Pindah ke Apartemen Baru

Saya bekerja di salah satu perusahaan internasional. Sebagai pegawai dengan status International Mobile, saya berhak mendapatkan rumah tinggal (fully furnished housing provided) di semua negara dimana saya ditempatkan. Jumat malam kemaren saya baru saja pindahan dari apartemen yang sebelumnya ke apartemen yang baru karena satu dua minggu belakangan saya sangat sibuk jadi belum sempat memikirkan kapan saya akan mulai pindahan. Jumat petang pada saat saya sedang menikmati makan malam di sebuah restoran Cina berdua dengan seorang temen, tiba-tiba BlackBerry saya berdering. Ternyata landlord sebuah apartemen menilpon mengatakan kalau flat apartemen untuk saya sudah siap. Dia menanyakan kapan saya akan pindah. Saya jawab saja malam ini juga saya akan masuk. Hari Kamis sebelumnya memang saya sudah mendapatkan copy contract antara kantor dengan pihak landlord. Dari copy contract yang saya pegang, saya jadi tahu kalau uang sewanya sudah dibayarkan untuk jangka waktu satu tahun ke depan sekaligus, fully furnished, cleaning, internet, maintenance, listrik, air gratis.

Apartemen ini terletak di pinggir jalan menghadap laut ke arah timur. Sebuah view yang menurut saya sangat bagus, karena setiap pagi saya bisa menikmati indahnya saat-saat matahari terbit. Demikian juga kalau ingin sekedar jogging di waktu senggang atau di saat weekend, dengan gampang saya tinggal jalan beberapa meter, sampailah saya di pinggir pantai. Tapi kadang niat tinggal niat, kalah sama pulau kasur hehe. Atau pada saat malam hari, saya bisa dengan lepas menikmati keindahan kota dengan gemerlap lampu menghiasi suasana malam. Apartemen saya ini terletak di Lt 7, Flat no#19. Begitu memasuki flat, nuansa dindingnya bermotif (wall paper) berwarna coklat kekuningan, selaras dengan lampu penerangan sepanjang hall menuju ruang tengah. Di dinding terpampang beberapa lukisan repro menambah enak suasana di dalam flat. Begitu memasuki apartemen, ada kamar tidur di sisi kanan. Ukuran kamar lumayan besar, 4x4m dengan bed berukuran king size 2x2m. Kamar ini dilengkapi dengan meja rias dan lemari pakaian 5 pintu yang diletakkan di pojok kamar. Lampu tidur diletakkan di samping kanan dan kiri tempat tidur, dan kamar mandi dengan bathtub dan shower ada di dalam kamar.

Hall ini akan menyambung ke ruang tengah. Ruangan ini sepertinya dikhususkan sebagai ruang multifungsi, bisa sebagai kamar tamu sekaligus kamar tempat keluarga berkumpul dan bercengkrama. Suasana merah bercampur coklat sangat kental terlihat disini.ย Di samping kamar ada jendela lebar bertirai gorden coklat. Jendela ini langsung menghadap laut, sehingga mata dengan bebas bisa menikmati pemandangan di laut lepas atau suasana kota di kejauhan sana. Ruang tamu yang sekaligus sebagai ruang keluarga ini berukuran 4x6m, sangat cukup untuk tempat kumpul-kumpul. Sebenarnya ada meja makan di samping kursi ruang tamu ini, namun tidak kelihatan/terpotret. Ruang tamu dilengkapi dengan TV layar datar 42inch. Oh iya, semua yang saya ceritakan disini adalah furniture bawaan dari apartemen, bukan milik saya sendiri, artinya begitu saya masuk barang-barang itu sudah ada (furnished apartment). Ada sambungan internet ADSL gratis dan modem untuk koneksi WiFi yang diletakkan di ruang tamu. Jadi saya bisa sepuasnya berselancar, kirim email, browsing, dan yang paling penting bisa terus menyalurkan hobi ber-blogging ria.

Dapur adalah salah satu ruangan yang sering saya kunjungi, karena saya sering memasak sendiri. Apartemen dengan dapur yang representatif adalah suatu keharusan untuk saya. Flat saya ini dilengkapi dengan dapur berukuran kurang lebih 2x4m. Lemari es, mesin cuci, mesin pengering, kompor listrik, toaster, microwave, coffee maker, juicer, gelas, piring, dan peralatan dapur lainnya sudah disiapkan. Mungkin nanti kalau ingin menambah peralatan-peralatan dapur yang lainnya tinggal dilengkapi dan beli sendiri. Tentu saja bisa diklaim hehe. Bagi saya dapur dengan ukuran seperti ini sudah lebih dari cukup. Kitchen set-nya lumayan sederhana, namun begitu dengan peralatan dapur yang lumayan lengkap sudah sangat cukup untuk membuat saya betah tinggal di flat, mencoba-coba resep masakan baru, masak sendiri, dimakan sendiri (asyiikk sebentar lagi ada temennya hehe), hitung-hitung ngirit, tidak jajan makanan di luar. Nanti kalau pas pulang ke Indonesia tentu saja saya akan membawa bumbu-bumbu siap jadi maupun bahan-bahan yang sekiranya susah untuk ditemukan disini.

Di samping dapur ini ada kamar mandi luar, ukurannya kurang lebih 2x2m, dengan bathtub dan shower. Sepertinya kamar mandi luar ini didesain untuk tamu. Di depan kamar mandi luar ini ada kamar tidur lagi yang ukurannya lebih kecil 3x3m dengan ukuran bed sebesar 1.5x1m. Kamar ini didesain untuk kamar tidur anak, dilengkapi dengan 1 lemari pakaian dan dua lampu tidur di kanan dan kiri tempat tidur. Semuanya sudah tertata dengan rapi dan siap untuk ditempati. Di samping tempat tidur ada jendela bergorden. View dari jendela ini bisa melihat lokasi kota dan kompleks pemukiman di sekeliling apartemen.

Dan akhirnya sampailah kita ke tujuan akhir dari tur mengelilingi apartemen saya kali ini hihi. Kamar tidur utama berada di bagian paling belakang. Ukurannya lumayan besar kurang lebih 4x4m, dilengkapi dengan lemari pakaian 6 pintu yang lumayan besar, dan meja rias yang sekaligus berfungsi sebagai lemari kecil karena ada rak-rak yang bisa dipakai untuk menyimpan barang-barang plus tentu saja kaca rias, dan bed king-size kurang lebih berukuran 2x2m. Seperti dua kamar tidur sebelumnya, kamar tidur utama ini dilengkapi dengan lampu tidur di kanan dan kiri bed.ย  Kamar utama ini didesain bersuasana kuning kecoklatan dengan gorden berwarna hijau. Kamar mandi dengan bathtub dan shower ada di dalamnya. Saya lebih suka beliย  dan bawa barang-barang keperluan kamar mandi dari Indonesia, baik itu sabun, pasta gigi, sikat gigi, sampho. Jadi ketika pulang ke Indonesia, salah satu barang wajib yang ada di tas saya adalah barang-barang di atas, eitss dan perlu diketahui saya beli barang-barang tadi di minimarket saya sendiri, daripada beli di toko orang lain kan? Biasanya saya membawa beberapa banyak sekalian cukup untuk keperluan selama 3-4 bulan. Jadi misalnya shampho atau sabun cair, saya sekaligus membawa refill-nya.

Fasilitas yang disediakan oleh pihak apartemen antara lain kolam renang, gym, ruang sauna, dan ada juga meja bilyard di lobby. Dan di teras apartemen ada StarBuck. Sebenarnya untuk urusan mencari makanan sangat mudah karena apartemen ini lokasinya dekat kemana-mana, dekat ke restoran karena memang sekelilingnya banyak restoran (termasuk restoran Indonesia), dekat dengan minimarket, dekat dengan baber shop, dekat dengan mall, dan dekat dengan kantor. Jadi saya rasa pilihan saya untuk memilih dan tinggal apartemen ini tidaklah keliru. Dan cukuplah setahun tinggal di apartemen ini, tidak usah lama-lama, eh siapa tahu tahun berikutnya sudah ditransfer ke lokasi/negara lain….

About WiD

Founder&Owner jogja geowisata (www.ygeotour.com) dan geodwipa teknika (www.geodwipa.com). Alumni Teknik Geologi UGM. Hobby: International Travel, Photography, Gourmet Cooking, Entrepreneurship, Blogging.
This entry was posted in Cerita-Cerita and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

3 Responses to Pindah ke Apartemen Baru

  1. Pengunjung says:

    Senang sekali bisa baca-baca tulisan di blog Bapak,
    Apartemennya sangat bagus ๐Ÿ™‚ Kalau boleh tahu, ini ada di negara mana Pak?

  2. Pengunjung says:

    Senang bisa baca-baca tulisan di blog Bapak,
    Apartemennya sangat bagus ๐Ÿ™‚ Kalau boleh tau ini di negara mana Pak?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*