Suasana Transit di Abu Dhabi International Airport

Melanjutkan tulisan saya sebelumnya, yaitu susana transit di Doha International Airport dan di Dubai International Airport, berikut akan saya ceritakan suasana transit di Abu Dhabi International Airport. Apa yang akan saya tuliskan adalah suasana transit di terminal 3, bandara Abu Dhabi. Semoga tulisan saya mengenai suasana transit di ketiga bandara internasional tersebut di atas bisa bermanfaat, sekali lagi terutama bagi anda yang belum pernah transit dan dalam waktu dekat akan melakukan perjalanan dan transit di salah satu ketiga bandara tersebut.

Abu Dhabi International Airport adalah hub dari maskapai Etihad Airways. Maskapai ini, seperti halnya Qatar Airways dan Emirates Airways, menjadi langganan penerima penghargaan internasional dari lembaga pemeringkat SkyTrack sebagai salah satu maskapai terbaik di dunia. Selain itu Etihad menjadi lebih terkenal setelah pemiliknya juga menjadi pemilik klub sepakbola Manchester City, dengan Etihad stadiumnya.

Ketika kita naik Etihad dan transit di Abu Dhabi, ada kalanya pesawat parkir di area yang terhubung dengan garbarata menuju ke terminal kedatangan dan adakalanya juga pesawat parkir di area yang jauh dan terpaksa penumpang harus menggunakan bus untuk menuju ke terminal kedatangan. Sesampainya di terminal kedatangan, perhatikan tanda yang menunjukkan arah ke “Flight Transfer”. Ikuti arah tersebut. Nanti kita akan menjumpai beberapa tanda yang bertuliskan seperti gambar di atas, yang menunjukkan kemana arah  menuju area transfer pesawat.

Bandara internasional Abu Dhabi tidak sebesar bandara internasional Dubai. Saya masih belum menemukan sumber informasi, kenapa UAE mempunyai dua maskapai besar, yaitu Etihad dan Emirates, tetapi bandara Abu Dhabi tidak dibuat semegah, selengkap dan seluas bandara Dubai. Seperti kita ketahui Abu Dhabi dan Dubai sama-sama menjadi bagian dari Uni Arab Emirates. Kembali ke cerita sebelumnya. Layar-layar monitor yang menampilkan informasi gate dan jam keberangkatan pesawat tidak tersedia banyak. Ukurannya pun relatif kecil, tidak seperti di bandara Dubai, dimana layar-layar tersebut terpasang di tempat-tempat yang mudah ditemukan dan berukuran relatif besar.

Ketika kita mengikuti petunjuk arah Flight Transfer diatas, kita akan diarahkan menuju ke custom clearance. Seperti yang sudah saya tuliskan sebelumnya tentang proses custom clearance di bandara Dubai dan Doha, pun begitu di bandara Abu Dhabi sebaiknya sebelum ikut memasuki antrian, segala bentuk perhiasan, logam, jam tangan, ikat pinggang, handphone, passport, tiket semua dimasukkan ke dalam tas. Passport dan tiket tidak akan ditanyakan ketika memasuki antrian. Segala hal yang berbau logam kalau tidak di simpan di dalam tas akan menyebabkan metal detector berbunyi ketika kita melewati, dan tentu saja petugas akan menyuruh kita melewati metal detector kembali.

Begitu kita keluar dan selesai melakukan proses custom clearance, kita akan diarahkan menuju duty free. Sekali lagi luasnya tidak sebesar dan semegah duty free di bandara Dubai. Di bandara Abu Dhabi duty free-nya hanya satu lantai, terdiri dari beberapa konter pakaian, tas, perhiasan, elektronik, makanan, minuman beralkohol,  parfum, farmasi, dan jam tangan. Mata uang yang berlaku untuk transaksi selain mata uang lokal yaitu Dirham UAE, transaksi bisa juga dilakukan dengan mata uang besar lainnya seperti USD, GBP, Euro, dan lainnya, dan tentu saja bisa juga dengan menggunakan kartu kredit. Kalau ingin menukarkan uang, disini ada juga satu money changer yang letaknya di dekat konter tilpon internasional.

Di atas duty free ini (lantai 2) terdapat restoran. Ada beberapa konter restoran disana, mulai dari fast food burger, makanan asia, makanan arab, grill, dan bagi yang suka minuman beralkohol ada konter khusus yang menjual minuman beralkohol. Kenapa di Abu Dhabi ada konter minuman beralkohol? saya tidak tahu jawabannya. Semua dikembalikan kepada selera masing-masing mau mampir ke konter makanan yang mana. Kalau kita membeli makanan di food court ini dengan menggunakan mata uang bukan Dirham UAE, apabila ada uang kembalian, akan dikembalikan dalam bentuk mata uang Dirham, bukan dalam mata uang asal yang kita gunakan pada saat kita membayar. Nah kalau tidak mau ribet, lebih baik kita tukarkan ke money changer dalam jumlah yang kira-kira mencukupi pada saat digunakan untuk berbelanja di Abu Dhabi duty free. Dengan demikian tidak ada uang Dirham berlebih pada saat kita meninggalkan airport Abu Dhabi, kecuali kalau memang nantinya kita akan melakukan perjalanan kembali dan harus transit di Abu Dhabi, uang Dirham tersebut bisa kita gunakan kembali. Selain konter-konter makanan cepat saji, grill, dan minuman beralkohol, di food court bisa kita temukan juga konter makanan ringan, beragam sandwich, dan minuman ringan. Semua terletak dalam satu deretan di lantai dua. Sambil menunggu waktu transit selesai, kita bisa beristirahat sambil menikmati aneka makanan di food court atau sambil berbelanja di Abu Dhabi duty free.

Begitu keluar dari area duty free, akan tersambung ke area terminal atau gate keberangkatan. Pintu keberangkatan yang ada di terminal 3 ini Gate 28-41. Semoga di lain waktu saya berkesempatan transit di Abu Dhabi melalui terminal yang lain sehingga bisa melengkapi tulisan tentang suasana transit di terminal 3, bandara Abu Dhabi. Tidak seperti di bandara Dubai ketika pintu-pintu keberangkatan berdampingan dengan banyak konter makanan dan konter duty free, di bandara Abu Dhabi, kita hanya bisa menjumpai sangat sedikit konter makanan dan duty free di pintu keberangkatan. Tepat di pintu keluar area duty free menuju area pintu keberangkatan, ada beberapa petugas yang standby bersiap melayani semua pertanyaan penumpang yang ingin mencari dimana pintu keberangkatan pesawat lanjutan mereka masing-masing. Di sana pun sebenarnya terpampang petunjuk arah yang cukup jelas terlihat dan mudah ditemukan untuk membantu penumpang menemukan arah area yang dicari.

Di pintu keberangkatan ini juga tersedia komputer dengan koneksi wifi gratis. Komputer diletakkan dengan standing rack. Apabila kita tidak sedang membawa laptop, tablet atau smartphone, sambil menunggu waktu keberangkatan, kita bisa berselancar membuka jejaring sosial atau email untuk memberi kabar kepada teman, saudara, dan keluarga dekat. Namun kalau kita membawa gadget-gadget tersebut di atas, maka dengan mudah tinggal kita sambungkan melalui layanan koneksi wifi gratis. Saya ingin sedikit menceritakan mengenai komputer-komputer yang ada di terminal keberangkatan ini. Menurut saya, pengoperasiannya kurang begitu user friendly, karena kursor digerakkan dengan track ball. Kadang kala dijumpai di beberapa komputer putaran bola di track ball tidak berjalan sempurna, akibatnya kursor tidak bisa digerakkan atau diarahkan untuk menjalankan atau mengeksekusi program. Setiap kali kita membuka koneksi internet melalui komputer ini, secara otomatis waktu koneksi akan diberikan sekitar 30 menit. Setelah 30 menit habis, otomatis sambungan internet akan mati dan kita harus login kembali dengan meng-kli tombol pojok kiri atas, yang kalau saya tidak salah ingat bertuliskan Abu Dhabi Internet Connection.  Di halaman pertama ketika kita tersambung ke internet, akan dimunculkan halaman informasi mengenai bandara Abu Dhabi. Di sana pun kita bisa mengecek informasi mengenai waktu dan pintu keberangkatan pesawat. Kita tinggal memasukkan informasi kode penerbangan atau nama maskapai dan jam keberangkatan. Informasi ini bisa kita akses juga melalui tablet atau smartphone.

Demikian informasi mengenail suasana transit di Abu Dhabi International Airport, semoga bermanfaat terutama bagi anda yang belum pernah transit dan dalam waktu dekat akan melakukan perjalanan dan  transit disana.

About WiD

Founder&Owner jogja geowisata (www.ygeotour.com) dan geodwipa teknika (www.geodwipa.com). Alumni Teknik Geologi UGM. Hobby: International Travel, Photography, Gourmet Cooking, Entrepreneurship, Blogging.
This entry was posted in Cerita-Cerita and tagged , , , . Bookmark the permalink.

65 Responses to Suasana Transit di Abu Dhabi International Airport

  1. andhien wulandari says:

    Terima kasih mas. Sangat informatif.
    Kebetulan malam ini mau transit di Abu Dhabi

  2. Rakhmadi Avianto says:

    Waduh bagus sekali tulisannya, baru sempat lihat, tentu sangat bermanfaat buat the next traveller.

    Bravo

  3. Terimakasih mas ulasan pengalamannya transit di abudhabi. Kebetulan jamaah umroh kami sedang transit disana dan kebetulan sedang mencari restaurant karena kami harus menunggu 12 jam untuk terbang ke jakarta. I really appreciate your experience. Terimakasih.

    • WiD says:

      Sama-sama Pak Dodik, semoga jamaah umroh Pak Dodik dan rombongan diberikan kekuatan, kegembiraan, dan kesehatan selama transit di Abu Dhabi dan nantinya selamat sampai tujuan kembali ke Jakarta…

  4. decy says:

    thanks ya mas, next month mau transit di abudhabi,…info lengkap helpful dahhh semoga blognya akan lebih bny memberikan informasi seputar traveling,

    • WiD says:

      sama-sama Mbak Decy..semoga perjalanannya menyenangkan..klo seputar traveling yang saya tahu banyak hanya seputaran Jogja dan sekitarnya Mbak 🙂

  5. fika says:

    Mau numpang nanya , bln des nanti sy akan transit ke abu dhabi pesawat etihad. Apakah saya butuh visa UEA? pada saat transit nanti apakah saya harus ke immigrasi untuk cek passport? atau lqngsung aja ambil bagasi dan ke terminal untuk penerbangan lanjutan? mohon penjelasannya. trims b4,

    • WiD says:

      Kalau untuk transit dan tetap di airport saja tidak diperlukan visa UEA Mbak..kecuali kalau Mbak Tika ada rencana selama transit tersebut keluar dari airport dan jalan-jalan ke Abu Dhabi. Pada saat kita transit, kita tidak melalui immigration check, tetapi melewati custom check, dimana semua barang bawaan (hand-carry bukan bagasi) dimasukkan ke dalam mesin scanner dan prosesnya tidak berbelit-belit. Sedangkan barang bawaan kita yang masuk bagasi akan langsung dibawa oleh connecting flight, dan nanti diambil pada saat kita sudah mendarat di tujuan akhir. Misal Mbak Tika ke Amsterdam menggunakan Etihad. Dari Jakarta akan transit di Abu Dhabi. Bagasi Mbak Tika nanti diambilnya langsung pada saat Mbak Tika sudah mendarat di Amsterdam.

  6. ria says:

    hallo..
    saya berencana terbang menggunakan etihad.. boleh ga ya bawa alkohol dibagasi?

    trimkasih buat jawabannya..

  7. chris says:

    Thx info blognya sangat informatif :). Rencana awal Oktober akan ke Frankfurt dengan Garuda, tp sebelumnya akan transit di Abu Dhabi (conn. flight with Etihad). Klo di Abu Dhabi apakah ada airport tax tambahan?. Arrival sy dgn Garuda di (Terminal 1 AUH), dan depparture-ny di (Terminal 3 AUH), Kira2 transportasi dr Term1-ke Term3 bagaimana ya?
    …Thx mohon di share….

    • WiD says:

      Airport tax di Abu Dhabi tidak ada Pak..jadi kita sudah tidak perlu membayar lagi disana. Terminal 1 dan 3 dekat kok Pak, tinggal jalan kaki saja di dalam terminal. Memang airport di Abu Dhabi masih belum sebagus Dubai yang dari terminal A ke terminal B dan C bisa dilakukan dengan naik kereta. Dan menurut saya tidak perlu takut ditinggal sama Etihad, karena Garuda dan Etihad kan kerjasama (code share). Semoga perjalanan ke Frankfurt menyenangkan Pak…

    • chris says:

      this is such really informative blog and helpful besides.
      It helps a lot, thx…
      :|]:D

  8. cahto says:

    terima kasih mas mudah mudahan bermanfaat bagi saya n mudahan mas diberi kemudahan oleh Allah dalam segala hal

  9. Theo says:

    Hallo

    Mau Tanya ni mas…
    Kalau transit di bandara abudabhi 6 jam stgh kira2 dapet Voucher makan atau hotel tidak ?atau bisa beli langsung disna Untuk hotelnya dan apa saja Yang bisa dilakukan di airport tsb ya mas,selagi menunggu disna selain melihat2 dll?baru pertama terbang dengan etihad..pelayanan etihad friendly atau gimana?

    Terimakasih banyak mas

    Wasalam

    • WiD says:

      walaikumsalam Mas Theo, setahu saya transit 6 jam tidak akan mendapatkan voucher makan atau hotel. Biasanya airline mempunyai kebijaksanaan masing-masing utk bisa atau tidak memberikan fasilitas seperti yang Mas sampaikan. Sepengetahuan saya ketika saya naik dengan Etihad, mereka tidak akan memberikan fasilitas hotel ato voucher selama transit apabila transitnya hanya 6 jam. Namun ada baiknya Mas Theo bisa menanyakan langsung ke perwakilan Etihad yang ada di Jakarta mengenai ketentuan2 yang bisa diberikan kepada penumpang ketika sedang transit dalam waktu yang cukup lama. Seandainya memang tidak mendapatkan fasilitas tsb, terus terang tidak banyak yang bisa dilakukan di bandara Abu Dhabi, karena bandaranya tidak sebesar Dubai. Yang bisa Mas lakukan hanya sekedar jalan-jalan di sekitar Duty Free (dan sayangnya kecil), browsing internet menggunakan komputer yang ada di sekitar duty free atau melalui layanan koneksi WiFi gratis, dan tentu saja menunggu sambil menikmati makanan di restoran2 yang ada di sekitar duty free. Pelayanan Etihad bagus, standard pelayanan maskapai bintang 5. Etihad beberapa kali langganan pemenang SkyTrax, lembaga pemeringkat maskapai kelas dunia. Bersama-sama dengan Emirates, Qatar Airways, Singapore Airlines, Thai Airways, Etihad masuk jajaran maskapai bintang 5. Demikian semoga apa yang saya sampaikan bisa menjawab pertanyaan Mas Theo..

  10. Theo says:

    Kalau mengunakan Internet Kita bisa pakai Laptop atau Tablet sendiri atau harus komputer disana Yang telah tersedia?

    Terimakasih banyak mas Atas pemasukan Saran infonya,sangat membantu dan bermanfaat Bagi saya ..

    Salam

    • WiD says:

      Bisa dua-duanya Mas…ada beberapa komputer yang bisa kita akses disana. Ada juga koneksi WiFi gratis yang bisa gunakan seandainya kita membawa tablet atau laptop sendiri. Sama-sama Mas Theo, terima kasih juga sudah berkunjung di blog saya. Semoga perjalanan dan transit Mas Theo menyenangkan.

  11. devina says:

    Permisi mas, saya mau nanya.
    Kalau untuk di Abu Dhabi Airport, kisaran harga untuk makan di food court berapa ya mas?
    Dulu, waktu mas transit disitu, mas sempat beli sesuatu tidak?
    Menggunakan mata uang apa ya?
    Thanks..

    • WiD says:

      Angka pastinya saya tidak ingat Mbak Devina, tetapi yang saya ingat betul kalau dirupiahkan harganya tidak jauh beda ketika kita beli makan dan minum di kafe atau restoran di dalam bandara Soetta. Saya sempat beli oleh-oleh juga di Duty Free Abu Dhabi, harganya ya mirip-mirip saja ketika kita beli sesuatu di Duty Free Soetta. Sebaiknya Mbak Devina bawa US dollar. Mbak bisa langsung beli dengan dollar dan seandainya ada kembalian, nantinya kembalian akan dalam bentuk dirham Uni Emirate Arab. Atau Mbak bisa menukarkan dollarnya terlebih dahulu di money changer yang letaknya di deket area duty free bandara Abu Dhabi juga.

  12. Luki says:

    Mas mau tanya nih…
    Rencana 1 Peb kita mau umroh pakai Etihad..Kalau transit di bandara abu dabhi kira2 7 jam trus pengen jalan2 ke Dubai memungkinkan tidak? dan apakai harus pakai visa UEA ?

    makasih..

    • WiD says:

      Waktu 7 Jam tidak memungkinkan Mas, terlalu mepet. Pertama Mas Luki harus punya VISA masuk ke UEA, yang kedua Abu Dhabi ke Dubai butuh waktu kurang lebih 1 jam perjalanan. Belum nanti urusan keluar bandara, imigrasi, custom dll. Kalau diitung-itung mungkin bisa memakan waktu lebih dari 3-4 jam sendiri atau lebih untuk bolak-balik AD-Dubai. Akan sangat riskan Mas..nanti malah ketinggalan pesawat lanjutan ke Mekah-nya.

  13. heri ahmad khaerudin says:

    Ass.Mas mau nanya kalau transit d abudabhi ke jeddahnya ganti pesawat ngga ?

    • WiD says:

      Wass Mas Heri dari Jakarta dengan Etihad? Nanti akan ganti pesawat Etihad yang lain dari Abudhabi-Jeddah. Bagasi langsung diambil di Jeddah.

  14. Liliana says:

    Hi.. mas.. lam kenal
    Webnya bagus, sy nyasar kesini, dan dapat ilmu baru di bbrp halaman web ini… sukses dengan web geotour nya ya…

  15. Dea Novita says:

    Wah ini bermanfaat bgt mas,desember nanti aku terbang dengan Etihad dan transit d Abu Dhabi ,ini akan menjadi penerbangan terjauh saya..terimakasih info nya ..sangat membantu sekali…

  16. andi says:

    Halo,

    saya mau nanya, saya sekarang di abu dhabi, berencana ke Turki. Kemudian dari turki, saya pulang ke jakarta lewat abu dhabi lagi (AUH). Dari turki ke AUH saya menggunakan Qatar Airways, kemudian menggunakan Etihad ke Jakarta. Untuk masalah bagasi gimana ya? apa saya harus urus visa lagi untuk bisa ambil bagasi di AUH?

    • WiD says:

      Halo, wahh kok malah tidak efektif ya Mas, perjalanannya muter-muter..Dari Turki-AUH naik Qatar Airways, berarti nanti Turki-Doha-AUH. Kenapa tidak sekalian dari Turki-Doha-Jakarta menggunakan Qatar Airways, karena bagasi bisa langsung diberangkatkan dengan connecting flight sesama airline-Qatar Airways dan Mas Andi tidak perlu keluar bandara untuk mengambil bagasi?

      Baik kembali ke pertanyaan Mas Andi, mungkin karena anda sudah memegang tiket AUH-CGK dengan Etihad. Ketika anda berada di Turki dan akan terbang dari Turki tujuan Abu Dhabi dg Qatar Airways, sebelum terbang pun petugas counter checkin Qatar Airways di airport Turki sana akan mengecek apakah anda mempunyai valid visa untuk masuk ke Abu Dhabi atau tidak. Kalau tidak mempunyai valid visa kemungkinan besar akan ditolak terbang. Ingat, ketika terbang menggunakan Qatar Airways dari Turki ke AUH, bagasi harus diambil setelah Mas Andi keluar bandara, artinya setelah immigration clearance beres, sedangkan Qatar Airways dan Etihad tidak mempunyai kerja sama. Spt diketahui Qatar Airways masuk jaringan One World sedangkan Etihad masuk jaringan SkyTeam (sama seperti Garuda Indonesia), jadi bagasi anda tidak bisa langsung ditransfer ke connecting flight anda dari AUH-CGK menggunakan Etihad. Artinya bagasi anda harus diambil di AUH dan anda harus keluar bandara. Dengan demikian Mas Andi harus mempunyai visa masuk ke AUH karena dianggap tujuan akhir penerbangan dari Turki adalah Abu Dhabi.

  17. grace huang says:

    hallo salam kenal!

    mau tanya, baiknya tukar uang nya di jkt atau di airport abu dhabi sama aja kalau buat beli sekedar makan minum n lirik2 duty free?:D hahahaaaa.. terimakasih untuk sharing tentang airport abu dhabinya..jadi ada gambaran mau ngapain nanti transit disitu..

    • WiD says:

      halo salam kenal kembali. Klo dari Jakarta sudah bawa USD, sudah aman..krn di Abu Dhabi airport menerima USD juga sebagai alat pembayaran. Nanti kalau ada kelebihan, ada kalanya kasirnya nanyain mau dikembaliin dalam USD apa UAE Dirham.

  18. darul says:

    mas…ni mau tanya
    abu dhabi ke jeddah brapa lAma?

  19. deny says:

    Mas mo nanya nih,.klo di duty free ngejual elektronik seperti handphone ga ya?

    Terima kasih sebelumnya mas,..

  20. Fadzlina says:

    Salam mas…nk tanya..cukup ke masa transit 1 1/2 jam di abu dhabi di terminal yg sama

  21. Novita says:

    hallo..mau nanya,kalau dr jakarta naek etihad,trs transit di abu dhabi,berikutnya naek air berlin,perlu keluar ga ya utk ambil baggage?

  22. Toni Wardiyanto says:

    Informasinya sangat bermanfaaat,
    kebetulan saya juga akan transit di bandara Abudabhi Senin Malam besok

    Thanks

  23. Iva says:

    Assalamualaikum, mas mau tanya , besok rencananya tanggal 3 october mau terbang ke belgia , q gunain ethihat dari jakarta sampai ke brusselnya , itu waktu transit harus ambil bagasi dulu atau tidak ya? terus itu dari terminal 1 ke terminal 3 jauh nggak ya mas ?
    Thanks for your information , i really need your information coz it will be the first time my experience go to belgium

    • WiD says:

      Walaikum salam mbak Iva…Bagasi langsung bisa mbak ambil di Belgia. Terminal 1 ke terminal 3 tidak jauh kok, bisa jalan kaki. Tidak harus menggunakan bus atau kereta. Semoga perjalanan Mbak Iva menyenangkan.

  24. djowi says:

    Salam kenal Mas
    Trimas Kasih atas infonya yang bermanfaat.
    Saya besok Transit di abudabi 3 jam sblm ke Sao Paulo. Mau tanya di Bandara abu dhabi ada smoking room ga Mas n kalo lounge nya bisa merokok bebas ga ?

    • WiD says:

      Salam kenal kembali. Kebetulan saya tidak merokok Mas..tapi setahu saya ada smoking room tersendiri. Kalau di Lounge tidak bisa bebas merokok, harus ke smoking room dulu.

  25. Agung Parmanto says:

    Salam kenal,
    Info yang sangat membantu, makasih Mas…. Mas, saya mau ke Maroko pakai Etihad transit di Abu Dhabi, turun di terminal 1 dan berangkat lagi di terminal 3. Dari terminal 1 ke terminal 3 harus lewat pabean/imigrasi dulu atau langsung ke custom clearance ya Mas?
    Tks

    • WiD says:

      Salam kenal kembali Mas Agung…terminal 1 dan 3 nyambung kok Mas, ga perlu lewat imigrasi dulu, ke custom clearance saja.

  26. Ling Ling says:

    Malam pak.. saya rencana bln depan akhir mau ke amsterdam sendiri pake emirates dan transit di dubai untuk pertama kali nya saya perjalanan jauh sendiri dan bahasa inggris pas2an.. saya takut tersesat dan bingung ke terminal buat lanjut penerbangan ke ams nya.. saya ingin minta petunjuk nya pak saya harus gimana setelah nyampe di dubai.. terima kasih pak..

    • WiD says:

      Silahkan Bu dengan senang hati. Sebenarnya Ibu tidak usah khawatir, karena ground staff Emirates di Dubai intl airport sangat helpfull juga..

  27. ahmad jacob says:

    salam kenal pak..
    saya bawa jamaah umroh for the first time lusa besok insya Allah..bawa orang lain rasanya beda soalnya dengan bawa badan sendiri..muter cari innfo dapatnya disini jelas sekali..
    sangat membantu sekali infonya.
    makasih pak,,semoga sukses.

  28. Anum says:

    Assalamualaikum…

    Insya Alloh awal April saya sendirian ke Toronto by Etihad, transit Abudhabi, 3 jam kemudian baru Toronto… aman kan kalo jalan2 sendiri sambil nunggu waktu ..
    Perjalanan ke Toronto cukup panjang… lihat iklan di TV , di pesawat Etihad akan ada info waktu sholat, benarkan ?

    Terima kasih infonya.

    Wassalamualaikum

    • WiD says:

      Walaikumsalam Mbak Anum, Jalan-jalan di bandara Abu Dhabi aman kok. Untuk info sholat di Etihad saya kurang tahu mbak, setahu saya tidak ada. Mungkin info yang saya miliki sekarang kurang update juga. Wassalamualaikum

  29. Ayun says:

    Assalamualsakum. Salam kenal. Saya dan rombongan dari kosudgama berencana ke Turkey agustus ini ,menumpang psw etihad dan transit di abudabi. Waktu transit sy berencana cari parfum yg kebetulan made in Dubai dan cari di Indon gak ada. Bolehkan ke kabin bawa belanjaan parfum? Kalo penerbangan internas dr Soetta khan gak boleh. Tks.ayun

    • WiD says:

      walaikumsalam. Pertama-tama klo boleh ingin koreksi dulu, yang benar penulisan negara kita adalah Indonesia bukan disingkat seperti itu:). Boleh belanja parfum dan dan dibawa ke kabin, asal belanjanya di duty free. Klo belanja parfum di luar duty free dan per botol melebihi 150 ml, maka parfum harus dimasukkan ke bagasi.

  30. yuliniar suryadi says:

    saya Agustus awal ke east europe, kayaknya transitnya lama ini di abudabhi pulangnya
    dari jam 2025 baru brangkat lagi ke jkt 0300
    ngapain aja ya mas enaknya di bandra abudabhi????duty free buka 24 jam???money changer 24 jam juga????
    Nuwun njih mas

  31. Nia says:

    Salam kenal,
    Terima kasih, artikel ini sangat membantu.
    Mas, tolong tanya, kalau dari terminal 1 pindah ke terminal 3 bandara AUH, ada shuttle bus nggak Mas? Kalau ada, apakah beroperasi 24 jam? Krn sy akan transit dini hari di AUH dan barang bawaan sy cukup banyak kalau harus jalan kaki.
    Terima kasih.

  32. afit says:

    assalamu’alaikum mas salam kenal,
    artikel sangat membantu dan saya mau tanya kalo boleh.
    rencana tgl 12 maret saya mau pulang dari dammam ke jakarta pake ethihad dan transit di abu dhabi sekitar 20, jam kira2 bisa keluar immigrasi dan jalan ngga? apa saya musti apply visa hanya untuk keluar sebentar karena saya janjian sama kakak yang tinggal disana
    terima kasih

    • WiD says:

      Walaikum salam. Setahu saya tetap harus apply VISA mas, walaupun hanya keluar bandara sebentar, karena WNI tidak bebas visa di UAE. Namun tidak ada salahnya untuk mengkonfirmasi ke Etihad, misalnya melalui website Etihad, mas bisa menanyakan masalah ini. Layanan meraka bagus kok, walaupun kita tanya lewat web, mereka akan jawab pertanyaan kita.

  33. Mohammad kharis mubarok says:

    Assalamu’alaikum, ka aku mau nanya. Aku kan nanti transit di abu dhabi 8 jam. Jika aku tetap di bandara, aku tidak membutuhkan visa transit kan? Atau tetap memebutuhkan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*