Overseas assignment, go international, atau pergi merantau keluar negeri merupakan sebuah peluang yang sangat diimpikan oleh sebagian besar dari kita. Banyak manfaat yang bisa didapatkan dari overseas assignment ini. Dengan tidak mengurangi rasa hormat kepada saudara-saudara sebangsa dan setanah air yang sedang merantau di luar negeri, yang akan saya bahas secara ringan disini adalah hanyalah sebatas pada manfaat dan keuntungan overseas assignment bagi tenaga terampil anak-anak bangsa yang ternyata tidak kalah terampil dengan bangsa lain.
Menurut saya overseas assignment tidak selalu harus berhubungan dengan sebuah pekerjaan (job), tetapi bisa juga berkaitan dengan belajar misalnya sekolah atau kuliah di luar negeri, atau kegiatan pertukaran kebudayaan yang mengharuskan kita tinggal untuk sekian lama di sebuah negara dan bergaul dengan beberapa orang dengan latar belakang kebudayaan yang berbeda. Kesempatan untuk bisa overseas assigment ini bisa didapatkan melalui berbagai cara tergantung sifat dari tugas atau tujuan dari overseas assignment itu sendiri.
Untuk overseas assignment berkaitan dengan pekerjaan (job), kesempatan itu bisa kita peroleh baik atas inisiatif kita sendiri, misalnya dengan berani dan percaya diri untuk melamar pekerjaan di luar negeri atau karena kita ditempatkan/ditransfer oleh kantor kita dan ditugaskan di kantor yang sama yang ada di negara lain. Untuk saya sendiri, kebetulan kesempatan overseas assigment yang saya peroleh ini karena ditempatkan oleh kantor saya dan dipindah ke beberapa negara yang berbeda.
Dengan tidak bermaksud untuk menyombongkan diri kepada siapapun, manfaat yang saya rasakan dari overseas assignment ini bagi saya sendiri adalah saya sekarang mempunyai lebih banyak kesempatan untuk selalu dan terus belajar terbiasa open minded, berpikir terbuka, mencoba melihat sesuatu dari kacamata permasalahan yang lebih besar baru kemudian mengerucut pada hal yang spesifik, lebih berani untuk mengungkapkan pendapat dengan didasari pada fakta dan data yang valid, tidak asal hantam kromo atau istilah lainnya dalam bahasa Jawa tidak asal waton suloyo dalam mengungkapkan dan mempertahankan pendapat tadi, lebih terbiasa berdiskusi dan menghargai serta menghormati pandangan orang lain yang berlatar belakang budaya, agama, bahasa, negara yang berbeda-beda, lebih terbiasa untuk mengolah suatu informasi yang saya terima dengan selalu meng-cross check-an pada sumber-sumber yang lebih valid dan kompeten, dan tentu saja harapan saya yang paling besar ke depannya semoga nanti saya semakin bisa menjadi manusia yang lebih humanis lagi yang selalu bisa menghargai dan menghormati orang lain dengan selalu menjujung tinggi nilai-nilai universal kemanusiaan. Singkat kata, saya lebih bisa menjadi seseorang yang tidak seperti kata pepatah “katak di dalam tempurung”.
Saya lebih suka untuk ditempatkan di suatu negara dengan jangka waktu yang tidak terlalu lama, kemudian dipindah ke negara lain yang berbeda. Dengan begitu saya akan lebih banyak mempunyai kesempatan untuk belajar banyak hal lagi tentang kehidupan dari tempat dan orang yang mempunyai latar belakang budaya dan bangsa yang berbeda-beda. Sampai sekarang ini saya sudah ditugaskan ke beberapa negara yang berbeda. Kalau untuk sekedar training, sudah banyak negara yang pernah saya kunjungi. Dan tentu saja semua ini memperkaya pengalaman dan khasanah kehidupan saya. Tentu saja tidak selamanya saya akan berada di luar negeri, suatu saat nanti pasti saya akan kembali. Seperti kata pepatah sejauh-jauh bangau terbang pasti akan kembali ke sarangnya juga. Kapan kah masa itu? semua orang mempunyai pertimbangan tersendiri berdasarkan ukuran masing-masing kapan saat tepat untuk kembali.
Kalau kita mempunyai kesempatan untuk merantau keluar negeri, dengan menjual dan membawa keahlian dan ketrampilan yang kita miliki, tunjukkan kalau kita mampu melakukannya. Begitu ada kesempatan overseas assignment di depan kita, langsung putuskan dan berangkat, niscaya banyak pelajaran dan pengalaman yang bisa kita petik dari sana yang banyak memberikan manfaat kepada diri kita sendiri dan tentu saja bagi keluarga kita.
Selamat ber-overseas assignment 🙂