Bagian Pertama Memulai Minimarket Mandiri: Mengenal Segmen Pasar

Apa yang akan saya uraikan disini adalah kelanjutan dari postingan saya sebelumnya disini Memulai Bisnis Minimarket Mandiri non Franchise untuk Pemula tentang tahapan-tahapan yang sekiranya perlu dipertimbangkan apabila anda ingin memulai atau mendirikan bisnis usaha minimarket mandiri. Kalau di tulisan sebelumnya saya hanya memberikan uraian secara garis besar dalam bentuk rangkuman slide presentasi, kali ini saya akan mencoba untuk menguraikan lebih detail. Tulisan ini akan bersambung terdiri dari beberapa bagian, dan akan saya mulai dengan bagian Mengenal Segmen Pasar.

Sebelum mendirikan usaha minimarket mandiri sangat penting dilakukan survei untuk mengenal segmen pasar. Ada baiknya anda melakukan riset sederhana mengenai demografi penduduk sekitar calon lokasi yang akan anda pilih untuk memulai bisnis ini. Anda bisa menggunakan data sekunder misalnya dengan mengunjungi website resmi pemerintah daerah setempat dan kemudian juga tidak ada salahnya anda langsung survei lokasi. Diharapkan dari hasil riset sederhana yang anda lakukan ini, akan diperoleh data-data mengenai kelompok usia penduduk yang ada di sekitar lokasi, tingkat pendidikan mereka, yang kemudian akan bisa digunakan untuk memperkirakan tingkat penghasilan dan kebutuhan penduduk di sekitar calon lokasi.

Riset sederhana yang lainnya yang tidak kalah penting untuk dilakukan adalah memahami kompetitor yang ada di sekitar calon lokasi. Coba lakukan pendataan berapa banyak warung dan atau toko yang masih dikelola secara tradisional yang ada disana, dan juga berapa banyak minimarket modern yang ada disitu. Seberapa padat penyebaran warung, toko, atau minimarket-minimarket tadi. Kemudian tidak ada salahnya untuk mengunjungi satu per satu, misal dengan berbelanja, untuk sekedar melakukan survei barang-barang apa saja yang disediakan, seberapa lengkap, berapa harganya dan bagaimana pelayanan mereka kepada konsumen.

Data-data ini penting, karena akan membantu kita untuk menyiapkan blue plan atau rencana apa yang akan kita lakukan dengan minimarket kita nantinya; barang-barang apa saja yang nanti akan disediakan, bagaimana pelayanan yang akan diberikan untuk memenuhi kebutuhan konsumen, kelengkapan dan ketersediaan barang, kemudahan pelanggan mendapatkan barang yang dicari, antisipasi tingkat persaingan dengan kompetitor sejenis, program-program promosi yang akan kita tawarkan. Apakah konsep minimarket yang akan didirikan hanya menyediakan minuman dan makanan siap saji, ataukah sebagai minimarket yang juga menyediakan bahan mentah sembako dan barang-barang yang terkait lainnya, berapa waktu atau jam operasi minimarket tersebut, 24 jam sehari, 10 jam sehari, apakah minimarket melayani sistem delivery, dan lain sebagainya.

Mengenal segmen pasar sangatlah penting untuk dilakukan pertama kali sebelum kita melangkah ke step berikutnya. Ikuti terus kelanjutan tulisan mengenai langkah-langkah mendirikan dan menjalankan usaha minimarket mandiri di blog ini.

Bersambung disini..

About WiD

Founder&Owner jogja geowisata (www.ygeotour.com) dan geodwipa teknika (www.geodwipa.com). Alumni Teknik Geologi UGM. Hobby: International Travel, Photography, Gourmet Cooking, Entrepreneurship, Blogging.
This entry was posted in Peluang Usaha and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*