Kekuatan dari sebuah Kegagalan

Ada satu kata bijak yang mengatakan bahwa kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Saya tidak tahu apakah anda termasuk salah satu yang mempercayai kata bijak tersebut atau tidak, namun saya adalah salah satu yang meyakininya. Saya tidak takut gagal  pada saat saya mencoba sesuatu yang baru pertama kali saya lakukan. Karena dengan kegagalan tadi saya bisa mempelajari faktor-faktor yang bisa menyebabkan saya gagal dan dari sana akan muncul inovasi-inovasi segar untuk memperbaiki dan mencegah kegagalan itu muncul dan terulang kembali.

Thomas Alpha Edison penemu bola lampu, dia mencoba sampai 1000 kali, 999 kali berujung pada kegagalan, dan pada saat uji coba yang ke-1000 kalinya baru akhirnya menunjukkan hasil yang mampu mengantarkan namanya terus akan dikenang sepanjang sejarah umat manusia, karena pada kesempatan 1 kali yang terakhir itulah muncul inovasi brilian berupa penemuan bola lampu listrik. Kegagalan adalah sesuatu yang sangat diperlukan untuk memperkuat gagasan menuju sukses dan berinovasi. Mari kita melihat filosofi belajar seorang bayi. Dia belajar berjalan dari mulai tengkurap, merangkak, jatuh bangun tanpa mundur satu langkahpun untuk terus dan terus belajar dari kegagalan yang pertama, kedua, dan seterusnya sampai akhirnya dia mampu berdiri, berjalan, bahkan berlari.

Dengan takut gagal, berarti kita memutuskan untuk menghindari inovasi, risiko, dan mengambil keputusan. Dengan mengijinkan diri sendiri untuk bisa menerima kegagalan dalam suatu kegiatan, bisnis atau perjalanan hidup artinya  membuka kesempatan diri kita untuk membiasakan menghadapi masalah-masalah teknis yang rumit, belajar mencari solusinya dari satu kegagalan yang sangat mungkin bisa diterapkan kepada 100 masalah-masalah yang rumit selanjutnya. Banyak ahli yang mengatakan orang yang takut gagal adalah orang yang tidak mau keluar dari comfort zone yang dinikmati sekarang, atau orang yang ingin terus mempertahankan status quo.

Kita sering merayakan kesuksesan. Mungkin ada baiknya kalau sebuah kegagalan kita rayakan juga. Bisa jadi ide ini terkesan aneh dan mengada-ada. Saya sendiri pun selama ini belum pernah merayakan sebuah kegagalan. Namun saya akan mencoba untuk merayakannya, seandainya tahun ini ada suatu kegagalan yang menghampiri saya. Kegagalan yang dirayakan sama meriahnya ketika merayakan kesuksesan akan sangat boleh jadi memberikan amunisi dan tenaga berlebih pada diri saya untuk bisa menengok dan berpikir lebih terang benderang dan penuh semangat kenapa kegagalan ini bisa terjadi, bagaimana mengatasinya dan bagaimana bisa mencegah agar tidak terulang kembali. Kegagalan yang diratapi terus menerus hanya akan membuat diri kita lemah tak berdaya dan menyerah pada nasib.

Saya pernah gagal, dan tidak takut gagal. Bagaimana dengan anda?

About WiD

Founder&Owner jogja geowisata (www.ygeotour.com) dan geodwipa teknika (www.geodwipa.com). Alumni Teknik Geologi UGM. Hobby: International Travel, Photography, Gourmet Cooking, Entrepreneurship, Blogging.
This entry was posted in Cerita-Cerita and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*