Cara Menambah Tombol ShareThis pada WordPress

Tombol “ShareThis” yang dipasang di akhir tulisan di blog adalah salah satu sarana untuk mempopulerkan blog kita melalui social media seperti Facebook, Twitter, email, Google plus, dan yang lainnya. Berikut akan saya tuliskan cara memasang tombol ‘ShareThis” di WordPress. Pada saat saya menulis posting-an ini saya menggunakan WordPress 3.3.1.

  • Unduh plugin ShareThis di tautan berikut http://wordpress.org/extend/plugins/share-this/. Pada saat tulisan ini ditulis, plugin ShareThis yang digunakan adalah versi 5.0.0
  • Unggah plugin diatas ke dalam WordPress; caranya masuk ke wp-admin kemudian pilih menu Plugins
  • Kemudian Klik tombol “Add New” pada Plugins  seperti nampak pada gambar di atas
  • Klik tombol “Upload” untuk mengunggah plugin ShareThis yang sudah kita unduh pada langkah sebelumnya
  • Browse file ShareThis dari komputer kita kemudian tekan tombol “Install Now”
  • Masukkan FTP password kemudian tekan tombol “Proceed”
  • Tunggu proses instalasi plugin ShareThis sampai selesai.
  • Setelah proses pengunggahan selesai, dari Dashboard WordPress, pilih menu Settings. Plugin ShareThis akan tertera di sana
  • Klik menu ShareThis pada menu Settings di atas. Kemudian tentukan dan pilih model tampilan dari pilihan yang ada
  •  Klik tombol “Update ShareThis Option” pada akhir menu dan kini tombol ShareThis otomatis sudah ditambahkan di bagian akhir pada setiap posting tulisan  anda

Semoga bermanfaat dan selamat mencoba..

Posted in Tips | Tagged , , , , , | 1 Comment

Aktivitas Baru Menjadi seorang Sekretaris

Selalu menjadi hal yang menyenangkan apabila kita mempunyai atau melibatkan kepada suatu kesibukan, aktivitas, atau organisasi yang bisa memberikan nilai tambah, nilai lebih, dan manfaat kepada diri kita sendiri khususnya dan terutama kepada lingkungan atau komunitas di sekitar kita. Banyak berkenalan dengan orang-orang baru, kontribusi apa yang bisa kita berikan dan lakukan baik tenaga, pikiran, maupun ide-ide adalah sesuatu aktivitas yang sangat menyenangkan.

Saya baru beberapa bulan tinggal di negara ini karena sifat pekerjaan saya yang mengharuskan pindah-pindah ke beberapa negara yang berbeda. Tinggal di negara orang tanpa menyibukkan diri dengan kegiatan-kegiatan tambahan di luar aktivitas kantor rasanya sangat membosankan. Beberapa saat lalu saya diminta bergabung menjadi salah satu pengurus sebuah organisasi profesi ahli teknik minyak Indonesia chapter/cabang negara ini. Tanpa pikir panjang saya langsung menyanggupi karena saya yakin akan banyak manfaat yang bisa saya dapatkan di kemudian harinya. Kalau melihat posisi yang ditawarkan dalam kepengurusan itu memang agak menggelikan, saya ditawari mengemban tugas sebagai sekretaris…ya sekrestaris…yang dalam benak banyak orang pasti akan membayangkan pekerjaan sehari-hari yang pada umumnya dilakukan oleh kaum wanita untuk membantu mempersiapkan segala sesuatu yang terkait dengan pekerjaan yang diemban seorang direktur 🙂

Tadi malam kami melakukan rapat kepengurusan membahas beberapa anggaran dasar kegiatan organisasi ini, rencana kegiatan yang akan dilakukan pada tahun berjalan masing-masing divisi kepengurusan, alokasi dan rencana pencarian dana, sampai kepada pengaktifan dan pemutakhiran blog, migrasi mailing list dari organisasi profesi chapter di negara ini. Rapat dilakukan di apartemen saya dan mereka langsung meminta ijin saya untuk menjadikan apartemen saya sebagai basis atau kesekretariatan organisasi profesi ini. Mungkin karena mereka melihat tempat, lokasi, dan suasana apartemen saya cocok untuk dijadikan base camp kegiatan organisasi dan tentu saja saya dengan senang hati mengiyakan.

Saya sebagai sekretaris (kalau menulis jabatan saya dalam kepengurusan organisasi profesi ini saya masih suka tersenyum sendiri) diberikan amanat untuk menjadi webmaster blog dan menjadi administrator milist organisasi profesi ini. Segala macam update dan management kedua wadah ini menjadi salah satu tanggung jawab saya. Dan mulai siang tadi, tidak hanya blog personal saya sendiri yang harus saya maintain tetapi dua blog lagi yang harus saya perhatikan, blog alumni dan yang terbaru blog organisasi profesi. Tidak hanya milist alumni yang harus saya awasi, namun sekarang saya mempunyai aktivitas baru lagi menjadi administrator milist organisasi profesi ini. Semua aktivitas diatas sangat sejalan dengan salah satu hobi saya yaitu blogging, jadi saya sangat antusias menjalani semuanya. Kata orang gemar menulis adalah obat awet muda yang paling mujarab hehe….

Posted in Cerita-Cerita | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Memulai Bisnis Minimarket Mandiri non Franchise untuk Pemula

Berikut ini saya tuliskan langkah-langkah yang harus dipersiapkan untuk mendirikan atau memulai usaha minimarket mandiri (non franchise) berdasarkan pengalaman pribadi menekuni bisnis minimarket mandiri kurang lebih 8-9th terakhir. Pengennya sih dituliskan menjadi sebuah buku. Tetapi karena belum ada waktu senggang, langkah-langkah tadi baru bisa saya rangkumkan dalam bentuk garis besar kisi-kisinya terlebih dahulu. Rangkumannya bisa dibaca dengan mengklik tautan di bawah ini. Semoga bermanfaat.

Tahapan-Tahapan Memulai Bisnis Minimarket Mandiri non Waralaba

 

 

Posted in Peluang Usaha | Tagged , , , , | Leave a comment

Cara Memasang Donation PayPal di WordPress

Sebenarnya saya hanya iseng saja memasang Donation PayPal di blog saya ini, karena sudah hampir dipastikan tidak akan ada yang mengirimkan donasi ke account PayPal saya. Disamping itu memang saya menulis di blog tidak bermaksud untuk meminta atau mengharapkan sumbangan, siapapun boleh membaca, meng-copy kalau memang ada yang perlu di-copy dan menyebarluaskan kalau memang dirasa ada tulisan yang bermanfaat untuk disebarkan untuk diketahui orang banyak. Kalaupun nanti ada yang mengirimkan donasi melalui PayPal tentu saja terima kasih banyak dan tidak akan ditolak hehe..

Cara memasang Donasi PayPal di blog kita sangatlah mudah. Berikut langkahnya:

  1. Login ke www.paypal.com dengan account dan password kita. Kalau belum mempunyai account PayPal bisa dengan sangat mudah membuat account PayPal terlebih dahulu
  2. Setelah login ke PayPal, arahkan kurson ke dan klik tab menu “Merchant Services”
  3. Di bawah Merchant Services tab , kita akan diarahkan ke windows selanjutnya yaitu “Merchant Tools – PayPal” kemudian arahkan navigasi ke menu “PayPal Website Menu Standard” kemudian di bawah menu “Key Features” arahkan kursor dan klik menu “Donations”

Setelah klik menu Donations akan muncul windows seperti di bawah ini:

  1. Step1, isikan data-data yang diminta. Pada kolom “Organization Name/Services” kita isikan alamat blog kita. Sedangkan “Donation ID” bisa kita kosongkan. Kita pilih Currency pada daftar mata uang. Kita tentukan contribution amount di antara dua pilihan yang ada dan tentukan Merchant Account ID yang akan kita gunakan. Untuk merchant account ID saya memilih menggunakan alamat email.
  2. Step2 dan step3 optional, boleh kita abaikan
  3. Setelah selesai kemudian klik Create Button. Kita diarahkan pada windows code script HTML yang bisa kita copy dan paste-kan ke widget text blog kita masing-masing. 

 

Selamat mencoba, siapa tahu ada orang yang merasa terbantu dengan informasi yang anda tuliskan di blog anda sehingga ada sebagian pembaca blog anda merasa terbantu dan mengucapkan rasa terima kasihnya dengan menyumbangkan dana ke account PayPal anda. Kalau bagi saya sih memang tidak banyak berharap, nice to have dan nice to know saja memasang menu donasi PayPal di blog saya ini hehe, sukur-sukur kalau memang ada yang mengirimkan dana ke account PayPal saya, ya tentunya sangat disyukuri donk hehe..

Posted in Tips | Tagged , , | Leave a comment

Cara Mengetahui Teman yang Unfriend dari Daftar Pertemanan Facebook

Siapakah yang tidak mengenal Facebook? Hampir semua orang tahu Facebook, baik yang mempunyai account ataupun yang tidak mempunyai account di situs jejaring sosial yang satu ini, paling tidak pernah mendengar kata Facebook. Masyarakat dari kalangan biasa, selebritis, maupun pejabat negara bahkan sampai sebuah korporasi/perusahaan boleh dikatakan sebagian besar mempunyai account di Facebook. Situs pertemanan yang dulunya hanya dibuat sebagai sebuah keisengan di kampus oleh seorang mahasiswa Harvard University (bahkan si mahasiswa ini akhirnya tidak sampai lulus dari universitas tersebut), kini menjadi salah satu perusahaan besar yang bahkan sebentar lagi rencananya mau melakukan IPO di lantai bursa.

Saya tidak akan berpanjang lebar membahas rencana IPO Facebook ini. Yang akan saya tulis disini adalah yang ringan-ringan saja seputar bagaimana kita bisa mengetahui teman yang kemudian memutuskan (unfriend) dari daftar pertemanan di Facebook kita atau menolak permintaan pertemanan yang kita kirimkan (Ignore). Seperti yang sudah diketahui, dengan Facebook kita bisa terhubung dengan teman-teman lama; teman sekolah, teman kerja, teman semasa kecil, maupun teman-teman baru yang kita kenal melalui situs jejaring sosial ini. Ada kalanya kita merasa senang di kala melihat daftar teman yang kita tambahkan (add) di halaman Facebook kita semakin hari semakin bertambah. Namun pada saat beberapa hari kita tidak membuka Facebook, kemudian pada saat mengunjungi laman Facebook kita kembali, kita mengetahui ternyata jumlah teman yang ada di daftar pertemanan berkurang. Atau pada saat kita tertarik ingin berkenalan dengan seseorang, kemudian kita kirimkan permintaan pertemanan (friend request) kemudian ternyata setelah beberapa saat lamanya kita tidak tahu apakah permintaan pertemanan kita ditolak atau diterima. Kadang kita penasaran, kadang kita juga cuek saja siapa saja yang memutuskan (unfriend) atau menolak (ignore) dari Facebook kita.

Bagi yang penasaran ingin mengetahui semua hal di atas, ada sebuah aplikasi yang bisa membantu. Beberapa hari lalu saya browsing-browsing dan secara tidak sengaja menemukan aplikasi ini. Nama aplikasinya adalah Unfriend Finder. Aplikasi ini menurut saya bukan malware atau spyware, jadi aman kita pasangkan di Facebook kita. Aplikasi ini bisa diunduh melalui situs resmi-nya di http://www.unfriendfinder.com/home. Di sana dijelaskan bahwa aplikasi ini compatible dengan semua browser (Firefox, Google Chrome, Opera, Safari, dan Internet Explorer). Di halaman ini juga ditampilkan contoh tampilan di laman Facebook kita setelah aplikasi Unfriend Finder ini kita pasang. Namun perlu diperhatikan cara pemasangan/instalasi di setiap browser berbeda-beda langkahnya. Untuk mengetahui langkah-langkah pemasangan aplikasi ini di masing-masing browser bisa dilihat di http://www.unfriendfinder.com/help/installation kemudian kita pilih browser apa yang kita gunakan. Kita hanya tahu siapa yang unfriend dari Facebook kita sesaat kita menginstal aplikasi ini. Daftar teman yang unfriend sebelum aplikasi ini dipasang, tidak akan bisa diketahui.

Untuk menginstal/memasang aplikasi ini kita bisa memilih menu http://www.unfriendfinder.com/download. Di menu ini ditampilkan juga image-image dari apa yang akan kita temukan pada saat dan sesudah proses instalasi selesai. Dari beberapa browser yang saya coba, yang paling gampang untuk dipasangkan Unfriend Finder adalah Google Chrome karena seperti yang disebutkan sendiri di laman situs Unfriend Finder ini, Google Chrome secara native sudah mendukung userscripts yang memudahkan aplikasi ini dipasang di browser tersebut. Saya merekomendasikan menggunakan Google Chrome untuk memasang aplikasi Unfriend Finder ini dengan demikian nanti pada saat membuka Facebook juga harus menggunakan Google Chrome. Setelah proses instalasi selesai, untuk memastikan kalau Unfriend Finder berhasil dipasang di Google Chrome bisa dilihat dengan cara klik menu Customize and Control (gambar kunci yang ada di pojok kanan atas dari browser Chrome) > Tools > Extentions. Kalau kita berhasil menginstal aplikasi ini, akan disebutkan Unfriend Finder terdaftar di bawah menu Extentions di atas.

Berikut contoh beberapa teman yang terekam oleh aplikasi unfriend di Facebook saya:

Dalam gambar di atas terlihat ada tiga status yang terekam di Unfriend yaitu “deactivated” artinya teman saya tersebut me-nonaktif-kan profile-nya di Facebook. Sedangkan “no longer in your friend list” artinya teman saya tersebut sudah menghapus nama saya dari daftar pertemanan Facebook dia. Sedangkan status “cancelled your friend request” artinya teman saya tersebut menolak ajakan pertemanan yang saya kirimkan melalui Facebook.

Terlepas dari rasa penasaran dan kemudian sesudahnya kita mengetahui apa penyebabnya, semoga pertemanan kita dengan seseorang dan sebagian orang yang memutuskan/unfriend dari Facebook tidak kemudian menyebabkan tali pertemanan kita dengan mereka benar-benar putus di dunia nyata. Sekarang tergantung anda, apakah siap memasang aplikasi ini dengan “resiko” kita menjadi tahu siapa yang memutuskan atau menolak pertemanan di Facebook tanpa harus sakit hati untuk bisa terus menjalin pertemanan dengan mereka di dunia nyata? Kalau anda siap, selamat mencoba memasang Unfriend Finder di browser anda masing-masing 🙂

Posted in Tips | Tagged , | Leave a comment

Menyoal Tagline Iklan sebuah Produk Makanan (Donut)

Saya sedikit terusik (saya tidak mau mengatakan tersinggung) pada saat membaca sebuah tagline produk kue donut sebuah restoran waralaba kue cepat saji. Sebenarnya awal mulanya saya salut dengan restoran cepat saji ini, karena mereka memang benar-benar produk asli anak bangsa Indonesia. Waralaba kue cepat saji ini sudah merambah dan membuka gerai di beberapa negara tetangga seperti di Malaysia dan Singapura.

Namun rasa salut kepada mereka berangsur-angsur luntur gara-gara dalam kampanye memperkenalkan salah satu produk donutnya mereka menggunakan bahasa iklan yang menurut saya kurang etis. Interpretasi saya sebagai orang awam ketika membaca tagline tersebut adalah mereka seolah-olah menempatkan produk yang diiklankan tersebut lebih unggul daripada dua ilmu pengetahuan yaitu Geologi dan Biologi seperti nampak dalam gambar di samping. Sedangkan kedua ilmu pengetahuan tersebut seolah-olah disejajarkan dengan hal yang berkonotasi negatif. Dalam tagline ini ilmu Biologi disejajarkan dengan istilah lousy (menurut www.sederet.com terjemahan kata lousy adalah jelek, buruk) dan ilmu Geologi dikonotasikan dengan sleepy (menurut www.sederet.com sleepy berarti mengantuk, sepi). Sedangkan produk mereka oreology disamakan dengan istilah yummy (menurut www.sederet.com yummy berarti lezat). Saya sudah membuka official website waralaba cepat saji ini untuk sekedar mencari tahu latar belakang mereka menggunakan tagline dengan tema di atas, namun sayang yang saya cari tidak ketemu. Jadi sampai saat saya menuliskan tulisan ini saya masih bertanya-tanya kira-kira apa alasan mereka menggunakan bahasa iklan seperti di atas.

Saya sebagai orang yang pernah mengenyam pendidikan Geologi dan lulus dengan menyandang gelar sarjana Geologi dan sampai sekarang bekerja di bidang yang masih terkait dengan hal yang berbau Geologi, masih mencoba memahami maksud dari orang yang mempunyai ide membuat bahasa iklan diatas. Kalau memang sekedar iklan kenapa tidak dituliskan oreology = yummy saja, tanpa harus membuat perbandingan dengan ilmu Biologi dan Geologi? Jangan-jangan tim yang mempunyai ide membuat bahasa iklan ini terdiri dari beberapa orang yang sebenarnya tidak tahu apa ilmu Biologi dan Geologi itu. Kalau mereka tahu pasti mereka tidak akan memasang bahasa iklan seperti diatas :).

Saya benar-benar tidak habis pikir kenapa mereka menyamakan Geologi dengan sleepy. Kuliah Geologi menyenangkan baik ketika di kelas maupun kegiatan outdoor-nya, praktek lapangan, jalan-jalan menikmati pemandangan, dan begitu lulus dan sudah kerja gajinya sangat yummy. Dimanakah letak sleepy-nya? Apakah mereka benar-benar tidak tahu gaji seorang Geologist berpuluh-puluh juta kali yummy-nya dibandingkan dengan rasa oreology itu sendiri? Kalau mereka ingin tahu saya bersedia menunjukkan slip gaji saya ke tim pembuat iklan oreology tadi hehe.

Di Indonesia sarjana Geologi mempunyai sebuah wadah yang diberi nama Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI). Saya tidak tahu apakah sebagai sebuah wadah para profesional yang bekerja dan berkecimpung di bidang kegeologian dan atau yang berlatar belakang pendidikan Geologi, IAGI memandang perlu untuk mengajukan protes resmi atau tidak kepada waralaba kue donut ini terkait dengan tagline iklan oreology mereka. Tentu saja saya sekarang ini tidak dalam posisi berbicara dan menulis mengatasnamakan IAGI walaupun saya tercatat sebagai salah satu anggota IAGI. Saya juga tidak akan berandai-andai apakah organisasi profesi Geologi yang berada di luar Indonesia juga akan tergelitik dan terusik ketika membaca iklan oreology di atas, dan apakah juga universitas-universitas di dalam maupun di luar negeri yang mempunyai program studi Geologi mengajukan keberatan dengan iklan tersebut. Saya tidak mau menyimpulkan terlalu jauh, oleh karena itu saya tidak mau berandai-andai. Malah salah satu temen saya berujar,”Menurutku kita tidak usah tersinggung, orang sudah jelas mereka cuma asal-asalan. Orang ngasal dan ga serius jangan kita tanggapi dengan serius.  Nanti kalau jadi polemik dan diliput pers, malah jadi iklan gratis buat mereka”

Namun bagi saya pribadi yang mempunyai latar belakang pendidikan Geologi, saya menggunakan cara saya sendiri dengan menuliskan keluh kesah di blog saya ini sebagai bentuk bertanya kepada pemilik iklan oreology diatas, terlepas mendapat penjelasan dari mereka atau tidak :). Yang pasti saya bersyukur pernah menempuh pendidikan Geologi, kalau tidak begitu wahh bisa jadi gaji yang saya terima tidak se-yummy sekarang ini jauhhh mengalahkan yummy-nya (menurut klaim mereka) rasa variant donut di atas.

Posted in Cerita-Cerita | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Jogja: Memadukan Potensi Wisata Geologi, Kuliner dan Budaya

Dulu sekitar tahun 1994-1995an ada salah satu kegiatan yang dinamakan Geowisata yang diprakarsai Himpunan Mahasiswa Geologi UGM, kebetulan waktu itu angkatan kami yang memegang kepengurusannya. Antusiasme peserta Geowisata saat itu luar biasa. Sebuah kegiatan yang memadukan wisata geologi dan petualangan sambil menikmati keindahan alam. Kalau tidak salah ingat jalur Geowisata yang diambil pada saat itu adalah sekitar pegunungan selatan. Peserta bisa menikmati keindahan pegunungan selatan sekaligus menikmati view pantai dari ketinggian pegunungan selatan. Kegiatan Geowisata yang diprakarsai angkatan kami inilah kemudian menjadi cikal bakal kegiatan Geowisata yang diselanggarakan oleh HMTG UGM pada tahun-tahun berikutnya bahkan sampai saat ini. Beberapa tahun kemudian, di sela-sela kegiatan kampus seperti reuni akbar, dies natalis, dan lain sebagainya, selalu disisipkan dan ditawarkan acara geowisata plus wisata kuliner ini kepada para alumni.

Berangkat dari latar belakang diatas, kemudian saya berpikir dan tergerak, kenapa tidak sekalian dipikirkan bagaimana mengelola potensi geowisata ini dengan lebih profesional? Beberapa hari yang lalu saya mencoba menghubungi dua teman seangkatan yang kebetulan beliau saat ini menjadi salah satu staff pengajar dan pengurus di kampus Geologi UGM. Saya sampaikan ide saya langsung kepada beliau berdua ini karena waktu penyelenggaran Geowisata tahun 1994-1995an tadi mereka menjadi salah satu anggota panitia acaranya. Dan gayung pun bersambut, mereka setuju dengan ide yang saya sampaikan. Hari Senin 22 Januari 2012, kami sepakat bertemu dan melakukan brainstorming menggali potensi ini.

Kami bertemu di kantin Fakultas Teknik. Dalam brainstorming serius tapi santai sambil menyantap hidangan makan siang, ada beberapa ide yang terlontar dalam brainstorming tahap pertama:

  1. Konsep geowisata akan dipadukan dengan wisata kuliner dan budaya. Paket wisata ini dikemas se-exclusive mungkin. Sasaran konsumen yang akan ditawarkan mengenai wisata dengan minat khusus ini adalah kalangan profesional, lokal, expat maupun manca negara. Konsep pemasaran dilakukan secara online dan dijual dengan harga exclusive. Paket yang ditawarkan adalah all-in sudah termasuk pengurusan visa dan akomodasi (penginapan dan transportasi)
  2. Sebagai langkah awal adalah menentukan jalur lintasan geologi yang menarik baik dari sisi ilmu geologi, wisata adventure/petualangan, maupun keindahan alam. Jalur lintasan ini akan dibahas kembali di pertemuan berikutnya. Pada saat menentukan jalur lintasan wisata geologi ini akan diidentifikasi juga wisata kuliner maupun wisata budaya sepanjang dan atau yang terdekat dengan jalur lintasan geologi tersebut, penginapan dan transportasi
  3. Setelah jalur lintasan geologi, wisata kuliner, dan wisata budaya sudah ditentukan, langkah berikutnya adalah mendokumentasikan jalur-jalur tersebut. Professional photographer akan disewa untuk memotret keindahan, keunikan, dan keragaman di sepanjang lintasan tadi baik dari sisi ilmu geologi, kuliner, maupun budaya.
  4. Photo-photo diatas akan diunggah ke sebuah web. Webmaster professional akan disewa untuk membuat dan mengelola web ini. Web ini akan digunakan sebagai basis pemasaran jalur lintasan wisata geologi, wisata kuliner, dan wisata budaya.
  5. Pemasaran akan dilakukan dengan berbagai cara dengan mengiklankan web tersebut diatas.
  6. Brainstorming-brainstorming berikutnya akan dilakukan kembali sampai persiapan benar-benar matang dan siap dijalankan. Brainstorming yang kedua akan dilakukan besok hari Kamis, 26 Januari 2012.

Brainstorming kedua dilanjutkan di ruangan salah satu temen saya di kampus Geologi UGM. Kebetulan minggu-minggu ini masa liburan dimulai sehabis ujian sehingga temen-temen saya pun tidak sedang dalam situasi sibuk mengajar mahasiswa. Dalam diskusi kali ini ditentukan stop site lokasi-lokasi yang kira-kira menarik untuk dikunjungi. Dalam menentukan titik-titik lokasi ini ada beberapa pertimbangan yang kami ambil antara lain titik pemberhentian adalah sebuah tempat yang menarik secara scientific kegeologian, pemandangan bagus namun relatif belum banyak dikenal oleh orang banyak, akses menuju kesana dan juga akomodasi (penginapan) tidak terlalu susah, dan dimungkinkan adanya pertunjukan budaya/kehidupan maupun hidangan kuliner lokal sepanjang titik-titik pemberhentian tersebut.

Berdasarkan pertimbangan diatas, akhirnya kami bisa menentukan beberapa titik pemberhentian (stop site) seperti nampak dalam gambar di bawah ini. Ada 8 (delapan) stop sites yang sebagian lokasinya berada di wilayah Gunung Kidul, Yogyakarta. Kedelapan titik-titik pemberhentian yang pertama tersebut adalah sebagai berikut: Ancient Volcanic Nglanggeran, Kalisuci undeground river (possible to do rafting), Ancient Bengawan Solo, Sadeng Beach, Timang Beach, Baron Beach, Parangtritis Beach, dan Limestone Natural Bridge Mulo

Kedelapan site stops ini tentu saja tidak akan bisa ditempuh dalam waktu satu hari. Perjalanan dalam waktu satu hari diperkirakan hanya bisa menempuh empat titik pemberhentian. Dengan demikian untuk titik-titik pemberhentian diatas pada nantinya akan ada beberapa pilihan jalur lintasan yang akan diberikan kepada peminat:

  1. Jalur lintasan satu hari: stop site 1-4
  2. Jalur lintasn dua hari: stop site 1-4 dan city tour kota Jogja dan sekitarnya.
  3. Jalur lintasan tiga hari: stop site 1-8 dan city tour kota Jogja dan sekitarnya

Selain itu akan diberikan juga pilihan untuk melanjutkan lintasan pada hari berikutnya. Enam titik pemberhentian pada jalur selanjutnya berada di wilayah Kabupaten Wonogiri dan Pacitan seperti nampak dalam gambar di bawah ini. Keenam titik pemberhentian ini adalah sebagai berikut: Kars Museum, Tabuhan Cave, Gong Cave, Klayar Beach, Pacitan Bay, dan Gajah Mungkur Reservoir.

  1. Jalur lintasan 4 hari: stop site 1-11 dan city tour kota Jogja dan sekitarnya
  2. Jalur lintasan 5 hari: stop site 1-14 dan city tour kota Jogja dan sekitarnya

Bagi ada peminat yang ingin melanjutkan perjalanan sampai satu minggu akan ditawarkan tambahan jalur lintasan seperti yang tertera dalam gambar di bawah ini:

Jalur lintasan selanjutnya berada di wilayah kota Solo, Magelang dan Wonosobo. Ada lima titik pemberhentian yang ditawarkan, antara lain City Tour di kota Solo, Mount Merapi, Mount Merbabu, Mount Telomoyo, dan Rawapening Reservoir.

  1. Jalur lintasan 6 hari: stop site 1-14 dan 18-19
  2. Jalur lintasan 7 hari: stop site 1-19

Bentuknya seperti apa nantinya? Tunggu sampai semua persiapan selesai dilakukan…:)

Dan akhirnya semua yang saya inginkan sudah terwujud. Silahkan kunjungi www.jogja-geowisata.com untuk memilih dan memesan alternatif liburan wisata alam, budaya, dan petualangan di Jogja dan sekitarnya.

Posted in Peluang Usaha | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Minimarket Saya Akhirnya Menggunakan Program POS Berbasis Windows

Ada kurang lebih 7000 item barang yang ada di minimarket saya. Untuk memudahkan pencatatan stok barang, keluar masuk barang, transaksi jual beli, pelaporan, dan sebagainya, sudah hampir 6 tahun terakhir semua item tersebut kami masukkan ke dalam sebuah program POS (point of sales) berbasis DOS. Pada awal mula minimarket ini berdiri, awalnya transaksi jual beli masih manual atau dibantu dengan mesin kalkulator, pencatatan barang hanya dituliskan dalam sebuah buku, pembukuan relatif tidak rapi, tidak tertata dan  tentu saja tidak valid, karena semua transaksi tidak tercatat dengan teratur dan akurat.

Program POS ini saya dapatkan melalui sebuah agen di Jogja yang khusus bergerak di bidang retail. Kantor mereka ada di Jl Kaliurang KM 9. Boleh dibilang mereka melayani dari hulu sampai hilir semua keperluan retail ini, misalnya konsultasi bisnis pembukaan dan pengembangan minimarket, pembuatan dan penjualan rak dan penjualan aplikasi POS beserta perangkat hardware-nya (komputer, barcode reader, printer). Konsumen mereka adalah pelaku bisnis retail di seluruh Indonesia baik yang masih dalam skala minimarket maupun yang sudah dalam taraf supermarket. Saya sengaja memilih untuk membeli sebuah program POS dari sebuah agen yang sudah mapan, karena faktor support dan maintenance seandainya sewaktu-waktu ada masalah dan butuh bantuan mereka. Dan selama ini memang terbukti pelayanan dan support mereka sangat bagus dan responsif.

Beberapa hari yang lalu komputer yang ada di minimarket bermasalah. Komputer ini digunakan sebagai database untuk menyimpan data stok barang di minimarket dan pelaporan yang terkait dengan transaksi jual beli. Kemaren saya bawa CPU-nya ke agen yang ada di Jl Kaliurang diatas. Setelah dicek ternyata ada beberapa komponen CPU yang rusak dan terpaksa harus diganti. Pihak agen juga memberikan informasi kalau mereka sudah mengembangkan aplikasi POS berbasis Windows dan semua pelanggannya yang masih menggunakan program POS berbasis DOS dianjurkan untuk meng-upgrade ke aplikasi yang berbasis Windows dan sekaligus memigrasi datanya. Tentu saja pihak agen akan membantu semua proses yang diperlukan.

Saya setuju dengan usulan mereka dan minta dipresentasikan. Kebetulan ada ruangan meeting di lantai atas kantor mereka yang bisa digunakan untuk men-demo-kan aplikasi-aplikasi yang mereka kembangkan. Setelah program itu dipresentasikan, saya bisa menarik beberapa kesimpulan sebagai berikut:

  1. Program DOS susah di-maintain  oleh mereka, karena hardware (hardisk) yang ada sekarang sudah semakin berkembang maju dan tidak support program DOS lagi. Sangatlah perlu untuk segera meng-upgrade ke program berbasis Windows atau Linux. Namun ternyata agen ini hanya mengembangkan aplikasi POS berbasis Windows saja dengan alasan yang tidak saya tanyakan lebih mendalam
  2. Aplikasi POS berbasis Windows yang dikembangkan mereka dijual berdasarkan module. Semakin lengkap module yang ingin digunakan tentunya semakin mahal. Dengan kapasitas minimarket saya yang ada sekarang ini saya hanya memilih module standard, karena dengan module ini sudah sangat mencukupi kebutuhan yang saya perlukan untuk menjalankan semua operasi sehari-hari yang ada di minimarket saya, misalnya pencatatan barang keluar masuk, transaksi jual beli, pelaporan yang lebih komprehensif mengenai untung dan rugi, deteksi kecurangan di meja kasir dan tidak kalah pentingnya menu backup dan restore data.
  3. Aplikasinya cukup mudah dan gampang dioperasikan. Kecepatan programnya sangat bagus tidak kalah dengan program berbasis text (DOS). Hari ini saya ditilpon kalau reparasi hardware sekaligus migrasi data ke pogram POS berbasis Windows untuk komputer minimarket saya sudah selesai mereka kerjakan. Dan tadi siang CPU saya ambil di kantor mereka. Sebenarnya pihak agen menawarkan training kepada pegawai saya. Tapi mumpung saya masih cuti di Jogja,  saya mau mencoba sendiri dan sekaligus memberikan training kepada pegawai saya. Kalau saya sendiri sudah tahu dan hapal betul cara mengoperasikan program POS-nya tadi, saya akan lebih gampang untuk memantau perkembangan bisnis minimarket saya ini. Mungkin besok pagi saya akan seharian memberikan training kepada mereka.

Baca artikel terkait tentang usaha minimarket di blog ini: Memulai Bisnis Minimarket Mandiri non Franchise untuk Pemula dan Sedikit Tips Memulai Usaha Minimart Mandiri Bagi Pemula

Bagaimana dengan anda? apakah anda juga mempunyai dan menjalankan bisnis minimarket?

 

Posted in Cerita-Cerita | Tagged , , , , | 13 Comments

Menyoal Bisnis Lokal Go Online dari Google

Di tengah “perseteruan” antara Google dan Menkominfo (Kementrian Komunikasi dan Informasi) karena perbedaan pendapat tentang perlunya tidaknya membangun data center di Indonesia, belakangan kita dengar bahwa Google mencoba penetrasi ke pasar Indonesia dengan menggandeng Kementrian Perindustrian, Kementrian Koperasi, dan Kadin dengan meluncurkan progam yang diberi nama Bisnis Go Online. Tujuan dari program ini adalah untuk ikut membantu memajukan usaha kecil dan menengah yang ada di Indonesia dengan mengembangkan bisnisnya secara online dengan harapan UKM lokal ini kemudian mempunyai daya saing secara global. Peluncuran Bisnis Go Online yang beralamat di http://www.bisnisgoonline.co.id/ dilakukan oleh Mentri Perindustrian MS Hidayat di Jakarta, 11 Januari 2011.

Saya tidak akan membahas lebih jauh mengenai perseteruan Google dengan Menkoimfo maupun kerjasama Google dengan kementrian yang lainnya (ini Google kok sukses “mengadu domba” kementrian di bawah Pak Presiden ya hehe) tetapi yang akan saya bahas adalah perbandingan singkat membuat toko online melalui www.bisnisgoonline.co.id dengan toko online yang kita buat sendiri melalui jalur yang lainnya.

Saya kemaren sempat mencoba membuat toko online dari Google ini, dan berikut ulasan saya:

  1. Caranya cukup mudah cukup dengan membuat Google id. Setelah mempunyai Google id kita bisa langsung membuat toko online melalui situs www.bisnisgoonline.co.id. Disana sudah ada wizard (petunjuk) yang tinggal diikuti. Nama dari toko online yang tercipta akan mengikuti Google ID yang kita buat tadi, misalnya keripikjogja.bisnisgoonline.co.id, dimana keripikjogja adalah Google ID. Kita akan mendapatkan situs gratis dengan alamat domain .co.id selama setahun dan sesudahnya akan ditentukan biayanya oleh penyedia domain
  2. Menurut saya toko online yang dibuat melalui situs diatas bentuknya masih kaku, custom-nya terbatas. Permasalahannya tidak berhenti disini. Situs yang kita bikin diatas belum benar-benar online. Untuk membuat situs tadi online di dunia maya, ada langkah lanjutan dengan meng-klik menu “Dapatkan domain dan publikasikan” melalui konsol administrasi dari situs tadi. Nanti akan diarahkan pada laman yang berbeda yaitu ke laman http://gibo.melsa.net.id. Ada beberapa persyaratan yang diminta untuk bisa meng-online-kan toko online antara lain kita harus menyertakan beberapa dokumen antara lain KTP, SIUP, dan sertifikat merk dari Departemen Kehakiman. Nama domain bisa kita pilih sesuai dengan ketersedian dan yang kita inginkan.
  3. Untuk mengiklankan toko online anda tadi, Google menawarkan diiklankan melalui GoogleAdword dengan biaya Rp 500rb. Tetapi sayangnya tidak dijelaskan berapa lama dan berapa sering iklan akan ditampilkan.
  4. Dari ulasan singkat diatas saya bisa menyimpulan bahwa gagasan bisnis go online ini cukup bagus namun sayangnya custom website-nya masih terbatas, dan hanya UKM yang sudah mempunyai ijin usaha yang bisa mendaftar. Untuk individu yang akan memulai usaha secara online tentu saja tidak akan bisa terakomodasi, karena untuk meng-online-kan situs yang sudah dibuat membutuhkan persyaratan melampirkan SIUP dan dokumen-dokumen perijinan yang lainnya. Jangkauan periklanannya sementara ini dibantu melalui GoogleAdword yang durasinya belum diketahui secara jelas.

Perbandingan apabila situs toko online dibuat dari hosting domain atau melalui situs jejaring sosial:

  1. Apabila kita ingin menyewa hosting atau domain sejak tahun pertama kita harus bayar uang sewa, tetapi biaya sewa bisa kita tentukan berdasarkan seberapa besar kapasitas hosting yang ingin kita miliki. Besar dan kecil kapasitas hosting ini bisa kita tentukan berdasarkan produk yang ingin kita pasarkan/tawarkan melalui toko online. Model toko online bisa kita custom semau kita. Ada beberapa program toko online yang disertakan oleh penyedia hosting yang bisa kita instal di domain kita. Pilihan kustomisasi program toko online lebih bervareasi. Banyak penyedia layanan sewa hosting/domain lokal yang pelayanannya sangat bagus. Contohnya domain blog ini saya sewa dari salah satu penyedia lokal
  2. Apabila kita ingin membuat toko online melalui situs jejaring sosial, biaya gratis tetapi tidak ada model toko online. Produk hanya kita pajang melalui situs album photo yang disediakan oleh situs jejaring sosial tersebut
  3. Baik melalui langkah seperti yang disebutkan pada item 1 dan 2, toko online kita bisa langsung online dan diakses oleh calon pelanggan atau pelanggan yang sudah ada. Tidak dibutuhkan dokumen-dokumen atau persyaratan lainnya untuk meng-go online-kan.
  4. Periklanan dari toko online tadi bisa kita kendalikan berdasarkan seberapa besar budget yang kita punyai untuk mengiklankan.

Demikian perbandingan menurut pendapat saya pribadi. Semoga kedepannya program bisnis go online yang diprakarsai Google dan beberapa kementrian ini lebih bisa mengkomodasi tidak hanya untuk UKM yang sudah mapan dan mempunyai perijinan tetapi individu-individu yang baru memulai atau merintis usahanya.

Posted in Cerita-Cerita | Tagged , , | 5 Comments

Sikap Menghormati Orang Lain dalam sebuah Tim Kerja

Kita semua pasti pernah mendengar istilah menghormati orang lain (respect for people) apabila kita bekerja sama dengan orang lain dalam sebuat tim kerja. Sebenarnya apakah pengertian menghormati orang lain ini? Kita tidak harus mencampuradukkan dan membedakan arti dari menghormati orang lain (respect for people) dengan bersikap sopan kepada orang lain (being polite) karena memang tidak ada definisi pasti dari arti kata menghormati (respect) ini. Masing-masing orang akan mempunyai definisi yang berbeda-beda.

Namun begitu menurut saya ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk memulai melatih diri kita untuk menghormati orang lain dalam sebuah tim kerja yaitu dengan cara antara lain sebagai berikut:

  1. “Mendengarkan”. Dengarkan apa yang orang lain katakan. Orang lain akan sangat merasa dihargai apabila kita mendengarkan apa yang mereka ungkapkan. Disamping itu bisa jadi kita menemukan banyak hal yang sangat berarti dibalik apa yang mereka katakan.
  2. “Menghargai”. Jangan pelit untuk sering mengatakan “terima kasih” kepada orang lain. Selalu hargai usaha, jerih payah dan kontribusi hasil kerja mereka sekecil apapun. Tidak ada hal lain yang bisa memicu moral seseorang kecuali penghargaan dari teman sekerja ataupun manager mereka
  3. “Akuntabilitas”. Selalu bisa menerima pendapat dan masukan dari orang lain dalam memutuskan sesuatu. Hal ini sangat penting terutama apabila keputusan ini menyangkut nasib mereka. Menurut saya ini yang sangat sering diabaikan oleh beberapa orang yang berpikir mereka tahu apa yang lebih baik bagi orang lain hehe

Menghormati orang lain dalam sebuah tim kerja bisa juga berarti memperlakukan mereka dengan sepantasnya dan pada tempatnya sebagai seorang profesional. Pengakuan ini tentu saja sifatnya timbal balik. Menghormati anggota tim juga secara tidak langsung melatih mereka untuk terus bersikap kompeten dalam bidang keahliannya sesuai dengan semangat kerja/filosofi yang dibangun dalam tim kerja tersebut.

Semua orang adalah ahli dan mempunyai spesialisasi di bidangnya masing-masing. Semua orang juga merupakan pemula yang masih dalam tahap belajar. Menanamkan pengertian pada diri sendiri dan memperlakukan diri sendiri sebagai seorang profesional yang mempunyai keahlian sama seperti halnya memperlakukan dan melihat orang lain sebagai seorang ahli, akan membantu kita untuk bisa selalu menghormati mereka. Murah senyum dan selalu menyebarkan “virus” kebaikan adalah awal yang baik untuk mengawal dan menjaga diri kita agar selalu berjalan pada jalur yang tepat. Seperti sebuah kata bijak,”apa yang kita tabur itulah yang akan kita tuai”

Perlakukan orang lain sama seperti kita ingin diperlakukan oleh mereka. Mungkin kalimat ini sering kita dengar. Dalam sebuah tim kerja yang anggotanya berlatar belakang budaya dan lingkungan yang berbeda-beda, saya lebih suka untuk menggunakan kalimat sebagai berikut,”perlakukan mereka seperti apa yang mereka ingin diperlakukan”. Kalau semua anggota tim memahami kalimat ini, niscaya sikap saling menghormati yang akan tercipta.

Tidak ada seorang pun di dunia ini yang menginginkan untuk tidak dihormati oleh orang lain. Sikap menghormati terhadap anggota lain dalam sebuah tim merupakan awal dari sebuah sikap untuk bisa membentuk sebuah tim kerja yang kuat. Apabila kita menganggap diri kita adalah aset yang berharga dalam sebuah tim kerja, maka bersikap dan bertindaklah seprofesional mungkin sesuai dengan klaim bahwa  kita memang aset yang berharga dalam tim tersebut.

Sikap atau tindakan menghargai dan menghormati orang lain bukanlah dikarenakan karena mereka salah atau mereka benar namun karena mereka adalah manusia, sama seperti kita 🙂

Posted in Cerita-Cerita | Tagged , , | Leave a comment