Cara Membuat Online Tutorial dengan CamStudio

CamStudio adalah aplikasi open source, yang berarti gratis untuk diunduh dan digunakan. CamStudio bisa diunduh di alamat www.camstudio.org. Apakah CamStudio itu? Saya coba terjemahkan fungsinya yang saya ambil dari website diatas.

CamStudio bisa digunakan untuk merekam semua aktivitas yang kita lakukan di layar komputer kita, kemudian hasilnya bisa kita simpan sebagai  industri-standar AVI file video yang bisa kita convert menjadi SWF (shockwafe flash) file yang lebih ramping dan kecil dan tentu saja menjadi lebih ringan pada saat kita putar (tidak mengkonsumsi bandwith yang besar). Berikut beberapa fungsi dari CamStudio:

  • Bisa digunakan untuk membuat video presentasi misalnya presentasi di kantor, demo aplikasi, menjawab pertanyaan-pertanyaan secara online
  • Sharing knowledge tentang apa saja secara online, membuat online tutorial, misalnya tentang cara membuat akun di Facebook, cara mendelete akun Yahoo, dan sebagainya
  • Salah satu sarana sales atau promosi untuk mendemonstrasikan produk yang kita jual secara online

Contoh sederhana tutorial yang saya buat dengan CamStudio seperti dalam link berikut sample

Langkah-langkah untuk menggunakan CamStudio:

  • Unduh aplikasinya di www.camstudio.org. Pada saat saya menulis ini, versi CamStudio terbaru adalah CamStudio 2.6 (Build r294). Walaupun disitu ditulis “designed for Windows-XP and Windows Vista capable”, tetapi versi diatas juga bisa digunakan dengan Windows 7. Contoh tutorial diatas saya rekam dengan CamStudio di Windows 7
  • Install CamStudio di komputer anda masing-masing
  • CamStudio siap digunakan. Klik menu “Record” untuk memulai merekam, “Pause” untuk menghentikan aktivitas merekam sementara waktu, “Stop” untuk menyudahi aktivitas merekam dan kita diarahkan pada menu penyimpanan video (memilih folder penyimpanan, dan memberikan nama file video yang kita rekam tadi), dan “Exit” untuk keluar dari CamStudio. Anda bisa merekam dengan diiringi audio (misalnya suara anda pada saat menjelaskan atau mempresentasikan)

Selamat mencoba, sebuah aplikasi gratis yang banyak memberikan manfaat.

Posted in Tips | Tagged , , , | 1 Comment

Iya Betul..Bagi WNI Sudah Tidak Perlu Lagi Mengisi Kartu Kedatangan dan Keberangkatan

Sekitar akhir bulan Maret 21012 kemaren saya membaca sebuah berita melalui salah satu media online terbesar di tanah air, yang memberitakan bahwa penumpang WNI yang melakukan perjalanan ke dan dari luar negeri tidak perlu lagi mengisi surat keberangkatan dan kedatangan. Namun saat itu posisi saya masih berada di luar negeri, jadi belum tahu kenyataan di lapangan seperti apa, apakah memang sudah benar-benar berlaku. Apalagi ketika berita ini saya coba konfirmasikan ke milist alumni, sebagian besar diantaranya masih belum mengetahui. Ada salah satu teman yang melakukan perjalanan pulang  ke Indonesia pada awal April 2012 bahkan menjawab di konter Imigrasi masih ditanyakan.

Sampai pada akhirnya kemaren hari Kamis, 3 Mei 2012 saya mendarat di bandara internasional Soekarno Hatta dari perjalanan luar negeri. Saya masih simpan kartu kedatangan imigrasi yang sudah ada cap imigrasi. Seperti sudah diketahui bersama, sebelum peraturan yang dikeluarkan Ditjen Imigrasi pada akhir Maret 2012, semua penumpang baik penumpang asing maupun WNI yang melakukan perjalanan keluar negeri, mereka harus mengisi formulir keberangkatan dan kedatangan. (satu formulir ada dua lembar). Pada saat kita melakukan immigration clearance, formulir yang sudah diisi ini nanti akan dicap oleh petugas imigrasi, dan pada saat boarding petugas ground airline akan menyobek kartu keberangkatan, dan kartu kedatangan kita simpan dan akan kita serahkan saat nanti kita pulang kembali ke tanah air.

Hari Kamis kemaren pada saat perjalanan pulang ke tanah air, saya sengaja tidak menyiapkan kartu kedatangan ini, karena saya ingin membuktikan sendiri apakah di konter imigrasi memang kartu kedatangan sudah tidak diminta lagi. Pesawat Emirates yang membawa saya dari Dubai tepat mendarat di bandara Soetta jam 15.07. Dan pada saat antri di imigrasi, memang benar kartu kedatangan sudah tidak diminta lagi sama petugas imigrasi. Petugas hanya meminta passport saya.  Tapi peraturan ini sepertinya hanya berlaku bagi WNI, tidak bagi warga negara asing. Karena pada saat yang bersamaan saya melihat salah satu WNA tidak menunjukkan dan menyerahkan kartu kedatangan, dan petugas dengan sopan kemudian mengarahkan dan meminta yang bersangkutan untuk mengisi kartu kedatangan terlebih dulu. Dan kemaren hari Sabtu, 19 Mei 2012 saya melakukan perjalanan keluar negeri, pihak imigrasi tidak menanyakan kartu keberangkatan.

Salut..terima kasih Bapak/Ibu petugas di Ditjen Imigrasi dengan peraturan baru ini.

Posted in Cerita-Cerita | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Ratatouille ala Chef Wid

Salah satu hobi saya adalah memasak. Saya hobi mencoba beberapa resep masakan. Kali ini saya bereksperimen untuk membuat ratatouille yang disajikan bersama kebab dan frenchfries. Hasil jadinya seperti nampak dalam photo di samping kiri. Bahan-bahannya adalah sepotong wortel, paprika hijau, tomat, dan satu macam sayuran tapi saya lupa namanya ya hehe (gambar sebelah kanan posisi gambar paling kiri), beserta dua potong kebab dan frenchfries kurang lebih 150gr, dan garam secukupnya. Setelah sayuran dicuci dengan bersih dan dikupas (kecuali tomat dan paprika hijau tidak dikupas) kemudian dipotong-potong dalam bentuk dadu atau bentuk sesuai dengan selera. Potongan sayuran ditempatkan dalam cawan atau piring. Setelah itu cuci kembali potongan sayuran ini. Taburkan garam secukupnya ke dalam cawan, dan diaduk. Bisa juga dicampur dengan butter atau keju sesuai dengan selera. Diamkan beberapa saat kurang lebih 10-15 menit supaya garam meresap. Sambil menunggu, siapkan kentang (frenchfries) dan dua potong kebab beku dan tempatkan pada cawan yang berbeda. Kebab mentah bisa dibeli di supermarket-supermarket. Atau bisa juga diganti dengan potong daging atau ayam. Seandainya kebab dan kentang disimpan di lemari es sebelumnya, diamkan dulu beberapa saat supaya lapisan es yang menyelimutinya hilang. Saya memasak ratatouille ini dengan menggunakan alat pemasak air fryer Philips HD9220 berdaya 1500W, dimasak dengan tidak menggunakan minyak goreng. Setelah semua bahan siap, kemudian masukkan potongan sayuran terlebih dahulu ke dalam keranjang air fryer. Atur suhu 200 derajat C dan atur waktu dengan durasi kurang lebih 8-10 menit. Setelah selesai, keluarkan sayuran tadi dari dalam keranjang air fryer dan sajikan di dalam piring pipih. Selanjutnya masukkan kentang dan potongan kebab ke dalam keranjang air fryer. Atur waktu pada suhu 200 derajat C dan lama waktu kurang lebih 15 menit. Tunggu sampai putaran waktu kembali pada posisi angka 0. Setelah matang (15 menit kemudian) buka keranjang air fryer menggunakan tangkai tuas. Tuangkan kentang dan kebab ini ke dalam piring yang sama dengan sayuran tadi dan ratatouille siap dihidangkan. Akan terasa enak apabila disantap pada saat masih panas beserta saus tomat. Selamat mencoba ya..masaknya gampang, bahannya mudah dicari, dan tidak memerlukan waktu lama.

Posted in Cerita-Cerita | Tagged , , , , | 2 Comments

Sebuah Cerita tentang Thali, Sajian Menu Vegetarian dari India Selatan

Saya sudah dua kali ini diajak salah seorang temen India untuk mencoba menikmati salah satu sajian menu vegetarian yang disebut thali, di dua buah restoran India khusus vegetarian. Menu thali ini umum dijumpai di daerah India bagian selatan, menunya disajikan dalam beberapa nampan kecil yang  dihidangkan dalam sebuah nampan besar. Nampan-nampan kecil ini berisi beberapa kuah kari yang terbuat dari beberapa bahan yang berbeda, yoghurt, manis-manisan atau irisan buah sebagai pencuci mulut dan sup. Saya menikmati menu Thali ini di dua buah restoran India yang berbeda. Setelah saya amat-amati ternyata cara penyajiannya hampir sama. Hanya saja ada sedikit perbedaan. Di satu restoran nampan besarnya tidak beralaskan daun pisang, sedang di restoran yang satunya lagi nampan besarnya diberi alas daun pisang. Kata temen saya, di India bagian selatan pada umumnya orang menikmati menu makan dengan beralaskan daun pisang.

Pada saat thali dikeluarkan oleh pelayan, biasanya akan disajikan pertama kali tanpa nasi, namun dihidangkan dengan dua-tiga potong roti hangat (saya lupa namanya) dan keripik (rasanya seperti keripik yang terbuat dari sari pati beras). Cara makannya adalah, roti disobek-sobek sebesar sesuai selera kita, kemudian dioleskan ke nampan-nampan kecil berisi kari-kari tersebut, sambil sesekali dinikmati dengan keripiknya. Setelah roti habis, pelayan akan menanyakan apakah nasi bisa mulai dihidangkan. Mereka akan menghidangkan nasi dengan jumlah porsi tidak terbatas, sekuat kita. Kalau satu-dua centong masih kurang, kita bisa minta tambah sampai beberapa kali centong gratis, sampai benar-benar perut tidak muat lagi hehe. Nah pada saat nasi mulai dihidangkan, pelayan akan menuangkan nasi tepat di tengah-tengah nampan besar. Kemudian cara menyantapnya adalah menuangkan beberapa kari dan sup yang ada di nampan-nampan kecil tadi dicampur jadi satu dan diaduk bersama-sama nasi tersebut dan sesekali dicampur dengan yoghurt. Sebagai pencuci mulut biasanya disajikan beberapa irisan buah dan bubur manis. Dari dua kali kesempatan menikmati menu thali ini, saya selalu menyantap habis dengan ekstra tambahan beberapa centong nasi (tambah ndut nih, gimana ga ndut menu thali sebesar gentong gitu haha).

Nah, tadi malam sesaat setelah selesai menyantap thali, perasaan ingin tahu saya muncul. Saya tanya ke teman saya ini. Dia berasal dari Gujarat, India. Berapa kira-kira prosentase dari total jumlah penduduk India yang memilih menjadi vegetarian. Dia menjawab 46% dari total populasi penduduk India adalah vegetarian (India adalah negara dengan jumlah penduduk terbesar kedua setelah Cina). Kemudian saya bertanya kembali, menjadi seorang vegetarian artinya tidak menyantap bahan olahan hewani, tetapi kenapa di menu thali disajikan yoghurt, dimana yoghurt ini dibuat dari fermentasi susu sapi/kambing. Kemudian dia menjelaskan, ada dua aliran vegetarian, yaitu vegetarian tidak murni, dan vegetarian murni. Walaupun disebut vegetarian tidak murni, bukan berarti kelompok ini setengah-setengah menjalankan pilihannya sebagai seorang vegetarian. Mereka hanya menyantap non vegetarian menu berupa yoghurt dan susu. Selebihnya santapan sehari-hari adalah murni vegetarian. Sedangkan kelompok vegetarian murni, biasanya mereka tidak mau makan di restoran, namun memasak menu vegetarian sendiri, menghindari semua hasil olahan hewani, bahkan tidak makan garlic (bawang putih) dan onion (bawang merah). Mereka memilih memasak menu makanannya sendiri, karena mereka khawatir apabila membeli menu makanan vegetarian dari restoran, ditakutkan olahannya sudah tercampur dengan menu non vegeratian. Selain itu mereka ingin memasak dengan perasaan dan hati tenang, tidak terburu-buru, iklas dan senang hati yang hasil masakannya akan dihidangkan untuk semua anggota keluarganya. Kata teman saya, biasanya kelompok yang memegang teguh sebagai seorang vegetarian murni ini beberapa kelompok orang yang sudah mulai meninggalkan kehidupan duniawinya dan jumlahnya tidak begitu banyak dibandingkan kelompok vegetarian yang lainnya.

Rasa keingintahuan saya bertambah. Saya kembali lagi bertanya kepada dia apa latar belakang dia memilih menjadi seorang vegetarian. Dia mengatakan, pilihan menjadi seorang vegetarian baru dia lakukan 15th lalu. Sebelumnya dia adalah seorang pemakan daging juga, terutama penggemar ayam. Kata dia kembali, pada umumnya di India, ketika kita memesan menu hidangan ayam, kita bisa memilih ayam hidupnya, dan melihat cara pengolahannya (termasuk cara penyembelihannya). suatu saat ketika dia pergi ke sebuah restoran dan memesan hidangan ayam goreng, dia merasa kasihan dengan nasib si ayam itu. Kenapa dia yang menentukan hidup dan matinya si ayam tadi. Dari sanalah perasaan kasihan dia muncul dan pada saat itu dia langsung memutuskan untuk beralih menjadi seorang vegetarian sampai sekarang bersama-sama istri dan anak-anaknya. Di samping itu alasan menjalani sebagai seorang vegetarian dia dapatkan dari arahan gurunya di pelatihan meditasi/yoga. Kata guru itu olahan-olahan hewani akan memberikan efek kepada tubuh untuk mencerna makanan tersebut lebih lambat, yang mengakibatkan pikiran dan hati tidak bisa berkonsentrasi pada saat melakukan meditasi. Berbeda dengan masakan non-hewani, tubuh dengan cepat akan bisa mencerna makanan tersebut, menjadikannya energi positif, tubuh menjadi lebih sehat dan akibatnya pikiran bisa berkonsentrasi pada saat melakukan meditasi. Karena bisa bermeditasi dengan baik, maka akan memunculkan energi positif yang kuat dari dalam diri yang menyebabkan segala tindakan kita menjadi positif, sehat jasmani dan rohani, bermanfaat untuk diri sendiri, sesama dan lingkungannya.

Saya melanjutkan pertanyaan ke dia, apa yang akan terjadi seandainya ada seorang anak yang tidak mau mengikuti jejak orang tuanya menjadi seorang vegetarian. Teman saya ini menjelaskan, pilihan menjadi seorang vegetarian atau tidak adalah hak masing-masing individu, tidak bisa dipaksakan karena memang bukan suatu pilihan yang harus dipilih. Menjadi seorang vegetarian adalah kemantapan kehendak yang berangkat dari diri sendiri.

Dalam hati saya berkata,  setelah menikmati sajian menu thali, sepertinya saya mulai jatuh cinta dengan menu vegetarian, namun sepertinya saya belum bisa meninggalkan menu olahan hewani yang juga sangat saya gemari 🙂

Posted in Cerita-Cerita | Tagged , , , , | Leave a comment

Bagaimana Cara Mengambil Alih Akun Facebook yang Dibajak Orang

Saya punya akun Facebook dan kebetulan belum pernah dibajak (hack) orang tak dikenal, dan tentunya jangan sampai dibajak. Apa yang akan saya tuliskan disini bukan berdasarkan pengalaman saya sendiri, melainkan terjemahan bebas dari apa yang disebutkan di Facebook Help Center. Artinya uraian yang nanti anda baca adalah teori yang diberikan oleh Facebook Help Center bagaimana caranya kita bisa mengambil alih akun Facebook yang sudah dibajak orang yang tidak kita kenal.

Click salah satu pilihan sesuai dengan apa yang kita alami dengan akun FB kita, misalnya klik “My account is hacked”

 

 

 

 

 

Kemudian klik pada link “Secure it here” , akan muncul window berikut

 

 

 

  • Klik tombol “My Account Is Compromised”, akan muncul window seperti dibawah

 

 

 

 

 

 

 

Isikan salah satu di antara tiga pilihan di atas (salah satu saja), bisa alamat email atau no tilp yang kita isikan pada saat kita membuat akun FB, atau username FB atau bisa juga memasukkan salah satu teman yang ada di daftar pertemanan FB kita. Untuk kali ini saya akan mencoba memasukkan email address.

  •  Klik tombol “Search” maka akan muncul window dibawah

 

 

 

 

Masukkan password lama kita, yaitu password yang kita gunakan sebelum akun FB kita dibajak.

  • Klik tombol “Continue”, muncul window berikut

 

 

 

  • Klik tombol “Continue”, muncul window untuk membuat password baru. Disana disebutkan juga tips bagaimana membuat password yang kuat, yang sangat susah untuk dibajak orang. Sebisa mungkin kita mengikuti tips yang diberikan disitu. Nanti ketika kita mengisikan password yang baru, FB akan mendeteksi apakah password baru yang kita tuliskan lemah, sedang, atau kuat (weak, medium, strong). Setelah password kita ganti, nanti akan muncul konfirmasi penggantian password yang dikirimkan ke email kita.

 

 

 

 

 

  • Kemudian langkah selanjutnya klik tombol “Continue”. Akan muncul window dibawah

 

 

 

Kalau kita yakin tidak ada orang lain yang tahu password email yang kita gunakan untuk konfirmasi di FB, kita bisa langsung menuju langkah berikutnya. Namun kalau kita ragu bahwa ada orang lain yang tahu akun email kita, maka kita bisa melakukan penggantian password dengan mengklik link “Change password”, nanti akan diarahkan ke laman akun email kita masing-masing. Misalnya saya menggunakan akun gmail, maka ketika saya meng-klik ‘Change password”, akan diarahkan pada laman akun Google. Disana selanjutnya kita bisa merubah password email kita masing-masing.

  • Setelah selesai klik tombol “Continue” untuk menuju langkah berikutnya

 

 

 

 

  • Akun kita sudah terverifikasi. Langkah berikutnya click tombol “Continue”

 

 

 

Buatlah pertanyaan rahasia yang jawabannya hanya kita yang tahu untuk mengantisipasi kedepannya orang yang akan membajak akun FB tidak akan semudah sebelumnya.

  • Kemudian klik “Submit” dan selesailah langkah-langkah untuk mengambil alih akun Facebook kita kembali dari hacker. Window dibawah akan kita lihat. Klik tombol “Login” untuk test akses ke Facebook dengan menggunakan akun yang baru saja kita dapatkan kembali.

 

 

 

 

 

Semoga tips dari Facebook Help Center di atas bermanfaat. Dan tentu saja yang paling penting adalah semoga akun Facebook kita masing-masing tidak pernah dibajak orang.

 

Posted in Tips | Tagged , , , , , | 32 Comments

Tahapan-Tahapan Mendirikan Bisnis Minimarket Bukan Waralaba (Non Franchise) untuk Pemula

Bagi yang ingin memulai menjalankan bisnis minimarket non waralaba atau non franchise, berikut tahap demi tahap langkah-langkah yang mungkin bisa dipertimbangkan. Tulisan berikut merupakan kompilasi tulisan-tulisan saya sebelumnya dari bagian kesatu sampai kedelapan langkah demi langkah mendirikan minimarket non waralaba.

  1. Bagian Pertama Memulai Minimarket Mandiri: Mengenal Segmen Pasar
  2. Bagian Kedua Memulai Minimarket Mandiri: Memilih Lokasi
  3. Bagian Ketiga Memulai Minimarket Mandiri: Menyiapkan Sarana Fisik
  4. Bagian Keempat Memulai Minimarket Mandiri: Mengisi Barang
  5. Bagian Kelima Memulai Minimarket Mandiri: Komputerisasi Minimarket
  6. Bagian Keenam Memulai Minimarket Mandiri: Strategi Penjualan
  7. Bagian Ketujuh Memulai Minimarket Mandiri: Strategi Memutar Modal dan Laba
  8. Bagian Kedelapan Memulai Minimarket Mandiri: Sedikit Kiat Menjalankan Minimarket

Saya dengan senang hati membuka waktu kapan saja apabila diantara anda semua ingin berdiskusi, bertukar-pikiran dan pengalaman tentang bisnis minimarket non waralaba ini lebih lanjut, dengan menghubungi email saya di widodo.nugroho@gmail.com.

Kalau dirasa banyak manfaatnya silahkan meng-copy dan membagikan tulisan saya di atas sebanyak-banyaknya gratis kepada siapa saja yang mungkin membutuhkan informasi pengalaman mendirikan minimarket non waralaba terutama kepada siapa saja yang akan memulai menjalankan peluang usaha ini. Boleh meng-kopi dan ditulis ulang di blog atau website anda, dengan satu syarat, mohon dituliskan sumber aslinya yaitu dari Widodo Nugroho (www.tulisan-ringan.com)

Semoga bermanfaat….

Posted in Peluang Usaha | Tagged , , , , , | 57 Comments

Bagian Kedelapan Memulai Minimarket Mandiri: Sedikit Kiat Menjalankan Minimarket

Setelah menginjak pada bagian ketujuh, selesailah tahapan-tahapan mendirikan dan menjalankan minimarket mandiri non waralaba atau non franchise. Pada bagian kedelapan ini pada dasarnya merupakan rangkuman dari tulisan-tulisan saya sebelumnya dari bagian kesatu sampai dengan bagian ketujuh. Saya sarikan sebagai sebuah kiat bagaimana mengelola minimarket. Sebenarnya tulisan pada bagian kedelapan ini adalah re-post dari tulisan saya sebelumnya, namun tidak ada salahnya saya tuliskan kembali untuk dikelompokkan menjadi satu dengan tulisan-tulisan saya yang lainnya mengenai tahapan mendirikan  minimarket non waralaba. Silahkan anda kembangkan sesuai dengan kondisi dan situasi minimarket anda masing-masing;

1. Jangan takut untuk memulai. Mulailah dengan apapun yang kita punya saat ini. Jangan terlalu memikirkan takut rugi dan tidak akan laku barang yang dijual. Pokoknya jalankan dulu, baru kemudian dipikir belakangan hal-hal yang lainnya. Yang penting ada niatan berwirausaha, sambil jalan kita bisa memikirkan beberapa strategi bagaimana kita bisa membesarkan minimart kita nantinya. Saya dulu memulai dengan 2 rak kecil di garasi rumah yang saya sulap jadi sebuah warung kelontong kecil

2. Mulailah memikirkan strategi untuk mengembangkan minimarket kita tadi. Dalam benak saya waktu itu adalah bahwa sekarang banyak sekali minimart-minimart di pinggir jalan. Berjejer-jejer dengan jarak yang boleh dibilang sangat dekat. Distribusi pelanggan sangat merata bahkan jumlah minimart seolah lebih banyak dibandingkan dengan jumlah pelanggannya. Waktu itu saya berpikir kalau bersaing dengan mereka dengan menyewa atau membeli sebuah ruko yang sama-sama di pinggir jalan, jelas saya akan kalah bersaing. Dari sisi pasokan atau distribusi stock barang mereka kuat. Kemudian muncul di benak saya, kenapa tidak mendirikan minimart di tengah kampung atau komplek perumahan. Saya membeli sebuah rumah tipe 54/140 di tengah kampung/komplek dan saya sulap menjadi sebuah minimart

3. Bertanyalah kepada ahlinya. Pertama kali yang saya lakukan adalah membuat desain minimart dan trade-mark/logo dari minimart saya. Saya minta seorang arsitek utk membuatkan logo minimart saya. Logo adalah penting untuk merk dagang/minimart yang kita punya. Pelanggan akan lebih mengenal minimart kita salah satunya dari logo yang kita punya. Kemudian yang kedua merombak dan merenovasi bangunan tadi menjadi sebuah minimart yang siap untuk diisi dengan perangkat-perangkatnya seperti rak, meja kasir, dll-nya. Saya maksimalkan bangunannya menjadi 140M2, seluruhnya untuk minimart. Yang ketiga saya mencoba mencari tahu dimana kira-kira saya bisa mendapatkan perkakas-perkakas minimart. Ternyata di Jogja ada satu perusahaan yang menjual perkakas-perkakas khusus untuk keperluan minimart, dari rak (baru/bekas), meja kasir, barcode reader, sampai program POS-nya. Semua keperluan minimart saya beli dari mereka, karena mereka memberikan harga yg cupuk kompetitif

4. Jangan malu dan malas untuk masuk dari satu pasar tradisional ke pasar tradisional yang lain. Pada awal mula usaha saya berjalan, seperti yang sudah disebutkan diatas, saya mulai dari sebuah warung kelontong kecil. Untuk mengisi barang-barang di warung kelontong itu, saya tidak segan-segan masuk dari pasar ke pasar untuk berbelanja, karena disana tempat ngumpulnya para sales yang secara rutin mendistribusikan berbagai macam produk ke beberapa toko grosir di pasar tersebut. Sambil kita berbelanja kita juga berkenalan dengan sales-sales ini. Kita minta no kontak mereka, untuk kita hubungi suatu saat nanti warung kelontong kita berubah menjadi sebuah minimart. Dan itulah yang terjadi dengan minimart saya sekarang ini, sebagian besar sales datang ke minimart untuk mendrop barang. Walaupun saya masih sering juga pergi ke pusat-pusat grosir di Jogja untuk berbelanja karena memanfaatkan kartu keanggotaan yang bisa mendapatkan harga belanja yang kompetitif.

5. Modernisasikan minimart kita. Berikan kesan minimart kita enak dikunjungi pembeli. Masukkan semua item yang dijual di minimart kita pada sebuah program POS (point of sales) dan gunakan barcode reader untuk memanggil item yang dijual tersebut. Pada saat transaksi di depan kasir, pembeli akan merasa nyaman karena pelayanan kasir bisa lebih cepat dengan menggunakan cara demikian. Berikan kesan aman kepada pembeli pada saat mereka masuk dan berbelanja di minimart kita. Untuk itu saya pasang CCTV di minimart saya, untuk memberikan kesan aman bukan sebaliknya mengawasi mereka. Pasang AC atau kipas angin untuk kenyamanan pengunjung. Selalu berikan kesan bersih dan rapi pada suasana minimart kita, sehingga pembeli betah berlama-lama untuk berbelanja.

6. Berikan pelayanan sebaik-baiknya kepada pelanggan. Karena beda uang 5 rupiah mereka bisa lari ke minimart ato warung kelontong sebelah. Untuk menjaga jangan sampai terjadi, barengi dengan memberikan layanan kepada pembeli dengan ramah, dengan senyuman. Saya membuat seragam untuk para karyawan saya. Setiap hari seragamnya berganti warna dan corak hanya untuk memberikan kesan bahwa kita memberikan pelayanan optimal, ramah, bersih dan rapi dari para karyawan kita.

7. Anggap karyawan kita seperti keluarga kita sendiri. Berikan kepercayaan kepada meraka, jangan ditekan, jangan dibentak, jangan diteriaki. Mereka salah satu tulang punggung usaha kita. Rangkul meraka dan anggap sebagai keluarga sendiri. Niscaya dengan begitu mereka juga akan secara penuh tanggung jawab menjalankan kewajibannya dan ada perasaan memiliki dan tentu saja rasa bertanggung jawab untuk ikut membesarkan usaha minimart tadi secara bersama-sama

8. Hati-hati menggunakan uang hasil usaha. Jangan campur adukkan dengan uang pribadi atau uang hasil usaha yang lainnya. Secara bijak pergunakan uang yang didapatkan dari penjualan  untuk membeli barang yang habis dan mengisi dengan item-item baru. Dengan demikian apa yang tersedia di minimart kita semakin hari semakin lengkap, sehingga lambat-laun minimart kita menjelma menjadi sebuat minimart yang bener-bener komplit. Kalau kesan pertama yang muncul di benak pembeli bahwa minimart kita bersih, nyaman, aman, dan komplit maka bisa dipastikan mereka tidak akan pernah keluar kampung/komplek untuk membeli barang-barang keperluan sehari-hari, cukup datang ke minimart kita

9. Paksakan untuk menyisihkan keuntungan setiap harinya dan pasang target berapa minimal per hari yang harus disisihkan. Misalnya hari ini harus disisihkan 10rb, hari berikutnya harus 20rb dan seterusnya yg setiap hari target tadi sebisa mungkin terus meningkat. Pada saat akhir bulan akan terkumpul sejumlah uang dari hasil “memaksa” tsb tadi. Uang ini adalah murni keuntungan diluar uang yang sudah kita putar untuk belanja barang yang habis, mengisi barang-barang baru, menggaji karyawan dan kegiatan operasional minimart yang lainnya spt biaya listrik dan air. Investasikan uang hasil keuntungan bersih ini. Kalau saya mempunyai cara tidak memasukkan uang tadi ke bank, tetapi saya belikan emas, karena dengan begitu saya “mempekerjakan” uang saya tadi kembali.

Selamat memulai usaha minimarket non waralaba…salam sukses untuk kita bersama

Posted in Peluang Usaha | Tagged | 33 Comments

Bagian Ketujuh Memulai Minimarket Mandiri: Strategi Memutar Modal dan Laba

Setelah kita mempunyai dan sudah bisa menentukan strategi penjualan seperti yang sudah saya singgung di tulisan saya sebelumnya di bagian keenam,  pada dasarnya minimarket kita sudah bisa sepenuhnya beroperasi. Waktu demi waktu berjalannya kegiatan operasional minimarket, tentunya akan ada perputaran modal dan laba yang kita dapatkan dari kegiatan ini sehari-hari. Pada bagian ketujuh ini saya akan mencoba membahas bagaimana strategi memutar modal dan laba dari kegiatan operasional minimarket kita. Perlu dicatat apa yang akan saya sampaikan ini adalah salah satu contoh yang saya terapkan untuk minimarket saya, yang mungkin cocok anda terapkan atau bisa juga kurang tepat untuk anda lakukan. Silahkan anda mengembangkan menurut versi anda masing-masing.

Dalam memutar modal dan laba minimarket, sangat penting untuk diingat adalah memisahkan perputaran uang tersebut dengan keperluan sehari-hari rumah tangga. Walaupun anda pemilik dari minimarket tadi, namun jangan pernah mencampuradukkan uang atau modal minimarket untuk keperluan anda pribadi. Uang yang kita dapatkan dari kegiatan operasional minimarket sepenuhnya untuk membiayai operasional sehari-hari minimarket. Pada awal berjalannya operasional minimarket kita, sangat mungkin modal akan lebih terkuras dari pada laba yang kita dapatkan. Hal ini sangatlah wajar, karena pada saat awal beroperasinya minimarket, pengeluaran akan lebih besar dari pemasukan, untuk membiayai kegiatan operasional sehari-hari, misalnya menggaji karyawan, biaya tilpon, listrik, sewa ruko dan tentunya belanja barang. Dari sana kita bisa membuat kalkulasi perkiraan target break event point yang akan kita patok, berapa target keuntungan dalam sehari, seminggu, sebulan supaya BEP segera tercapai, modal segera kembali, bagaimana menyisihkan uang untuk belanja barang dalam seharinya, dan lain sebagainya.

Salah satu manfaat komputerisasi minimarket dengan memasang dan menggunakan program POS untuk menunjang kegiatan operasional adalah kita bisa mendapatkan laporan keuangan dengan cepat, akurat, dan gampang. Berapa uang yang keluar dan masuk, berapa keuntungan yang bisa kita dapatkan sehari dengan price tag yang kita tentukan sekarang, apakah keuntungan tadi terlalu kecil yang menyebabkan target BEP akan semakin lama, bagaimana kalau harga per item barang kita naikkan, berapa keuntungan per hari yang bisa kita dapatkan dari kenaikan tadi, apakah kenaikan akan membuat minimarket kita dijauhi pembeli, dan lain-lain sebagainya bisa kita track dan dapatkan dari catatan yang ada di program POS tadi. Setelah sekian waktu, kita akan semakin bisa menganalisa perkembangan dan bisa mendapatkan gambaran tentang kondisi minimarket kita.

Jumlah perputaran uang dalam sehari sebaiknya digunakan untuk memodali kegiatan operasional hari berikutnya. Dari program POS akan terlihat item-item apa saja dalam hari itu yang habis atau stoknya tinggal sedikit. Uang yang didapatkan dalam hari itu, sebisa mungkin harus digunakan kembali untuk membeli barang-barang yang habis atau akan habis tadi, plus untuk menambah dan membeli item barang baru dan sisanya disisihkan sebagai keuntungan hari itu. Berapa besar porsi masing-masing dari ketiganya; membeli barang lama, mengisi barang baru, dan menyisihkan keuntungan, adalah sangat tergantung dari target keuntungan sehari yang kita patok. Berapa besaran dari target keuntungan sehari, sangat tergantung dari kalkulasi yang kita lakukan terhadap modal yang sudah kita keluarkan berbanding dengan target BEP yang akan kita capai ditambah dengan rencana ekspansi bisnis minimarket yang akan kita lakukan di tahun-tahun berikutnya.

Setelah sekian waktu tentunya diharapkan laba per hari yang bisa didapatkan dari kegiatan operasional minimarket akan bertambah semakin besar. Langkah selanjutnya adalah ada baiknya kita membuat target keuntungan per bulan. Target keuntungan per bulan inilah yang akan kita gunakan untuk kalkulasi yang lebih mendetail untuk melakukan ekspansi bisnis kedepannya. Yang saya maksudkan keuntungan adalah benar-benar murni laba, diluar modal untuk membeli item barang, menggaji karyawan, dan biaya operasional minimarket  yang lainnya. Sebaiknya laba keuntungan per bulan ini anda simpan dan sekali lagi dipisahkan dari kebutuhan pribadi. Bisa disimpan dalam bentuk tabungan di bank, atau yang lainnya. Saya lebih cenderung untuk menyimpan laba keuntungan per bulan untuk dibelikan logam mulia karena pertimbangan nilai investasi emas yang semakin naik harganya yang apabila dihitung-hitung lebih besar daripada bunga bank, dan tentunya logam mulia/emas bisa dicairkan atau dijual sewaktu-waktu. Setelah beberapa waktu, tentunya kita akan mempunyai gambaran berapa keuntungan yang bisa kita dapatkan per tahunnya. Keuntungan yang kita dapatkan tadi sebisa mungkin digunakan untuk mengembangkan usaha minimarket, misalnya menambah rak barang dan isinya, menambah karyawan seandainya minimarket kita semakin ramai, membeli asset atau menyewa ruko baru untuk membuka cabang minimarket kita di tempat lain, membeli kendaraan motor untuk delivery barang dan lain sebagainya.

Dan yang tidak kalah pentingnya adalah, terutama untuk saya pribadi, saya selalu menyisihkan minimal 2,5% dari laba yang saya dapatkan untuk orang yang membutuhkan, karena itu hak mereka, bukan kepunyaan saya. Insha Allah dengan ikhlas bersedekah, rejeki akan terus bertambah lancar setiap harinya.

Bisnis minimarket walaupun sifatnya mandiri dan non waralaba atau non franchise, masih sangat menjanjikan. Kalau kita tidak segera mencoba untuk memulainya, maka kesempatan ini akan terus diambil oleh korporasi-korporasi yang lebih besar untuk terus melakukan ekspansi bisnis retail ini. Kenapa mereka terus berusaha melakukan ekspansi, karena mereka menyadari bisnis minimarket ini sangat menguntungkan. Tidak ada salahnya kita meniru dan mengikuti insting bisnis mereka dalam membaca peluang usaha. Bukan berarti kita akan menyaingi mereka, tentu saja kita akan kalah. Namun kita belajar membaca peluang dari apa yang mereka lalukan dan memanfaatkan kesempatan dengan sebaik-baiknya. Dalam memulai dan menjalankan sebuah bisnis usaha, kita tidak perlu takut untuk gagal sekali, dua kali, bahkan beberapa kali. Kita bisa belajar filosofi kegagalan dan semangat pantang menyerah dari seorang Thomas Alfa Edison si penemu bola lampu. Dalam usahanya menciptakan bola lampu listrik, ia melakukan ujicoba sebanyak 1000 kali; 999 kali mengalami kegagalan sampai pada akhirnya satu kali ujicoba yang terakhir berujung pada kesuksesan yang luar biasa. Hasil karyanya yang fenomenal bisa dinikmati oleh orang-orang sampai sekarang ini. Semoga usaha minimarket mandiri yang kita rintis pun akan berujung pada kesuksesan yang luar biasa, walaupun ada kalanya jatuh bangun, tapi mari kita tiru semangat pantang menyerah Thomas Alfa Edison tersebut diatas, untuk tidak gampang menyerah pada sebuah kegagalan.

Posted in Peluang Usaha | Tagged , , , | 33 Comments

Best Cover dari YouTube

Beberapa minggu belakangan ini saya mempunyai hobi baru, yaitu browsing YouTube dan mendengarkan versi cover beberapa lagu yang dibawakan bukan oleh penyanyi asli. Dengan headphones Philips SHN9500 yang dilengkapi dengan noise cancelling, saya sangat bisa menikmati beberapa lagu cover tersebut bahkan menurut saya penyanyi cover ini tidak kalah bagus atau malah lebih bagus dari penyanyi aslinya.  “Cover” adalah suatu istilah yang digunakan untuk menyebut penampilan orang lain yang meniru performance penyanyi asli kemudian direkam dan diunggah di YouTube. Orang yang menirukan ini benar-benar menunjukkan kemampuannya bukan hanya sekedar lips-sync, parodi, atau asal meniru dan menumpang tenar lewat YouTube saja, namun karena mereka berkualitas dan ingin menunjukkan kalau mereka bisa dan mampu berkarya seperti penyanyi aslinya, seandainya diberikan kesempatan. Mungkin itulah pesan moral yang ingin mereka sampaikan lewat YouTube.

Beberapa cover yang menjadi favorite saya di antaranya seperti berikut di bawah ini:

  1. Someone Like You – Cover
  2. Jar of Hearts – Cover
  3. Jar of Hearts – Cover
  4. Right Here Waiting – Cover
  5. Ai se eu te pego – Cover
  6. Price Tag – Cover
  7. Impossible – Cover
  8. Just a Dream – Cover
  9. Wish You were Here – Cover
  10. KurtHugoSchneider
  11. What Makes You Beautiful – Cover
  12. Pumped Up Kicks – Cover
  13. How To Love – Cover
  14. Skyscraper – Cover
  15. Without You – Cover
  16. Rolling In The Deep (Cover)
  17. Separuh Aku (Cover)
  18. Cobalah Mengerti (Cover)
  19. Hey There Delilah (Cover)
  20. A Thousand Years (Cover)
  21. Lighters (Cover)
  22. It Will Rain (Cover)
  23. Scientist (Cover)

Dan masih banyak lagi. Silahkan anda menambahkan versi cover favorit anda masing-masing. Selamat menikmati cover dari beberapa penyanyi  dengan meng-klik alamat URL YouTube di atas.

Posted in Cerita-Cerita | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Makan Malam Bersama di Apartemen

Setelah pindahan ke apartemen yang baru saya kemudian mempunyai ide untuk mengadakan sedikit “syukuran” dengan mengundang temen-temen kantor yang kebetulan onsite di client yang sama. Ide ini muncul gara-gara ada sedikit obrolan di antara kami tentang rencana mengadakan makan malam bersama. Sebenarnya justru ide pertama bukan dari saya, tetapi ada temen lain orang UK yang mengundang makan malam di apartemen dia. Karena jadwal yang dia sampaikan belum confirmed, kemudian saya mengusulkan untuk acara makan malam minggu ini diadakan di apartemen saya dulu, dan jadwal saya usulkan hari Jumat petang, 6 April 2012, jam 06.00 pm – selesai.

Tiga hari sebelumnya saya sudah tanya-tanya info katering masakan Indonesia, dari pada saya harus masak sendiri pasti capek dan ribet sekali. Akhirnya saya mendapatkan nomer tilpon salah satu orang Indonesia yang membuka usaha katering masakan Indonesia di sini. Saya kontak beliau dan memesan beberapa menu masakan antara lain soto betawi, ayam goreng kremes, cap cay goreng, telur balado, sate ayam, krupuk udang, dan es campur isi nangka, kelapa muda, dan agar-agar. Saya sengaja memesan menu masakan khas Indonesia sekaligus sekalian ingin promosi kepada teman-teman non Indonesia betapa lezatnya aneka ragam masakan asli Indonesia itu. Tepat sesuai jadwal hari Jumat petang jam 5 sore menu katering yang saya pesan diantarkan ke apartemen saya.

Sambil menunggu kedatangan teman-teman, saya sudah tidak sabar untuk mencicipi masakan yang sudah siap santap di hadapan saya tadi. Bau harum aroma masakan sudah sangat mengoda saya. Beberapa tusuk sate saya coba terlebih dulu. Akhirnya tepat jam 6 sore beberapa teman sudah mulai datang. Saya langsung persilahkan mereka untuk menyantap masakan yang memang sudah siap untuk dinikmati. Beberapa diantaranya malah bilang ke saya sengaja tidak makan siang karena spesial kontainer perutnya disiapkan untuk menyantap hidangan makan malam di apartemen saya..ada-ada saja hehe. Saya sedikit menerangkan terlebih dulu kepada meraka menu-menu yang tersedia di meja makan, terbuat dari apa, rasanya pedas atau tidak, dan lain sebagainya.

Sambil menyantap makan malam, kami menikmati view malam hari dari jendela apartemen dan ngobrol sana-sini tentang apa saja, dari masalah kerjaan, jogging, harga treadmill, perut-perut kami yang mayoritas sudah banyak yang mulai membuncit hehe, kolam renang dan fasilitas apartemen lainnya, harga sewa apartemen per bulan, ngurus residence visa yang memakan waktu lama, joke tentang hantu hehe, dan lain sebagianya. View di malam hari nampak kerlap-kerlip lampu dari kejauhan bisa terlihat dari dalam apartemen, membuat suasana  acara makan malam ini tambah rileks, santai, dan enak dinikmati. Sebenarnya bagian yang gelap di sebelah kiri adalah laut. Coba bandingkan dengan photo di atas di saat siang hari seperti photo di samping ini. Terlihat jelas birunya laut. Teman-teman saya berpendapat apartemen saya ini mempunyai view yang sangat bagus, karena langsung menghadap ke laut, lokasinya sangat strategis karena relatif dekat kemana-mana baik ke mall maupun ke kantor. Dua photo di atas saya ambil dari sudut pandang agak di sisi sebelah kanan jendela apartemen. Sedangkan photo di bawah ini saya ambil tepat lurus dari jendela apartemen. Nampak kapal (coast guard?) ada di sana. Perasaan saya kapal tadi sepanjang hari tidak pernah berubah posisinya, terus ada disitu. Jangan-jangan ghost ship ya hehe.

Sayang saya tidak mempunyai lensa tele seperti yang dipakai wartawan-wartawan olahraga yang mampu men-zoom beberapa kali ke object photo supaya terlihat jelas. Seandainya punya pun saya juga agak takut kalau memotret kapal itu. Jangan-jangan nanti ulah saya ketahuan dari arah kapal, terus ditandai arah lokasi dimana saya mengambil gambar, habis gitu didatangi para tentara yang ada di kapal itu haha.  Sebenarnya ada kejadian lucu yang sempat terekam dalam kamera saya Jumat siang kemaren. Sambil menunggu menu makanan diantar oleh pihak katering, seperti biasanya sambil nonton TV saya iseng-iseng melongok keluar jendela melihat view pantai dan laut. Terlihat ada kejadian di pantai, dan buru-buru saya ambil kamera saya di kamar dan mengabadikan kejadian ini seperti tampak dalam gambar di samping kiri. Saya tidak akan bercerita lebih lanjut di sini tentang kejadian apa itu, biar photo itu yang bercerita dan anda sendiri yang menginterpretasikan kira-kira kejadian apakah gerangan itu hihi.

Sedangkan waktu pagi hari saya bisa menikmati pemandangan matahari terbit dari ufuk timur. Sayang Jumat pagi kemaren suasana agak mendung, jadi sun rise tidak begitu jelas terlihat. Biasanya saya bisa melihat bayang-bayang sinar matahari terbayang di air laut membentuk garisa panjang warna ke kuningan dari ujung batas horisontal sampai garis pantai. Walaupun suasana agak mendung, saya masih bisa mengabadikan keindahan di saat-saat matahari terbit. Sungguh suatu keindahan alam ciptaan Tuhan yang luar biasa indahnya.

Acara makan malam berakhir kurang lebih jam 9.00 pm. Saya minta teman-teman sekalian membungkus makanan yang masih ada untuk dibawa pulang, apalagi beberapa diantara mereka “bujangan” haha..biar di rumah masing-masing keesokan harinya ada makanan siap santap dan tidak perlu ribet-ribet lagi untuk membeli makanan di luar. Dan tinggal lah saya sendiri membereskan sisa-sisa para macan kelaparan melahap lezatnya menu masakan Indonesia..capek sih, tapi puas. Jam 10 pm saya berangkat tidur, sampai keesokan harinya saya dengar beberapa message BBM dari BlackBerry saya, salah satunya berbunyi,”kok ditilpon-tilpon ga diangkat sih” dari kejauhan. OMG..ternyata saking capeknya saya pulas ketiduran sampai lupa kalau esok harinya saya ada janji webcam dengan dia…..

Posted in Cerita-Cerita | Tagged , , , , , , , | Leave a comment