping melainkan isinya seolah-olah pemberitahuan bahwa anda sebagai pemenang dari sebuah undian berhadiah, sangat bisa dipastikan SMS tersebut adalah palsu, tidak perlu ditanggapi dan berita dari isi SMS tersebut adalah bohong. - Nahhhh muncul ide iseng saya untuk mencoba menilpon no HP yang disebut di dalam SMS. Anehnya nomer HP untuk mengirim SMS dengan no HP yang disebut di dalam SMS berbeda. Ketika saya tilpon nomer tersebut, sengaja saya rekam. Di dalam percakapan tersebut saya berlagak seolah-olah jadi orang lugu hehehe. Rekaman percakapan saya dengan suara orang di seberang sana yang mengaku-aku bernama dokterandus bambang sucipto saya unggah di YouTube (durasi 4 menit 18 detik), dengan harapan saya bisa ikut serta memberikan informasi kepada orang lain dan semakin banyak orang yang tahu agar supaya berhati-hati dengan modus penipuan seperti ini.
- Si pelaku ini sepertinya tidak pernah mengenyam pendidikan tinggi. Dari caranya dia bicara saya jadi teringat gaya bahasa dan logat-logat yang digunakan para tukang obat atau tukang jamu hehe. Kemudian dia dengan pede-nya memperkenalkan diri dengan menyebutkan gelar dokterandus hehahaha. Sepertinya dia tidak tahu kalau gelar dokterandus itu warisan pendidikan jaman baheula, orang-orang tua saja yang menyandang gelar tersebut, bahkan mungkin sekarang sudah sangat jarang sekali orang yang tersisa dari warisan pendidikan masa lampau yang menyandang gelar dokterandus, karena memang sudah lekang dimakan waktu. Gelar-gelar sarjana di dunia pendidikan Indonesia sudah berubah sejak adanya Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia Nomer 036/U/1993 waktu itu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan masih dijabat oleh Fuad Hasan (sumber Wikipedia klik untuk mengetahui detail keputusan menteri tersebut). Dengan demikian sarjana-sarjana yang lulus dari pendidikan tinggi setelah keputusan menteri tersebut dikeluarkan tidak akan ada yang bergelar dokterandus (Drs), dan itu sudah berlangsung sejak 21 tahun yang lalu. Dari suaranya saya yakin si pelaku ini masih belum berumur 50tahun ke atas. Artinya sangat kelihatan sekali ketidaktahuan si pelaku mengenai dunia pendidikan tinggi dan membuat blunder dengan mengaku-aku bergelar dokterandus wkwkakahihihahah
- Salah satu contoh bahwa kebanyakaan para pelaku dengan modus penipuan SMS tidak berpendidikan tinggi bisa dilihat dari berita tertangkap dan dihukumnya pelaku penipuan SMS yang mengaku-aku dari Telkomsel dengan hadiah 75jt. Ternyata rata-rata pelaku sehari-hari bekerja sebagai buruh pabrik dan tani. Cocok dengan analisa saya di poin no 7 dan gaya bahasa dan suara si pelaku yang saya rekam di poin no 10. Berikut link tautan yang saya kutip dari berita online detik.com Akhir Cerita Pelaku SMS Penipuan ‘Anda Pemenang Telkomsel Rp 75 Juta’
- Apakah pelaku yang diberitakan di detik.com dalam tautan di atas sama dengan pelaku yang mengaku-aku dari M-KIOS ini? mungkin beda atau mungkin masih dalam lingkaran kelompoknya, namun yang jelas modus operandinya mirip. Intinya begini, SMS-SMS yang mengaku-aku memberikan hadiah, baik yang mengaku-aku seolah-olah dikirimkan dari Telkomsel, M-KIOS, Indofood atau perusahaan-perusahaan lainnya, sangat bisa dipastikan PALSU dan MENIPU. Jadi jangan pernah ditanggapi.
- Silahkan kunjungi URL YouTube di bawah ini untuk mendengarkan lebih lanjut percakapan saya yang berlagak lugu dengan dokterandus bambang sucipto pelaku dari emkiyos:
http://www.youtube.com/watch?
Berdasarkan beberapa poin telaahan saya tersebut di atas jelas sekali kelihatan kalau informasi yang terkandung di dalam SMS-SMS seperti tersebut di atas adalah palsu dan mengandung unsur penipuan. Sebarkan informasi ini, semoga kita bisa selalu berhati-hati dan tetap waspada supaya terhindar dari aksi-aksi penipuan dari orang-orang jahat dan tidak bertanggung jawab. Salam waspada….
17 Responses to Menelaah Aksi SMS Tipu-Tipu Yang Mengaku-aku dari M-KIOS