Selamat Ber-weekend Ria

Weekend atau hari libur atau hari-hari dimana tidak banyak aktivitas dan rutinitas keseharian, adalah hal yang banyak ditunggu-tunggu terutama oleh kaum pekerja yang memang kesehariannya disibukkan oleh rutinitas pekerjaan sehari-hari sedemikian sehingga serasa tidak ada waktu untuk beristirahat atau rileksasi. Weekend-time begitu orang menyebutnya, menjadi hari-hari untuk melepaskan kepenatan dari aktivitas dan rutinitas keseharian di waktu kerja.

Menjelang weekend dan pada saat weekend begitu dapat kita rasakan suasananya. Jalanan kota, tempat hiburan, mall, restoran pun seolah berbenah dan bersiap diri menyambut datangnya weekend-time ini. Berbagai acara, program, dan hiburan disiapkan oleh penggiat bisnis hiburan dan kuliner untuk menyambut kaum pekerja untuk menghabiskan waktu di weekend-time mereka.

Terlepas dari pendapat dan pandangan yang berbeda-beda bagaimana cara menghabiskan waktu libur di saat weekend-time ini apakah diisi dengan kegiatan produktif ataupun tidak, semua mempunyai pijakan sendiri-sendiri dalam memandangnya. Produktif atau tidaknya sangat tergantung kepada masing-masing individu dalam berpendapat kegiatan produktif itu seperti apa dalam benak dan kerangka cara berpikir mereka. Orang bisa mengklaim dirinya menghabiskan waktu libur disaat weekend diisi dengan kegiatan produktif, tetapi tentu saja dia tidak boleh mengklaim orang lain tidak produktif dan membuang waktu sia-sia selama mengisi waktu di saat weekend-time. Sekali lagi masing-masing berhak untuk memilih dan berpendapat bagaimana cara mereka mengisi weekend-time mereka.

Bagaimana dengan saya sendiri mengisi weekend time minggu ini? Saat ini kebetulan saya berada di negara orang dan kebetulan lagi working visa masih dalam proses dan tentu saja akibatnya belum mendapatkan residence dari negara ybs. Saya mengisi weekend time minggu ini (dan tentu saja tidak sama dari weekend satu ke weekend berikutnya) dengan berbagai kegiatan spt daftar dibawah ini:

1. Jalan-jalan ke mall. Disini ada 2 Mall lumayan besar dan luas. Jalan-jalan di mall bisa mengurangi rasa penat dan memberi suasana lain dari keseharian kerja di kantor. Selain itu bisa sambil olahraga jalan santai, dari satu ujung ke ujung lain sudut-sudut mall saya tapaki. Sambil melihat suasana saya bisa sambil berolahraga
2. Pada saat di mall, saya sambil melihat juga mengecek counter-counter mana yang sedang ada sale, saya catat harga dan item yang sedang sale tersebut. Saya lakukan survey ke beberapa counter. Saya potret dengan BB item-item yang kira-kira menarik untuk dicross-check dengan barang yang sama di tanah air dari sisi harganya. Kalau barangnya bagus dan kira-kira nanti memberikan profit, di kesempatan berikutnya saya akan membeli barang-barang tadi dan dibawa pulang ke tanah air
3. Browsing dan download beberapa seri wayang kulit. Saya tidak tahu kenapa saya suka mendengarkan siaran wayang kulit. Hobi saya ini sudah ada sejak saya duduk di bangku SD dan sampai sekarang saya masih sangat menikmati ketika mendengarkan sang dalang menuturkan jalan ceritanya. Kebetulan alm Ki Hadi Sugito adalah dalang wayang kulit kesukaan saya
4. Browsing dan donwload lagu-lagu. Tadi malam saya download beberapa lagu punyaan kid rocks (only god knows why), coldplay (yellow, fix you), muse (unintended), alanis morissete (thank you), bon jovi (jersey girl), brian adams (hv you ever really loved a woman), mltr (you took my heart away). Saya bisa melakukan pekerjaan yang lainnya seperti menulis beberapa tulisan ringan ini sambil mendengarkan lagu-lagu tadi
5. Chatting, webcam-an, skype-an dengan orang-orang tercinta 🙂
6. Ngeposting email di milist ini sambil meliat hiruk-pikuk email yang masuk di milist dan tentu saja sambil membaca banyak tulisan menarik di dalamnya sambil nonton TV dari channel berita sampai film
7. Masak di dapur. Salah satu hobi saya adalah mencoba beberapa resep dengan browsing di internet kemudian dicobain. Kadang hasilnya sesuai dengan yang diharapkan, banyak juga yang gagal hehe..
8. Tentu saja kegiatan rohani yang sebaiknya tidak usah saya sebutkan disini, supaya saya tidak riya, dan tetep iklas menjalankan ritual kerohanian saya 🙂

Bagaimana dengan anda? sudahkah mempunyai rencana kegiatan apa yang akan anda lakukan untuk mengisi liburan weekend kali ini? Selamat liburan weekend semoga memberikan kesan….

Posted in Cerita-Cerita | Leave a comment

Selamat Berhari 11-11-11

Satu-dua hari terakhir ini saya dihadapkan pada sederatan angka yang disebut-sebut menarik oleh banyak media online pada saat saya berkunjung ke situs mereka. Iya benar angka itu adalah 11-11-11. Betul, tidak bisa dipungkiri, sebuah kombinasi angka yg menarik, unik, dan mudah diingat. Banyak orang yang berlomba-lomba untuk mengabadikan deretan 6 angka tersebut terpatri dalam perjalanan hidup mereka, selamanya. Banyak pasangan yang ingin menikah di tanggal tersebut, pun begitu banyak calon Ibu yang ingin melahirkan pada tanggal tersebut. Bila perlu dan bisa dilakukan mereka malah ingin menambah “kehebohan” lagi. Kalau bisa dan memungkinkan malahan mereka  menginginkan menambah dengan tambahan deretan 6 digit lagi pada suatu peristiwa yang akan mereka lakukan atau alami yaitu pada jam 11, menit ke-11, dan detik ke-11. Dengan demikian mereka akan mempunya tidak hanya 6 deretan angka unik melainkan 12 digit nomer menarik 11-11-11-11-11-11, artinya suatu peristiwa tadi terjadi pada tanggal 11 bulan ke-11, tahun 2011, jam 11, menit ke-11, dan detik ke-11 yang akan terus terekam dalam sejarah perjalanan hidup mereka. Dan pola-pola seperti diatas akan terus berlanjut dalam perjalanan sejarah hidup manusia 🙂

Saya tidak tahu persis sejak kapan dalam sejarah perjalanan manusia, mereka tertarik dengan permainan atau deretan angka-angka ini. Namun tidak bisa dipungkiri sejarah sudah mencatat bahwa umat manusia mengelompokkan beberapa angka menurut keyakinan mereka, ada angka-angka tertentu yang mereka anggap membawa hoki, ada juga angka-angka tertentu yang mereka anggap membawa sial. Saya pernah menjumpai sebuah lift yang tidak mencantumkan angka 3 atau 13 di salah satu gedung perkantoran di bilangan Kuningan, Jakarta. Bahkan angka 13 adalah angka yang dianggap wajib dijauhi oleh sebagian besar orang. Hampir bisa dipastikan tidak ada maskapai penerbangan yang menaruh angka 13 di deretan tempat duduknya. Bagaimana asal mulanya? saya juga tidak tahu.

Beberapa kelompok orang menganggap deretan angka 8 adalah angka yang membawa keberuntungan. Bahkan saya ingat beberapa tahun lalu banyak surat kabar nasional yang mengiklankan nomer HP cantik yang harganya jauh diluar akal sehat saya, bisa ditawarkan dengan harga beratus juta bahkan bermilyar asalkan nomer HP itu mengandung angka 8 dengan deretan pola tertentu? Beberapa saat lalu pada saat saya masih ditugaskan di Doha dan onsite di salah satu perusahaan oil&gas disana, hampir setiap hari saya melihat ada orang yang mengiklankan plat nomer mobil ataupun no HP melalui media email kantor tersebut. Biasanya yang mengiklankan adalah penduduk pribumi dan kebanyakan yang membeli adalah penduduk pribumi juga. Dan harganya?? kembali diluar jangkauan akal sehat saya. Bahkan ada plat nomer yang harganya jauhh lebih mahal dari harga sebuah mobil hummer  atau toyota landcruiser. Sampai sekarang saya tidak tahu pola angka yang dianggap bagus oleh mereka karena menurut saya plat nomer yang harganya mahal banget tersebut menurut saya juga biasa-biasa saja.

Artinya pola kemenarikan angka atau deretan angka ini tidak seragam di semua tempat dan tidak sama menurut pandangan dan anggapan setiap orang atau sekelompok orang, namun dipengaruhi oleh perjalanan budaya dan keyakinan orang atau sekelompok orang tersebut.  Di tingakatan keyakinan/agama pun begitu juga adanya. Ada kelipatan angka-angka yang dianggap membawa berkah. Amalan yang dilakukan sekian kali lebih diyakini membawa berkah atau dikabulkan dibandingkan klo dilakukan dengan jumlah kelipatan angka yang lainnya. Apakah ada sejarahnya mengapa bisa begitu? pasti ada..dan kembali lagi saya tidak tahu…

Saya pribadi juga mempunyai angka-angka yang saya anggap istimewa dalam perjalanan hidup saya yaitu antara lain tanggal lahir saya, tanggal lahir orang-orang yang saya cintai, tanggal pada saat saya ketemu dengan orang yg saya cintai, tanggal pertama kali saya masuk kerja di tempat kerja yang sekarang, dan yang terakhir plat nomer mobil saya : AB-309-FF hehehe.

Bagaimana dengan anda? deretan angka yang seperti apa yang anda anggap bermakna dan mempunyai arti istimewa?

Selamat berhari 11-11-11

Posted in Cerita-Cerita | Leave a comment

Sejarah Singkat Layanan Komunikasi dan Tip Hemat Berkomunikasi di Luar Negeri

Banyak diantara kita sering melakukan perjalanan keluar negeri, baik dalam rangka berwisata, perjalanan dinas, sekolah, ataupun assignment diluar negeri. Ketika kita sedang berada di lingkungan yang jauh dari temen-temen dekat ataupun keluarga ada saja perasaan kangen untuk tetap terus berbagi berita dan cerita maupun bertutur sapa.

Sebelum era smartphone dan social network meledak belakangan ini, dulu orang saling mengirimkan kabar dengan saling mengirimkan surat melalui kantor pos, dah membutuhkan waktu beberapa lama untuk saling tahu dan mengerti kabar masing-masing. Kalau ingin kabar beritanya sampai ke orang yang dituju, maka harus dikirimkan dengan telegram, walaupun beritanya tetap saja tidak bisa diterima pada saat itu juga.

Kemudian teknologi informasi semakin berkembang dan muncullah layanan email. Pada era tahun 80-an email mulai banyak digunakan untuk saling berkomunikasi. Ada beberapa layanan email gratis yang sudah dikenalkan oleh beberapa korporasi seperti yahoo walaupun pada saat itu kapasitas inbox yang diberikan sangat terbatas dan cepat penuh apabila email-email lama tidak dihapus. Google sebagai raksasa mesin pencari dan layanan email gratis belum menunjukkan taringnya seperti belakangan ini, praktis waktu itu didominasi oleh yahoo. Email menjadi alternatif pengganti surat-menyurat karena sifatnya yang lebih cepat untuk diterima, walaupun masih belum interaktif.

Pada era awal 90an khususnya di Indonesia sudah mulai bermunculan operator-operator telekomunikasi yang memberikan layanan mobile telecommunication, layanan sms, tilpon melalui HP walaupun pada saat itu sms belum bisa dikirimkan antar operator telekomunikasi dan dikenakan biaya roaming untuk bisa berkomunikasi lintar operator. Dan pada saat itu untuk berlangganan mobile telecommunication ataupun membeli pulsa lebih mahal dari pada apa yang ada sekarang.

Selain itu pada awal era 90-an layanan messaging mulai dikenal. Namun sebenarnya teknologi ini lahir sekitar tahun 60an, walaupun penggunaan layanan messaging mulai meledak tahun 90an pada saat teknologi internet mulai berkembang dengan cepat dan banyak dipergunakan orang. Layanan messaging baru benar-benar meledak di dunia maya pada saat Mirabilis memperkenalkan ICQ (dibaca: I seek you). Layanan yang bersifat interaktif antar penggunanya menjadikan layanan messaging ini cepat dikenal oleh pengguna teknologi internet. Setelah ICQ muncul, kemudian menyusul dibelakangnya layanan-layanan messaging lainnya seperti AOL, Yahoo Messenger dan kemudian menyusul Windows Live Messenger, Google Talk, dan belakangan yang cukup fenomenal khususnya di Indonesia karena banyak penggunanya adalah Blackberry Messenger. Dan sekarang muncul layanan social networking seperti twitter, facebook, dan layanan sejenis lainnya.

Terima kasih kepada teknologi informasi yang berkembang begitu cepat sehingga banyak sekali membantu dalam kehidupan manusia sehari-hari. Dengan teknologi informasi hubungan antar manusia serasa tidak ada sekat ruang dan waktu. Interaktif dan diterima pada saat dan detik yang sama. Jarak sudah tidak menjadi masalah, karena apa yang terjadi nun jauh disana ribuan kilometer dari tempat kita berdiri, bisa langsung kita ketahui pada saat yang sama ketika sebuah peristiwa terjadi di tempat yang jauh tersebut.

Tentu saja untuk bisa mendapatkan layanan teknologi informasi tersebut tidaklah benar-benar gratis. Sekarang bagaimana mensiasati agar kita bisa menikmati layanan-layanan produk teknologi informasi diatas semaksimal mungkin agar bisa terus berkomunikasi dan bertutur sapa dengan teman, pacar, keluarga dengan biaya yang relatif hemat, apalagi ketika kita jauh dari mereka? Saya yakin semua orang mempunyai versi yang berbeda-beda untuk mensiasatinya, pun begitu versi hemat yang akan saya tuliskan berikut sudah dipraktekkan oleh sebagian besar diantara kita, namun tidak ada salahnya saya tuliskan disini, siapa tahu ada diantara kita yang belum tahu dan mempraktekkan:

  • Tentukan dulu layanan produk teknologi informasi apa yang ingin kita gunakan dan menurut kita cocok dengan kriteria yang sudah kita tentukan sebelumnya. Khusus untuk saya pribadi, apalagi saya sedang assignment diluar Indonesia, untuk berkomunikasi saya membutuhkan layanan messenger dan tilpon
  • Kriteria layanan messenger yang ingin saya gunakan adalah yang bisa saya pakai setiap saat dan interaktif. Saya ingin menggunakan layanan messenger selain dengan keluarga juga dengan teman-teman yang lainnya. Untuk memenuhi “needs” saya ini maka saya memilih menggunakan smartphone besutan RIM yaitu Blackberry, karena didalamnya ada layanan Blackberry Messenger yang banyak digunakan juga oleh keluarga dan temen-temen saya di Indonesia
  • Kriteria layanan telekomunikasi yang ingin saya gunakan adalah yang bisa saya pergunakan sesering mungkin terutama ketika menghubungi keluarga saya, sebisa mungkin semurah-murahnya dan kalau perlu gratis. Untuk ini pilihan saya jatuh pada Skype. Saya install Skype di komputer saya, dan saya pasang Skype di rumah saya di Indonesia.
  • Ketika saya menggunakan Blackberry: tentu saja saya harus berlangganan dan membayar layanan Blackberry service di negara dimana saya sekarang tinggal. Bagaimana tips-nya agar tidak membayar layanan Blackberry Service di negara dimana kita berada yang bisa jadi mungkin lebih mahal biayanya daripada di Indonesia, namun kita masih terus bisa menikmati layanan dari Blackberry?
  • Di flat apartemen dan di kantor saya kebetulan ada Wi-Fi connection, ini nilai plus buat saya karena Blackberry bisa jalan dengan menggunakan Wi-Fi connection. Yang saya lakukan adalah ketika saya pulang ke Indonesia, saya mempergunakan simcard lokal untuk berlangganan harian BIS. Ketika saya kembali keluar negeri, simcard tersebut tidak saya lepas dari device yang saya pergunakan agar service book yang sudah terdaftar di device saya tidak hilang. Yang saya lakukan adalah, saya matikan mobile network option-nya dan saya aktifkan Wi-Fi nya. Dengan cara ini sangat-sangat menghemat biaya berkomunikasi melalui Blackberry (dan untuk case saya malahan gratis sama sekali) dibandingkan saya berlangganan BIS di negara dimana saya assigment sekarang.
  • Apabila perjalanan keluar negerinya singkat dan tidak menetap, coba browsing informasi provider dan layanan BIS lokal sebelum kita menuju negara tersebut. Kalau kita ingin bisa ber-BB-an setiap saat pada waktu kita berada di negara tersebut, membeli simcard lokal yang akan kita pergunakan selama kita berada di negara tersebut kadang lebih murah dan hemat daripada menghidupkan layanan roaming dari provider yang kita gunakan di Indonesia. Kalau pilihannya hanya kadang-kadang saja penggunaan BB-nya, tentu saja pilihan yang lebih hemat adalah mencari area hotspot yg ada Wi-Fi connection-nya untuk bisa memakai layanan BIS ini dengan tetap menggunakan simcard dari Indonesia. Jangan lupa mematikan layanan roaming-nya dari BB device anda.
  • Ketika saya ingin berkomunikasi dengan suara dan bertatap muka. Seperti saya sebutkan diatas saya menjatuhkan pilihan kepada Skype. Skype adalah salah satu produk telekomunikasi melalui teknologi VoIP, atau voice over internet protocol, yaitu menggunakan jalur internet connection untuk bisa berkomunikasi dan sekaligus saling bertatap muka melalui layanan Video Call. Ada banyak layanan serupa yang mempergunakan teknologi VoIP ini seperti VBuzzer, Yahoo Call, Google Call dll-nya. Tetapi pilihan saya jatuh kepada si Skype karena menurut saya koneksi lebih stabil alias jarang putus di tengah-tengah percakapan yang kita lakukan. Karena layanan ini menggunakan VoIP, tentu saja kita harus punya sambungan internet dulu.
  • Di Indonesia saya berlangganan ADSL connection Speedy dari telkom yang kebetulan di tempat saya Speedy ini sudah menggunakan jaringan fiber optic, sehingga koneksi internetnya lumayan kenceng dan stabil. Biaya langganan per bulan kurang lebih 90rb. Saya install Skype di rumah. Kebetulan di rumah ada laptop dengan webcam internal dan dekstop dengan webcam external
  • Di beberapa negara, seperti di negara dimana sekarang saya tinggal, situs Skype diblock dan kita tidak bisa download Skype. Ketika saya pulang ke Indonesia, saya download Skype di rumah dan saya pasang di laptop saya. Begitu sudah balik kembali ke negara dimana saya sekarang berada, Skype sudah bisa digunakan. Jadi yang diblock bukan layanan Skype-nya melainkan situs Skype-nya 🙂
  • Calling Skype to Skype sama sekali gratis dan tidak perlu membeli kredit dari Skype. Dengan demikian saya bisa menghemat banyak dari cara ini. Bisa tilpon selama saya mau sekaligus bisa bertatap muka dengan lawan bicara di seberang sana :). Yang perlu dilakukan hanya install Skype di komputer masing-masing, kemudian membuat ID Skype.

Selamat pagii dan selamat mencoba…

Posted in Cerita-Cerita, Tips | Tagged , , , , , , , , , , | 1 Comment

Produk Teknologi Informasi Dunia yang Menggunakan Nama Berbau Indonesia

Beberapa hari lalu di beberapa media diberitakan heboh antrian panjang yang membuat puluhan orang cidera bahkan ada yang pingsan hanya demi untuk mendapatkan sebuah smartphone dengan diskon separo harga. Orang rela antrian berdesak-desakkan dan berdiri berjam-jam. Banyak diantaranya mungkin lupa sebenarnya dengan antri panjang, tidak nyaman, berdesak-desakkan, berjam-jam kalau semua dikalkulasikan dan diterjemahkan dalam bentuk uang mungkin sudah melebihi harga dari 10 buah smartphone itu sendiri. Waktu produktif yang hilang, kenyamanan yg berubah menjadi ketidaknyamanan, bahkan cidera. Jadi sebenarnya orang yang berhasil mendapatkan smartphone tsb dengan berdesak-desakkan spt itu sama saja membeli dengan harga 10x lipat dari harga normal di pasaran, bukan dengan harga diskon 50%.

Tulisan saya kali ini tidak akan membahas mengenai fenomena aneh bin lucu diatas, tetapi saya ingin mengulas secara ringan bahwa ada beberapa nama berbau Indonesia ternyata digunakan sebagai nama bahasa pemograman atau platform teknologi informasi yang banyak dipake seperti di gadget, smartphone seperti yang diperebutkan beberapa hari lalu di Pacific Place mall, komputer, browser dan lain sebagainya yang sangat memberikan warna dan selalu digunakan dalam kehidupan manusia sehari-hari:

1) Java:

Bahasa pemrograman Java terlahir dari The Green Project, yang berjalan selama 18 bulan, dari awal tahun 1991 hingga musim panas 1992. Java dijalankan di berbagai komputer termasuk telepon genggam. Bahasa ini awalnya dibuat oleh James Gosling saat masih bergabung di Sun Microsystems saat ini merupakan bagian dari Oracle dan dirilis tahun 1995.  Nama Java ini diambil dari kopi murni yang digiling langsung dari biji (kopi tubruk) kesukaan Gosling. Konon kopi ini berasal dari Pulau Jawa. Jadi nama bahasa pemrograman Java tidak lain berasal dari kata Jawa (bahasa Inggris untuk Jawa adalah Java) dengan menggunakan sebuah secangkir kopi sebagai simbolnya. [di-compiled dari: http://id.wikipedia.org/wiki/Java]. Bahasa pemograman Java digunakan dlm berbagai macam aplikasi games dan berbagai macam softwares yang sangat mempengaruhi dan memberikan peran yang sangat besar dalam mempermudah kehidupan kita sehari-hari. Aplikasi-aplikasi interpretasi Geology&Geophysics di dunia migas misalnya modeling, petrophysics, mapping, marker picking yang anda pake pun itu sangat mungkin sekali console-nya juga dibuat bedasarkan java languange.

2) Jakarta:

Nama Jakarta digunakan oleh Apache untuk menyebutkan salah satu projectnya. Apache adalah sebuah perusahaan nirlaba (diklasifikasikan sebagai 501(c)3 di Amerika Serikat) untuk mendukung projek perangkat lunak Apache, termasuk Apache HTTP Server. ASF dibentuk dari Apache Group dan dibentuk di Delaware, Amerika Serikat, pada Juni 1999 [di-compiled dari : http://id.wikipedia.org/wiki/Apache_Software_Foundation].  Jakarta Apache project menghasilkan beberapa aplikasi populer berbasis Java yang sifatnya open source. Untuk lebih detailnya bisa dilihat di link berikut http://jakarta.apache.org/. Sebenarnya apabila kita membuka sebuah alamat situs dengan mengetikkan dan meng-klik alamat URL-nya di browser kita, di-background process dia menjalankan beberapa macam code/scripts. Ada beberapa program di balik layar si browser tesebut ini menjalankan code/script yang dibuat dari Jakarta project ini.

Orang-orang yang memberikan nama hasil karya ciptanya dengan nama-nama yang berbau Indonesia sepertinya karena mereka terkesan dengan Indonesia baik dengan salah satu produknya ataupun dengan sebuah lokasi atau tempat yang berada di Indonesia. Siapkah kita berinovasi dan melahirkan hasil karya cipta? sudahkah anda menyiapkan nama lokal produk hasil karya cipta anda? selamat wiken dan berkreasi…

Posted in Cerita-Cerita | Tagged , , , | Leave a comment

Cara Beriklan Secara Murah Meriah

Bagi yang sekarang sedang merintis atau memulai menjalankan wirausaha kecil-kecilan terutama yang terkait dengan consumer good, salah satu kendala yang sering dihadapi adalah bagaimana memperkenalkan barang dagangannya tersebut kepada calon pelanggan dan tentu saja kemudian bagaimana cara membuat calon pelanggan tersebut tertarik yang pada akhirnya membeli barang dagangan atau memakai jasa yang kita tawarkan.

Iklan atau promosi merupakan salah satu cara untuk mengenalkan produk kita kepada target pelanggan. Iklan bisa dilakukan dengan berbagai macam cara melalui TV, radio, media cetak, dan tentu saja online advert. Cara beriklan tentu saja selalu dikaitkan dengan budget yang dianggarkan. Seberapa besar budget yang disediakan untuk beriklan selalu berkaitan dengan apa tujuan beriklan, seberapa luas cakupan yang akan dijangkau oleh iklan tadi, dan juga siapa sasaran pelangganya yang akan dituju. Untuk produk kecil-kecilan beriklan secara online adalah cara yang paling tepat. Dilihat dari sisi biaya biaya memasang iklan secara online lebih murah bahkan gratis dibandingkan apabila beriklan di media cetak lebih-lebih bila dibandingkan beriklan di media TV atau radio,

Selain lebih murah, beriklan secara online juga mempunyai keefektifan yang lumayan bagus dalam menjangkau target pelanggan yang akan dituju. Dengan meliahat fakta bahwa Indonesia menduduki rangking 5 di Asia dan peringkat 13 dunia dalam penggunaan internet (sumber: http://www.komisikepolisianindonesia.com/secondPg.php?cat=aneka&id=2289), beriklan secara online merupakan suatu pilihan yang tepat, karena probabilitas target pelanggan melihat produk yang kita tawarkan adalah besar. Untuk supaya keefektifan beriklan secara online ini tercapai, berikut beberapa tips yang mungkin bisa dipertimbangkan:

1) Pasanglah iklan di situs-situs yang menguasai di bidangnya. Misalnya:

  •  Pasang iklan di Google karena hampir semua orang menggunakan google sebagai search engine. Artinya probabilitas orang membaca iklan kita yang kita pasang di google akan lebih besar apabila kita pasang iklan di yahoo misalnya.
  • Pasang iklan di situs jejaring sosial yang banyak penggunanya seperti di Facebook
  • Pasang iklan di media online yang banyak pembacanya contoh di detik.com
  • Cari situs dengan pengunjung terbanyak, dan memberikan fasilitas pasang iklan gratis, misalnya di kaskus, tokobagus, dan sejenisnya

2) Pandai-pandai membuat marketing campaign (iklan baris) dan tahu kapan waktu tepat mengaktifkannya dan untuk berapa lama

  • Kalau kita pasang iklan di Google, ada fasilitas yang ditawarkan oleh Google yaitu Google AdWord dimana kita bisa membuat marketing campaign disitu. Buatlah campaign yang seinformatif mungkin, set cakupan demografi/kelompok umur yang akan kita targetkan, kemudian pasang bid-nya, kira-kira berapa budget yang kita sediakan setiap harinya. Besaran budget yang kita pasang ini (istilahnya Bid) akan menentukan secara algoritmic seberapa sering iklan baris kita tadi akan dimunculkan.  Setiap hari kita bisa pantau seberapa efektif marketing campaign yang kita buat tersebut, melalui grafik yang disertakan disitu.
  • Demikian juga kalo kita mau pasang iklan di FB, mereka prinsip kerjanya seperti Google AdWord. Facebook Ad lebih detail dalam memberikan opsi pilihan target pelanggan, tidak hanya berdasarkan kelompok umur dan lokasi saja, tetapi kita juga bisa memilih berdasarkan jenis pekerjaan, pendidikan dan status dengan harapan iklan yang kita pasang benar-benar bisa menjangkau sesuai dengan target pelanggan yang kita harapkan
  • Kalau ingin pasang iklan di media online spt detik.com, kita tinggal tilp marketing mereka atau mengisi kolom isian yang bisa diisi secara online apa yg akan kita iklankan dan berapa lama kita akan pasang iklan di layanan baris mereka.
  • Di kaskus atau tokobagus, beriklan secara gratis, tinggal pasang iklan baris kita, dengan harapan dari sekian banyak member kaskus atau tokobagus ada beberapa orang yang sempat melihat  iklan yang kita pasang tersebut.

Demikian sharing dari saya, dan selamat beriklan….

 

Posted in Tips | Tagged , , , | Leave a comment

Sedikit Tips Memulai Usaha Minimart Mandiri Bagi Pemula

Saya ingin sedikit bercerita dan berbagi pengalaman tentang salah satu jenis usaha yang saya tekuni, yaitu usaha minimart mandiri, apa yang perlu dipersiapkan, bagaimana strategi pemilihan lokasi, pembelian barang, penjualan, dan pelayanan kepada pelanggan. Saya tidak mengklaim diri saya sebagai seorang pengusaha minimart sukses, saya masih pemula..bahkan sangat pemula. Semoga apa yang saya tulis ini nantinya bisa menjadi awal dari ajang bertukar pengalaman dari berbagai jenis usaha yang bisa saling dibagikan di forum ini sedemikian sehingga ada ide-ide baru yang muncul dengan saling membaca kisah masing-masing tersebut sehingga akan bisa saling memberikan inspirasi untuk bisa menjadi lebih maju dari usaha yang dijalani sekarang atau bahkan menciptakan jenis bisnis atau usaha yang baru.

Minimart bukan barang baru untuk kita semua. Sekarang sudah sangat menjamur dan dengan sangat mudahnya bisa kita temukan dimana-mana. Bahkan dalam jarak kurang dari 20meter sudah ada dua minimart dari dua grup franchise yang berbeda. Apa yang akan saya tuliskan disini nanti adalah tips bagaimana memulai dan menjalankan usaha minimart mandiri bukan dari franchise. Semoga nantinya ada yang berkenan juga berbagi pengalaman tips-tips memulai usaha minimart dari franchise. Saya termasuk orang yang senang dengan memulai usaha sendiri dari 0, dari scratch kemudian membesarkannya. Ada rasa kepuasan tersendiri melihat usaha yang dirintis dari nol kemudian bisa jalan dan tambah besar. Hal ini juga terkait dengan modal yang saya punyai untuk memulai usaha minimart pertama kali waktu itu yang tidak memungkinkan dan cukup untuk join dengan salah satu grup franchise.

Berikut tip-tip yang bisa saya bagikan:

1. Jangan takut untuk memulai. Mulailah dengan apapun yang kita punya saat ini. Jangan terlalu memikirkan takut rugi dan tidak akan laku barang yang dijual. Pokoknya jalankan dulu, baru kemudian dipikir belakangan hal-hal yang lainnya. Yang penting ada niatan berwirausaha, sambil jalan kita bisa memikirkan beberapa strategi bagaimana kita bisa membesarkan minimart kita nantinya. Saya dulu memulai dengan 2 rak kecil di garasi rumah yang saya sulap jadi sebuah warung kelontong kecil

2. Mulailah memikirkan strategi untuk mengembangkan warung kelontong kita tadi. Dalam benak saya waktu itu adalah bahwa sekarang banyak sekali minimart-minimart di pinggir jalan. Berjejer-jejer dengan jarak yang boleh dibilang sangat dekat. Distribusi pelanggan sangat merata bahkan jumlah minimart seolah lebih banyak dibandingkan dengan jumlah pelanggannya. Waktu itu saya berpikir kalau bersaing dengan mereka dengan menyewa atau membeli sebuah ruko yang sama-sama di pinggir jalan, jelas saya akan kalah bersaing. Dari sisi pasokan atau distribusi stock barang mereka kuat. Kemudian muncul di benak saya, kenapa tidak mendirikan minimart di tengah kampung atau komplek perumahan. Saya membeli sebuah rumah tipe 54/140 di tengah kampung/komplek dan saya sulap menjadi sebuah minimart

3. Bertanyalah kepada ahlinya. Pertama kali yang saya lakukan adalah membuat desain minimart dan trade-mark/logo dari minimart saya. Saya minta tolong istri temen kuliah saya dulu yang kebetulan seorang arsitek utk membuatkan logo minimart saya. Logo adalah penting untuk merk dagang/minimart yang kita punya. Pelanggan akan lebih mengenal minimart kita salah satunya dari logo yang kita punya. Kemudian yang kedua merombak dan merenovasi bangunan tadi menjadi sebuah minimart yang siap untuk diisi dengan perangkat-perangkatnya seperti rak, meja kasir, dll-nya. Saya maksimalkan bangunannya menjadi 140M2, seluruhnya untuk minimart. Yang ketiga saya mencoba mencari tahu dimana kira-kira saya bisa mendapatkan perkakas-perkakas minimart. Ternyata di Jogja ada satu perusahaan yang menjual perkakas-perkakas khusus untuk keperluan minimart, dari rak (baru/bekas), meja kasir, barcode reader, sampai program POS-nya. Semua keperluan minimart saya beli dari mereka, karena mereka memberikan harga yg cupuk kompetitif

4. Jangan malu dan malas untuk masuk dari satu pasar tradisional ke pasar tradisional yang lain. Pada awal mula usaha saya berjalan, seperti yang sudah disebutkan diatas, saya mulai dari sebuah warung kelontong kecil. Untuk mengisi barang-barang di warung kelontong itu, saya tidak segan-segan masuk dari pasar ke pasar untuk berbelanja, karena disana tempat ngumpulnya para sales yang secara rutin mendistribusikan berbagai macam produk ke beberapa toko grosir di pasar tersebut. Sambil kita berbelanja kita juga berkenalan dengan sales-sales ini. Kita minta no kontak mereka, untuk kita hubungi suatu saat nanti warung kelontong kita berubah menjadi sebuah minimart. Dan itulah yang terjadi dengan minimart saya sekarang ini, sebagian besar sales datang ke minimart untuk mendrop barang. Walaupun saya masih sering juga pergi ke pusat-pusat grosir di Jogja untuk berbelanja karena memanfaatkan kartu keanggotaan yang bisa mendapatkan harga belanja yang kompetitif.

5. Modernisasikan minimart kita. Berikan kesan minimart kita enak dikunjungi pembeli. Masukkan semua item yang dijual di minimart kita pada sebuah program POS (point of sales) dan gunakan barcode reader untuk memanggil item yang dijual tersebut. Pada saat transaksi di depan kasir, pembeli akan merasa nyaman karena pelayanan kasir bisa lebih cepat dengan menggunakan cara demikian. Berikan kesan aman kepada pembeli pada saat mereka masuk dan berbelanja di minimart kita. Untuk itu saya pasang CCTV di minimart saya, untuk memberikan kesan aman bukan sebaliknya mengawasi mereka. Pasang AC atau kipas angin untuk kenyamanan pengunjung. Selalu berikan kesan bersih dan rapi pada suasana minimart kita, sehingga pembeli betah berlama-lama untuk berbelanja.

6. Berikan pelayanan sebaik-baiknya kepada pelanggan. Karena beda uang 5 rupiah mereka bisa lari ke minimart ato warung kelontong sebelah. Untuk menjaga jangan sampai terjadi, barengi dengan memberikan layanan kepada pembeli dengan ramah, dengan senyuman. Saya membuat seragam untuk para karyawan saya. Setiap hari seragamnya berganti warna dan corak hanya untuk memberikan kesan bahwa kita memberikan pelayanan optimal, ramah, bersih dan rapi dari para karyawan kita.

7. Anggap karyawan kita seperti keluarga kita sendiri. Berikan kepercayaan kepada meraka, jangan ditekan, jangan dibentak, jangan diteriaki. Mereka salah satu tulang punggung usaha kita. Rangkul meraka dan anggap sebagai keluarga sendiri. Niscaya dengan begitu mereka juga akan secara penuh tanggung jawab menjalankan kewajibannya dan ada perasaan memiliki dan tentu saja rasa bertanggung jawab untuk ikut membesarkan usaha minimart tadi secara bersama-sama

8. Hati-hati menggunakan uang hasil usaha. Jangan campur adukkan dengan uang pribadi atau uang hasil usaha yang lainnya. Secara bijak pergunakan uang yang didapatkan dari penjualan  untuk membeli barang yang habis dan mengisi dengan item-item baru. Dengan demikian apa yang tersedia di minimart kita semakin hari semakin lengkap, sehingga lambat-laun minimart kita menjelma menjadi sebuat minimart yang bener-bener komplit. Kalau kesan pertama yang muncul di benak pembeli bahwa minimart kita bersih, nyaman, aman, dan komplit maka bisa dipastikan mereka tidak akan pernah keluar kampung/komplek untuk membeli barang-barang keperluan sehari-hari, cukup datang ke minimart kita

9. Paksakan untuk menyisihkan keuntungan setiap harinya dan pasang target berapa minimal per hari yang harus disisihkan. Misalnya hari ini harus disisihkan 10rb, hari berikutnya harus 20rb dan seterusnya yg setiap hari target tadi sebisa mungkin terus meningkat. Pada saat akhir bulan akan terkumpul sejumlah uang dari hasil “memaksa” tsb tadi. Uang ini adalah murni keuntungan diluar uang yang sudah kita putar untuk belanja barang yang habis, mengisi barang-barang baru, menggaji karyawan dan kegiatan operasional minimart yang lainnya spt biaya listrik dan air. Investasikan uang hasil keuntungan bersih ini. Kalau saya mempunyai cara tidak memasukkan uang tadi ke bank, tetapi saya belikan emas, karena dengan begitu saya “mempekerjakan” uang saya tadi kembali.

Demikian tip-tip sederhana dari saya. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba…

Baca juga langkah-langkah mendirikan minimarket mandiri non franchise disini

Posted in Peluang Usaha | Tagged , , , | 5 Comments

Dengan modal 1jt bisa berwirausaha apa?

Pernah dicontohkan tentang kejelian seorang pemuda yang mampu menangkap peluang bisnis dan memberikan added value pada ketela sehingga bisa menjadi lahan bisnis yang beromzet milyaran rupiah. Sering kali dengan melihat contoh-contoh orang sukses seperti itu mampu memacu semangat kita untuk meniru dan mengasah kekreativitasan kita untuk bisa menyamai bahkan melebihi keberhasilan orang tersebut. Namun acap kali juga klo kita dihadapkan pada contoh-contoh yang sudah menjadi besar terus menerus, akibatnya pikiran kita sering kali membayangkan yang besar-besar juga. Kemudian mind-set kita akan mengarah bahwa segala sesuatu harus atau sebaiknya dimulai dari yang besar atau setiap usaha dibayangkan akan dengan mudah menjadi besar dalam waktu yang sangat singkat. Inti dari sebuah usaha adalah menangkap ide dan menjalankannya. Hal yang paling susah untuk memulai usaha adalah mendapatkan ide usaha itu sendiri.

Bagi orang yang mempunyai modal besar mungkin akan relatif lebih mudah menangkap peluang dan menjalankan idenya untuk berwirausaha dibandingkan dengan orang yang mempunyai modal yang relatif lebih kecil. Misalnya, orang yang punya modal besar relatif lebih gampang menjalankan ide membuka warung, restoran, saung dan memilih lokasi strategis untuk menjalankan usahanya itu.

Saya akan mencari ide atau peluang bisnis yang sesuai dengan modal yang saya punyai. Saya pribadi termasuk orang yang mempunyai pandangan segala sesuatu bisa menjadi besar karena dimulai dari hal yang kecil-kecil. Artinya dalam mencari ide usaha atau peluang usaha, saya selalu membiasakan berpikiran yang sesimple mungkin dulu disesuaikan dengan modal yang ada. Saya disini tidak menganggap diri saya orang yang sukses berwirausaha loh..sekedar berbagi cerita. Kalau saya mempunyai uang cash 1Milyar ditangan, tentu saya akan dengan mudah mencari tempat strategis, membeli atau menyewa lahan yang lokasinya bagus dan rame, kemudian buka restoran, toko, pom bensin, rest area dll. Bagaimana kalau ternyata saya tidak punya uang sebanyak itu? Uang yang saya punya hanya sekitar 1jt, apakah saya terus berhenti untuk mencari ide yang bisa dituangkan menjadi peluang usaha? Bisa berwirausaha apakah dengan modal 1jt?

Ini yang saya lakukan. Jogja selain terkenal sebagai tempat wisata juga terkenal karena kerajinannya, budaya, dan oleh-olehnya. Pusat oleh-oleh berjibun hampir di pelosok kota Jogja dan mereka selalu rame dikunjungi oleh wisatawan. Sekarang kalau dibalik alurnya bagaimana? kalau misalnya toko oleh-oleh itu yang mengunjungi pembelinya bagaimana? Jadi orang luar Jogja, luar pulau jawa tidak perlu jauh-jauh hanya untuk sekedar membeli oleh-oleh dan cemilan khas Jogja, tetapi cukup di depan komputer dia bisa membeli oleh-oleh khas Jogja yang diinginkan. Tentu saja hal ini sangat dimungkinkan dengan model membuat toko online khusus oleh-oleh. Dalam pengamatan saya sampai saat ini, Facebook masih merupakan jejaring sosial yang sangat efektif untuk menjalankan ide bisnis online shopping karena komunitasnya yang luar biasa banyaknya dan sekarang kata Facebook sudah tidak asing lagi di telinga kita dari pelosok desa sampai kota, dari sabang sampai merauke. Artinya kalau saya ingin menjangkau konsumen virtual saya dari Sabang sampai Merauke, Facebook-lah yang akan saya pakai sebagai sarana menjalankan ide bisnis online toko oleh-oleh saya tadi.

Dengan uang 1jt tadi, murni saya gunakan untuk mengiklankan bisnis online saya selama 1-2 minggu di Facebook, tergantung bid setiap hari-nya kita menganggarkan berapa banyak uang untuk beriklan di Facebook Adv. Tentu saja saya bikin account FB dulu, kemudian mencari cemilan-cemilan yang akan saya jual online. Saya photo cemilan-cemilan tadi kemudian saya unggah di Album photo Facebook, disertai dengan sedikit keterangan dan tentu saja harganya. Setelah beberapa hari mulai ada dan semakin banyak orang yang meng-add ke friend list FB kita. Di antara sekian banyak yang add tadi sebagian merupakan pontential customer atau pembeli. Berikut salah satu contoh pembeli cemilan di toko oleh-oleh online saya:

—————————-
Selamat malam Ibu Dxxxxx,

Terima kasih atas kunjungan Ibu. Berikut kami rincikan detail order Ibu:
1. Kripik paru 3 x 29rb = 87rb
2. Kripik ceker 3 x 28.5rb = 85.5 rb
3. Kripik usus 3 x 27.5rb = 82.5
4. Kacang jeruk 3 x 18rb = 54rb
5. Peyek tumpuk 2 x 20rb = 40rb
6. Enting-enting kacang 2 x 12.5rb = 25rb
7. Ongkos kirim regular (TIKI) dari Jogja ke Palopo dengan total berat
item kurang lebih 3kg 165rb.

Total 374+165 = 539rb.
——————————

 

Dari contoh diatas jelas bahwa ternyata toko oleh-oleh online ini disambut cukup antusias. Orang yang jauh-jauh dari Palopo (saya sendiri tidak tau dimana Palopo ini hehe), Sulawesi Selatan-pun sangat terbantu dan memanfaatakan FB untuk mencari cemilan khas Jogja dan sekitarnya yang mungkin di Palopo sana tidak bisa atau susah untuk mendapatkannya. Mereka tidak perlu datang ke Jogja hanya untuk membeli keripik usus dan keripik ceker. Artinya apa? dengan modal 1jt, kita sudah bisa mendirikan toko oleh-oleh yang mungkin uang 1jt itu tidak cukup untuk mendirikan toko oleh-oleh beneran yang secara fisik harus punya tempat, gedung, lahan parkir dll. Return of investment-nya bagaimana? satu pembeli sekali pesan 370an ribu, kalau ada 10 pembeli memesan rata-rata 100rb saja, uang 1jt akan kembali dengan cepat, balik modal dengan segera.
Jamaknya seperti toko beneran yang bisa diperjualbelikan atau dipindahtangankan, saya mempunyai keyakinan klo toko online di FB yang sudah jalan dan mempunyai pelanggan tetap dan banyak pun bisa dijual dan dipindahtangankan. Suatu ketika toko-toko online shop yang saya punyai akan saya tawarkan dan jual dengan harga tertentu. Kemudian saya akan membuat online shopping yang lain, menjual sesuatu yang berbeda, dan membesarkan. Setelah besar saya akan jual lagi dan seterusnya.Jadi, marilah memulai berwirausaha dengan modal berapapun yang kita punyai. Modal awalnya cukup sederhana: IDE 🙂

 

 

 

Posted in Peluang Usaha | Tagged , , | 2 Comments

Sedikit Cerita Dari Temen Jepang Saya…

Ternyata mengamati kelakuan dan sifat dari seseorang yang berbeda latar budaya, bahasa, dan negara adalah hal yang mengasyikan dan banyak manfaatnya. Berbicara mengenai sifat individu seseorang yang berlatar belakang beda budaya ini, saya akan menceritakan sedikit tentang kesan dan pengalaman yang saya tangkap dari sifat temen saya, yang kebetulan berwarganegaraan Jepang. Saya akan bercerita sisi-sisi lain dari sifat orang jepang yang saya temui pada diri teman saya ini. Tentu saja apa yang saya ceritakan ini tidak bisa digunakan untuk men-generalisasi-kan bahwa semua orang Jepang mempunyai sifat yang sama seperti temen saya tsb.

Beberapa minggu terakhir saya kalau makan malam selalu bareng dengan dia. Kebetulan dia tinggal di guest house yang sama dengan saya, hanya beda lantai, saya di lt 3 dan dia di lt 5. Sebenarnya dia based di Dubai, tetapi dia berada di Kuwait karena ada short term assignment selama 2 bulan disini. Berikut sifat-sifat yang bisa saya amati dan pelajari dari dia:

1. Dia sangat menghargai waktu dia sendiri dan waktu orang lain. Hal-hal kecil seperti misalnya kalau dia mempunyai janji untuk ketemu jam 19.00 misalnya di lobby, maka dia sudah ada di lobby jam 18.50 atau 10 menit lebih awal biasanya dia sudah berada di tempat dimana dia membuat janji dengan orang lain untuk bertemu. Atau klo pagi misalnya dijemput sopir jam 6.30, maka dia pasti sudah di luar lobby jam 6.20 dan sudah siap untuk dijemput. Dia tidak akan mau sopir menunggu dibawah, tapi justru dia yang menunggu sopir datang.

2. Kalau memungkinkan sebisa mungkin jarak terdekat ditempuh dengan jalan kaki. Guest house ke mall terdekat jaraknya kurang lebih 2km. Dia sering mengajak saya untuk makan malam di mall tsb dengan jalan kaki, jadi pulang-pergi kurang lebih berjarak 4km, apalagi cuaca dan suhu sudah memungkinkan karena sudah mulai memasuki winter. Saya juga senang, jadi sekalian olahraga jalan santai. Budaya hidup sehat dengan sebisa mungkin memanfaatkan waktu untuk berolahraga sepertinya sudah begitu melekat pada diri dan kebiasaan dia

3. Dia senang berbagi ilmu atau pengetahuan yang dia ketahui. Dia akan menjelaskan sedetail mungkin tentang apa yang saya tanyakan seandainya dia mengetahui tentang hal itu. Dia juga tidak sungkan-sungkan menanyakan sesuatu kepada saya seandainya dia tidak tau dan akan dengan seksama mendengarkan penjelasan dari saya. Sifat berbagi apabila dia tahu dan mendengarkan dengan seksama apabila orang lain bercerita atau berbicara itulah yang bisa saya tangkap dari diri dia.

4. Dia sangat menghormati siapapun yang menjadi pimpinan/bos. Sepertinya unsur “feodalisme” nya masih dipegang teguh. Ketika dia di Kuwait berarti bos dia ada di Kuwait bukan di Dubai. Kemaren pada saat weekend dia mau balik ke Dubai selama 2 hari, kemudian Sabtu malamnya kembali ke Kuwait. Waktu itu dia bingung karena belum pasti apakah bisa pulang ke Dubai atau tidak selama weekend karena belum mendapatkan green light dari Kuwait. Saya bilang kenapa tidak pergi saja dan tidak perlu meminta ijin, apalagi pulangnya pada saat weekend dan tidak akan mengganggu jam kerja, ditambah utk orang Jepang mereka bisa keluar masuk Kuwait kapan saja dengan visa on arrival, jadi kenapa harus nunggu ijin dari bos di Kuwait. Yang penting minggu juga sudah mulai masuk kerja di Kuwait. Dia menjawab,”tidak, selama orang Kuwait belum mengijinkan, aku tidak akan pergi weekend besok”.

5. Kalau makan selalu dihabiskan, sampai piringnya bersih, tidak ada sisa satu butir nasi pun tertinggal di piring, seolah tidak menyisakan bekas. Pernah suatu ketika saya mengajak dia untuk makan di restoran Indonesia. Dia dengan percaya diri memilih sayur pare dan sayur oseng yang pedes yang buat saya sendiri pun tidak sanggup untuk menghabiskan sayuran tersebut. Namun, dia tetap berusaha untuk menyantap makanan tersebut sampai habis. Jadi dia sangat menghargai dan menganggap bahwa apa yang dia makan adalah membawa berkah, jangan sampai disisakan dan mubazir. Kalau kebanyakan dari kita, termasuk saya sendiri klo makan ada saja kalanya tidak habis dan meninggalkan sisa. Jadi perasaan untuk menghargai rejeki sepertinya kurang. Padahal sudah ada tuntunan utk menjauhi sifat mubazir.

Pada mulanya saya tidak begitu memperhatikan hal-hal yang kecil diatas karena kelihatannya sepele. Tetapi ketika saya renungkan, banyak hal yang bisa saya pelajari dari kebiasaan temen Jepang saya ini dan coba mulai saya terapkan dan praktekkan untuk saya sendiri. Ternyata banyak manfaatnya bergaul dengan orang yang beda budaya, negara dan domain knowledge karena bisa banyak menambah wawasan dan kedewasaan diri saya 🙂 Semoga catatan ringan ini ada manfaatnya.

Posted in Cerita-Cerita | Leave a comment