Angka 13 Bukan Angka Sial Untuk Saya

Kenapa angka 13 sering dikaitkan dengan kesialan? kalau kita googling maka akan banyak kita temukan artikel-artikel yang membahas awal mula cerita  kenapa angka 13 sering dikaitkan dengan kesialan. Namun dalam tulisan saya kali ini, saya tidak akan membahas  dan mempermasalahkan sial gara-gara angka 13, justru sebaliknya saya akan bercerita kalau angka 13 ternyata bukan angka sial buat saya hehe.

Tepatnya tanggal 4 Desember 2012 kemaren saya mulai jatuh cinta dan akrab dengan angka 13. Wajar, karena saya sampai jatuh bangun untuk mendapatkan angka 13 ini karena berbagai kendala dan sedikit faktor kemalasan dari saya sendiri. Saya ingat betul semangat saya yang menggebu-gebu beberapa bulan yang lalu, ketika saya mulai mempersiapkan semuanya. Saya mencoba mencari dan mendapatkan saran, nasehat dan dukungan dari berbagai pihak bagaimana caranya agar saya bisa dengan lancar tanpa kendala apapun bisa  mendapatkan si angka 13 ini.

Untuk mendapatkan si angka 13 ini prosesnya lumayan berliku sekaligus menantang. Saya harus bisa mengevaluasi diri sendiri berdasarkan kriteria-kriteria yang sudah ditentukan dan harus bisa mempresentasikan dan membuktikan kepada orang lain bahwa saya memang seperti yang digambarkan dalam hasil evaluasi tadi. Ada 5 kriteria evaluasi, masing-masing kriteria harus dicantumkan 5 bukti kemampuan saya secara teknikel dan hasil evaluasi diri ini harus melalui jenjang persetujuan dari beberapa orang dari berbagi level.

Dan waktu itu akhirnya datang juga. Hasil evaluasi diri yang sudah disetujui setelah melalui berbagai tantangan dan diskusi yang panjanggg hehe, akhirnya bisa saya unggah ke sistem online evaluasi. Saya mulai memasukkan semua data per tanggal 11 Oktober 2012 dan proses dinyatakan selesai sekomplit-komplitnya per tanggal 4 Desember 2012. Tahapan demi tahap proses evaluasi bisa saya pantau secara online yang digambarkan dengan warna dalam bulatan. Kalau proses sudah selesai, si bulatan tadi akan ada tanda centrangnya dan bertuliskan “Nomination Accepted”. Oh iya, yang saya maksud si angka 13 ini, berkaitan dengan promosi saya, bukan yang lainnya ya…

Dan pagi di hari itu ada satu email masuk ke inbox Outlook saya yang bunyinya seperti berikut:

Dan sepertinya angka 13 akan mengakrabi saya selama beberapa tahun ke depan sampai saya bisa kembali lagi mempersiapkan diri untuk naik ke jenjang berikutnya, dengan melalui proses yang sama ketika kelak saya masih tetap meniti jenjang karir di jalur teknikel di tempat saya bekerja sekarang ini.

Tentu saja rasa bersyukur dan doa saya panjatkan dalam hati dan sambil bergumam saya berucap, hmm enak juga ternyata si angka 13 ini, ga nyesel saya mendapatkannya, dan ga akan takut nanti kena sial-sial gara-gara angka 13 yang sekarang akrab menempel di diri saya, apalagi ketika surat promosinya secara resmi sudah saya terima dan saya melihat deretan angkat tertulis di selembar kertas itu hehehe…

About WiD

Founder&Owner jogja geowisata (www.ygeotour.com) dan geodwipa teknika (www.geodwipa.com). Alumni Teknik Geologi UGM. Hobby: International Travel, Photography, Gourmet Cooking, Entrepreneurship, Blogging.
This entry was posted in Cerita-Cerita and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*